Oleh: listiaji | 6 Maret 2009

SUKUK DAN JENIS-JENIS SUKUK


Beberapa waktu terakhir ini sering terdengar istilah sukuk dalam dunia keuangan di Indonesia. Istilah sukuk ini terbilang baru dalam kamus keuangan di negeri ini, karena memang pemerintah Indonesia baru menerbitkan sukuk sebanyak dua kali, masing-masing Agustus 2008 dan Pebruari 2009.

 

Kata sukuk sendiri secara harfiah diambil dari bahasa Arab, sak yang artinya sertifikat. Namun singkatnya oleh, The Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI) mengartikan sukuk sebagai sertifikat bernilai sama yang merupakan bukti kepemilikan yang tidak dibagikan atas suatu asset, hak manfaat dan jasa-jasa atau kepemilikan atas proyek atau kegiatan investasi tertentu . Sukuk pada prinsipnya mirip dengan obligasi konvensional dengan perbedaan pokok antara lainberupa konsep penggunaan imbalan dan bagi hasil sebagai pengganti bunga pada obligasi konvensional, adanya suatu transaksi pendukung (underlying transaction) berupa sejumlah asset tertentu yang menjadi dasar penerbitan sukuk, dan adanya akad atau perjanjian antara para pihak yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip syariah.

 

Sukuk terdiri dari berbagai macam, tergantung syarat dan kondisi yang berlaku pada setiap sukuk. Beberapa jenis sukuk yang sudah disahkan oleh The Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI) adalah,

  1. Sukuk Ijarah

Yaitu sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad ijarah, dimana satu pihak bertindak sendiri atau melalui wakilnya, menjual dan menyewakan hak manfaat atau suatu asset kepada pihak lain berdasarkan harga dan periode yang disepakati, tanpa diikuti dengan pemeindahan kepemilikan asset itu sendiri. Sukuk ijarah dibedakan menjadi,

  •  
    1.  
      1. Ijarah al muntahiya bittamliek (Sale and lease back)
      2. Ijarah headlease and sublease

Sukuk seperti ini telah ada di Indonesia dan diterbitkan oleh pemerintah Indonesia.

 

  1. Sukuk Mudharabah

Yaitu sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad mudharabah dimana satu pihak menyediakan modal  (rab al-maal) dan pihak lain menyediakan tenaga dan keahlian  (mudharib), keuntungan dari kerjasama tersebut akan dibagi berdasarkan perbandingan yang telah disetujui sebelumnya. Kerugian yang timbul akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak yang menjadi penyedia modal.

 

  1. Sukuk Musyakarah

Yaitu sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad musyakarah dimana dua pihak atau lebih bekerjasama menggabungkan modaluntuk membangun proyek baru, mengembangkan proyek yang telah ada, atau membiayai kegiatan usaha. Keuntungan dan kerugian yang timbul ditanggung bersanma sesuai dengan jumlah partisipasi modal masing-masing pihak.

 

  1. Sukuk  Istisna’

Yaitu sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad istisna’ dimana para pihak menyepakati jual beli dalam rangka pembiayaan suatu proyek/barang. Adapun harga, waktu penyerahan dan spesifikasi barang/proyek ditentukan terlebih dahulu berdasarkan kesepakatan.

 

Potensi pasar sukuk yang luar biasa besar karena pengaruh pasca serangan teroris di WTC Amerika Serikat pada tahun 2001, yang mengakibatkan ketakutan para pemilik modal dari Timur Tengah akan kemungkinan pembekuan dana milik mereka karena diduga guna pembiayaan terorisme, serta windfall profit akibat kenaikan harga minyak dunia yang cukup tinggi sehingga menggelembungkan keuntungan negeri emas hitam tersebut.

 

Indonesia saat ini juga kurang agresif dalam menampung dana Timur Tengah karena kurang siapnya payung hukum bagi penyelenggaraan sukuk ini. Masih teringat ketika pembahasaan RUU Surat Berharga Syariah Nasional, ada satu partai kecil berbasis agama yang menentang RUU ini karena dianggap tidak nasionalis dan tidak Pancasilais. Tentu ini alasan yang konyol dan tidak didasari dengan logika serta hanya berlandaskan pada primordialisme semata. Sebagai ilustrasi berbagai negara non-muslim telah cukup maju dalam mengantisipasi dana Timur Tengah dengan menerbitkan sukuk, seperti Cina senilai USD 250 milyar (2006), Jerman senilai EUR 100 milyar (2004), Amerika Serikat senilai USD 165 miliar (2006) serta Inggris senilai GBP 225 miliar.

About these ads

Responses

  1. Informasi tentang sukuk bisa dibuka di web http://www.dmo.or.id (Direktorat Pembiayaan Syariah- DJPU Kementerian Keuangan)

  2. bagus pak uraiaan nya..

    • @Bimo: thanks buat kunjungannya.

  3. mas,Bayu Listiaji,..saya mahasiswa UIN
    tertarik untuk menganalisa sukuk,..untuk memperoleh data sukuk jatuh tempo di 2009,..
    dimana sya mendapatkannya,..

    tlng info y mas, Bayu Listiaji
    085780179784

    • untuk data Surat Utang Negara termasuk sukuk, dapat diperoleh di Departemen Keuangan dan web sitenya http://www.depkeu.go.id


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 85 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: