Oleh: listiaji | 28 November 2010

DIREKSI KEET, MOBILISASI DAN DEMOBILISASI


Lagi ngulik-ngulik RAB pembangunan Wisma Garuda 110, eh ada istilah Direksi Keet sama Mobilisasi dan Demobilisasi. Terus gw searching di internet apa tuh artinya istilah-istilah ajaib itu. Ternyata direksi keet itu udah jadi bagian dari mobilisasi dan demobilisasi. Nah definisinya sebagai berikut,

Direksi keet adalah tempat untuk melaksanakan pengawasan ,pengendalian pekerjaan, pekerjaan adminitrasi proyek, didalam direksi keet al terdapat gambar skedul proyek, gambar bestek. Dll

Direksi keet dapat berupa bangunan darurat yang terbuat darii tiang kaso, dinding papan susun ataupun bangunan permanent yang mana selanjutnya dapat digunakan sebagai tempat penjaga malam ( dlsb ), ataupun Bangunan yang terdapat disekitar proyek yang telah mendapat perseujuan pengguna jasa ( owner )sirih, lantai beton tembok, atap seng, loteng triplek dan penerangan secukupnya Ukuran direksi keet, ditentukan oleh skala proyek yang dikerjakan Penempatan nya tidak terlalu jauh dari lokasi bangunan yang di kerjakan .

Pekerjaan mobilisasi menyangkut persiapan pelaksanaan pekerjaan di lapangan seperrti pembuatan bangunan direksi keet dan kantor kontraktor, kemudian pagar pengaman, papan nama proyek dan perlengkapan serta mobilisasi peralatan yang di butuhkan di lapangan. Adapun rencana dari mobilisasi alat dapat dilihat pada dokumen penawaran. Lamanya mobilisasi ini akan disesuaikan dengan kebutuhan peralatan berat di lapangan sehingga tidak perlu menyediakan lapangan khusus untuk parkir alat berat di proyek. Untuk bangunan dan fasilitas penunjang akan dipersiapkan segera di proyek dan termasuk pada kegiatan mobilisasi yang paling awal. Pekerjaan demobilisasi akan dilaksanakan bertahap untuk peralatan dimana peralatan yang sudah tidak dibutuhkan akan dikembalikan ke pool. Untuk mobilisasi alat – alat berat kontraktor berkoordinasi dengan owner (Pemilik Proyek) dan aparat terkait.

(http://www.aspalthcurah.co.cc/2009/12/mobilisasi-dan-demobilisasi.html)

 

MOBILISASI DAN DEMOBILISASI

1.1 Pekerjaan ini meliputi pekerjaan persiapan untuk memulai dan mengakhiri pekerjaan konstruksi sesuai lingkup pekerjaan yang tertuang didalam kontrak

1.2 Pekerjaan ini mencakup mobilisasi untuk melaksanakan seluruh pelayanan jasa pemborongan yang meliputi, tenaga kerja, bahan, perlengkapan, peralatan, termasuk penyiapan jalan masuk sementara atau fasilitas lain yang diperlukan untuk melaksanakan seluruh pekerjaan yang memerlukan mobilisasi dan demobilisasi.

1. 2. MOBILISASI

2.1 Mobilisasi terdiri dari pekerjaan persiapan dan pelaksanaan, termasuk, tapi tidak terbatas pada kebutuhan-kebutuhan untuk mobilisasi personil, peralatan, pemasokan, dan suplemen lainnya yang diperlukan ke lokasi pekerjaan, untuk pembangunan kantor, gudang dan fasilitas lainnya yang diperlukan untuk bekerja di proyek, dan untuk seluruh pekerjaan dan operasi lainnya yang harus dilakukan atau biaya yang diperlukan sebelum mulainya berbagai item pekerjaan kontrak di lokasi pekerjaan.

2.2 Mobilisasi dianggap selesai bila Kontraktor dapat melaksanakan dan diterima oleh Konsultan mengenai pemenuhan masing-masing persyaratan yang terkait yang disebutkan dalam kontrak.

1. 3. DEMOBILISASI

3.1 Demobilisasi akan dianggap selesai jika seluruh peralatan, bahan, personil, atau lainnya milik kontraktor telah dikeluarkan dari lokasi pekerjan, dan persyaratan – persyaratan penyelesaian pekerjaan sebagaimana diatur dalam kontrak telah terpenuhi.

3.2 Demobilisasi mencakup penyiapan pengajuan yang diperlukan sebelum pengakhiran pekerjaan.

 

1. DIREKSI KEET

1.1 Pada awal sebelum dimulainya pekerjaan di lapangan kontraktor harus menyediakan kantor lapangan dan gudang untuk penyimpanan dan/atau penimbunan bahan ataupun peralatan yang diperlukan untuk kegiatan pekerjaan.

1.2 Kontraktor harus menyediakan tenaga pengamanan dan pengawasan untuk menjaga kantor lapangan dan gudang beserta isinya.

1.2 1.3 Kantor lapangan dan gudang (tertutup atau terbuka) dengan luasan yang mencukupi harus berlokasi sedekat mungkin dengan lokasi pekerjaan.

Oleh: listiaji | 15 Oktober 2010

CANDI GEDONGSONGO – BANDUNGAN


Perjalanan wisata hari ini, kami memilih Candi Gedong Songo dan Bandungan sebagai tempat tujuan wisata. Candi Gedong Songo merupakan bangunan candi peninggalan Hindu yang terletak di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di Desa Candi, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Kawasan candi ini dinamakan Gedong Songo karena terdapat sembilan buah bangunan candi yang tersebar tak berjauhan. Kalau dilihat sekilas, Candi Gedong Songo memiliki kemiripan gaya, arsitektur dan peletakan dengan komplek candi di kawasan Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Keduanya sama-sama peninggalan Hindu dan terletak di ketinggian pegunungan serta terdiri dari beberapa candi yang tersebar dalam satu kawasan.

 

Candi yang terletak di ketinggian 1.200 meter diatas permukaan laut ini peninggalan dari Wangsa Syailendra pada abad ke sembilan, dan ditemukan oleh Raffles pada tahun 1804. Suhu udara di kawasan ini cukup dingin, sekitar 19-25 derajat celcius…. Brrr .. lumayan dingin apalagi di malam hari. Ketika sore menjelang, kabut sudah mulai turun menyelimuti kawasan yang dikelilingi oleh hutan pinus ini.

Kawasan candi ini relatif mudah dijangkau dengan kendaraan. Ia berjarak sekitar 45 kilometer dari kota Semarang. Namun setelah melewati Bandungan, kemiringan jalannya cukup tajam, sekitar 40 derajat, serasa lagi naik pesawat yang lagi take off. Bagi pengunjung yang berasal dari luar wilayah Semarang, ada baiknya untuk menginap di berbagai penginapan yang banyak terdapat di Bandungan, lumayan murah dan bersih. Selain itu untuk menikmati suasana dingin di pegunungan. Suasananya ya seperti kawasan Puncak di Bogor.

 

Tapi untuk melihat semua candi, wuihhhh … naik turun dan dijamin bikin capek, kecuali mau naik kuda berkeliling kawasan candi ini.

 

Oiya tiket masuk ke kawasan candi ini cuma Rp. 5.000 saja per orangnya. Selain itu ada juga wisata berkuda, yang tarifnya berkisar antara Rp. 20.000 sampai Rp. 50.000, tergantung jumlah candi yang dikunjungi.

Oleh: listiaji | 13 Oktober 2010

MUSEUM KERETA AMBARAWA


Perjalanan Lori Wisata selama 26 menit dari Stasiun Ambarawa menuju Stasiun Tuntang seakan mencoba membawa para penumpang untuk merasakan suasana masa lalu dengan suguhan pemandangan alam yang luas terbentang. Semenjak suasana Stasiun Ambarawa yang cukup tua dengan berbagai peralatan jaman dulunya, dilanjutkan dengan pemandangan alam seperti suasana petani di sawah dan petani eceng gondok yang sedang memanen eceng gondok di Danau Rawa Pening dan kemudian berakhir di Stasiun Tuntang yang tampak sekali sudah sangat tua. Sesampainya di Stasiun Tuntang kami dibiarkan oleh Pak Masinis untuk beristirahat sambil mengambil sejumlah foto sekitar lima menit, untuk kemudian melakukan perjalanan kembali ke Stasiun Ambarawa. Perjalanan pulang pergi ini menempuh waktu kurang lebih 1 jam dengan kecepatan sekitar 10-15 kilometer per jam. Tiket untuk perjalanan ini Rp. 10.000 per orang, atau bisa saja kurang dari itu dengan membayar Rp. 200.000 untuk sekali perjalanan, tanpa harus menunggu minimal 20 orang penumpang.

Sesampainya di Stasiun Ambarawa, barulah kami menyusuri suasana stasiun yang kini telah berubah menjadi Museum Kereta Api Indonesia sejak 1976. Museum ini didirikan pada tahun 1873 atas perintah Raja Wilem I yang pada awalnya digunakan untuk memobilisasi pasukan. Di museum ini disajikan berbagai lokomotif kereta api pada awal sejarah perkereta apian di Indonesia. Selain itu dapat disaksikan berbagai macam peralatan kereta api jaman dulu seperti mesin cetak tiket, telegram, telepon dan berbagai pernik perkereta apian.

Museum Kereta Api ini terletak di Jalan Stasiun Ambarawa No. 1, Panjang, Ambarawa. Perjalanan dari kota Semarang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam. Harga tiket masuknya baik untuk dewasa maupun anak-anak adalah Rp. 5.000 per orangnya.

Oleh: listiaji | 9 Oktober 2010

Lazuardi n Flying Dish


Lazuardi n Flying Dish

March 26, 2009

IPB Bogor

Oleh: listiaji | 9 Oktober 2010

TAMAN AYODYA JAKARTA SELATAN


Melihat Taman Ayodya di bilangan Barito, Jakarta Selatan, sungguh berbeda. Jadi teringat dahulu sekitar 15 – 25 tahun yang lalu, gw sering jalan kaki kesini, karena rumah yang letaknya tak jauh dari tempat ini, sekedar untuk beli ikan hias dan juga makanan ikan, serta sesekali beli bunga untuk berbagai kebutuhan.

Gedung bertingkat di belakang itu, Grand Mahakam Hotel, di belakangnya lagi ada toko kaset yang terkenal Aquarius, lebih ke belakang sana, ada SMA 6 Mahakam, mantan sekolah gw dulu.

Dan sekarang bila dilihat, terdapat danau di tengahnya yang dulu sama sekali tak terlihat, karena di seputaran sebelah luarnya terdapat puluhan toko penjual ikan dan bunga. Konon mereka, sekitar 2-3 tahun yang lalu digusur oleh Pemda DKI Jakarta guna memperluas Ruang Terbuka Hijau Wilayah DKI Jakarta. Di satu sisi, sayang juga ya keberadaan Pasar Ikan dan Bunga Barito yang sudah eksis selama sekitar 30 tahunan itu harus tergusur. Namun di sisi lain, keberadaan taman kota dan ruang terbuka hijau memang diperlukan oleh masyarakat Jakarta yang sudah begitu sumpek saat ini.

Penampilan Taman Ayodya saat ini tampak bersih dan nyaman untuk dikunjungi, terutama di sela-sela sore hari. Meski sudah tidak menjadi warga ibukota lagi, gw berharap semoga keberadaan taman macam ini dapat langgeng dan sekaligus menjadi paru-paru ibukota dan warganya.

Oleh: listiaji | 7 Oktober 2010

FOUNTAIN WATER PARK UNGARAN


Aha .. akhirnya kami menemukan water park yang meski tak terlalu besar, tapi cukup representatif di kota Ungaran ini, Fountain Water Park. FWP terletak di Kawasan Lerep, Ungaran Barat. Water park yang baru beroperasi sekitar satu tahun lebih ini kami temukan setelah searching di internet.

Fountain Water Park memiliki 3 kolam renang dengan berbagai kedalaman 80 cm, 100 cm dan 150 cm, dengan fasilitas ember raksasa. Memang water park ini tak sebanding dengan Water Boom di Jakarta, tapi kebersihannya dan fasilitas lainnya macam outbond dan sebagainya lumayan memadai untuk ukuran kota kecil semacam Ungaran.


Mungkin sudah banyak dari kita yang mengenal wingko sebagai oleh-oleh khas dari kota Semarang selain Loenpia. Wingko dari berbagai merk dijajakan di berbagai sudut kota Semarang sebagai buah tangan. Tapi pertama kali wingko ini merupakan resep penganan keluarga D Muljono yang berasal dari sebuah kota kecil di dekat Lamongan, Jawa Timur, Babad. Oleh Ny. Muljono yang hijrah ke kota Semarang pada awal tahun 1946, penganan yang terbuat dari bahan baku kelapa ini kemudian disebut sebagai Wingko Babad, meski akhirnya dikenal sebagai penganan khas Semarang.

Outlet Wingko Babad Jl Cendrawasih Semarang

Sejak awalnya keluarga D Muljono membuat Wingko Babad di sebuah rumah di Oosterwal Straat 14, yang kemudian berubah menjadi Jalan Purwodinatan Timur hingga akhirnya sekarang menjadi Jalan Cendrawasih, kawasan Kota Tua Semarang dan penganan ini dijajakan di Stasiun Kereta Api Tawang, Semarang, yang kala itu menjadi satu-satunya pasar oleh-oleh di Semarang. Dengan maraknya berbagai macam wingko tiruan, mereka pun terpikir untuk memberi merk pada penganan Wingko Babad ini. Dari usulan di buku tamu, akhirnya mereka menetapkan Wingko Babad cap Kereta Api sebagai nama produknya.

Simbol Wingko Babad ala D. Moeljono

Berbeda dengan wingko yang ada di Babad, wingko yang dijual di Semarang, diproduksi dalam ukuran yang lebih kecil dengan alasan lebih praktis untuk sekali santap. Dan saat ini, selain rasa wingko yang asli, wingko ini juga dikembangkan dalam berbagai rasa seperti seperti Nangka, Coklat, Pisang dan Durian. Wingko-wingko ini dibanderol seharga Rp. 2.200 sampai Rp. 3.000 per bijinya, tergantung rasa wingko.

Oleh: listiaji | 19 September 2010

TEMPAT WISATA KULINER DI SOLO


Kota Solo merupakan salah satu surga wisata kuliner Indonesia. Kota ini mempunyai berbagai makanan khas yang menggugah selera seperti Timlo Solo, Nasi Liwet, Tengkleng, dan Serabi. Berbagai panganan ringan khas Solo yang terkenal antara lain adalah Serundeng, Abon, Aneka Keripik, dan Intip Goreng.

Berbagai makanan enak dapat dengan mudah ditemui disini, rasanya wisata satu bulan di kota ini pun masih jauh dari cukup untuk menikmati semua kelezatan kuliner di kota ini. Jadi jangan heran jika berat badan anda bertambah jika setiap hari anda berwisata kuliner di kota ini.


Tengkleng,

Para penikmat kambing pasti tidak asing dengan Tengkleng yang merupakan salah satu ciri khas kuliner Solo yang wuenak tenan ….

a. Tengkleng Pasar Klewer , tepat di deket gapura pasar klewer (deket tempat parkir Mesjid Kraton). 08.00-13.00. Ini menu wajib bagi fans kuliner terutama bagi penikmat kambing, sebaiknya jangan datang terlalu siang karena pasti sudah habis.
b. Tengkleng, Genthan , Laweyan, selatan Tugu Pajang, dekat Pak Solet,emperan, jam 8.00-13.00

Bakso,

Jika berbicara mengenai bakso mungkin Solo se-karesidenannya merupakan “pengekspor” penjual bakso paling banyak di Indonesia. Nah saatnya merasakan bakso-bakso Solo langsung di kota aslinya.

a. Bakso Pak Ruk , di Jalan Terusan Honggowongso, (deket tugu).09.00- 21.00, Bakso yang menggugah selera. Jangan lupa pesan “balungan” sebagai menu tambahan bakso biasa.
b. Bakso Pak Alex (Jalan Honggowongso) depan Novotel. Bakso Urat yang selalu ramai.
c. Bakso Notosuman, Jl.Prof.M.Yamin No.15, Notosuman, 0271.635789, jam 12.00-21.00
d. Bakso Kalilarangan: Jl.Kalilarangan No.17, jam 12.00-21.00

Wedangan,

Sekarang makin banyak ditemui. Wedangan ini biasa disebut juga HIK (Hidangan Istimewa Kampung), merupakan tempat yang uenak buat nongkrong sambil “ngeteh” / “ngopi” dan “disambi” / sembari menikmati Hidangan Istimewa Kampung yang ada

a. Wedangan Pak Kumis di emperan stadion manahan. Buka jam 18.30-selesai. makanannya seperti angkringan pada umumnya.
b. Angkringan Muji di ujung selatan Jalan Honggowongso (deket pertigaan dengan Jalan Veteran). buka 18.30-selesai.
c. Angkriman Pak Kemin di dekat monumen pers, solo.
d. Wedangan Pak Item di sekitar Solo Baru
e. Wedangan Pak Wiryo, Jl Perintis Kemerdekaan daerah purwosari

Soto,

Mungkin sudah lazim dijumpai dimana-mana tapi beberapa Soto di kota ini memang benar “wuenak tanan” dan sangat terkenal.

a. Soto Gading di daerah Gading, Selatan Keraton Surakarta-arah ke wonogiri.
b. Soto Triwindu, dalam pasar Triwindu, belakang Balai Muhamadiyah,Jl.Teuku Umar, jam 7.00-21.00.
c. Soto Ngasem, dekat perempatan pertama dari lanud Adi Sumarmo kearah Solo/Kartosuro jam 7.00-20.00
d. Soto mBah Hadi, Jl.Teposanan 24, belakang Sriwedari arah ketimur, utara jalan, jam 8.00-13.00
e. Kroncongan , Jika ingin melihat dan mendengarkan kroncong asli sambil makan soto. Soto Ledokan, sebelah barat terminal Kartosuro, utara jalan, jam 6.00-11.00

Bestik Jawa ,

Harjo Bestik di Jalan Dr Rajiman (sore sampai malam)

Pecel Bu Ugi,

Tawangmangu. Pecel paling seger karena sayur yang digunakan merupakan hasil langsung dari tawangmangu, menu wajib di tawangmangu.

Kupat Tahu depan Hotel Sahid Sala, Jalan Gajah Mada.

Bakmi Jawa Pak Doel,

Jalan Imam Bonjol atau dekat Pasar Kabangan,Laweyan. Buka sore sampai malam.

Cemilan,

Onde-onde notosuman. Satu jalan dengan surabi Notosuman.

Nasi Liwet ,

Merupakan menu wajib bagi pecinta kuliner. Yang paling terkenal mungkin adalah nasi liwet Bu Wongso Lemu yang terletak di Keprabon Kulon Solo dan sudah berdiri sejak 1950. Selain itu ada cukup banyak pula yang berjualan ideran pagi hari, jam 5.00-10.00

Brambang Asem,

Tumpang: Mekar Sari Jl.Honggowongso No.91 A, utara perempatan Pasar kembang, Barat jalan, jam 10.00-21.00

Sate Kambing

a. Mbok Galak, Jl.Letjen Suprapto, Sumber, Nusukan, timur pertigaan,utara jalan, jam 7.00-14.00
b. Sate Darso,: selatan pertigaan sebelum pasar Pengging, barat jalan,dekat rumah Gogon, jam 7.00-14.00
c. Sate Buntel Pak Bejo Jl.kapten Mulyadi, Lojiwetan, belakang/timur benteng. Jam 7.00-13.00 (Daging kambing cincang yang dibakar dengan bumbu sate)

Sate kere/Sate sapi/Sate tempe gembus


a.Yu Rebi-1: Teposanan belakang Sriwedari, utara jalan, timur perempatan RS Jiwa Mangkujayan, jam 10.00-15.00
b.Yu Rebi-2, Penumping, barat perempatan RS Jiwa Mangkujayan, utara jalan, jam 15.00-21.00

Tahu Kupat,

Pak Midin, Jl.Museum, Sriwedari sebelh timur, barat jalan, jam 7.00-21.00

Sosis Solo,

Warung Kita: Jl.Honggowongso No.107 C, selatan Hotel Novotel, barat jalan, jam 9.00-21.00.

Ketoprak (Sotomi Solo) ,

Yu Nani, Jl.Gatot Subroto Sraten, timur lapangan Kartopuran sebelah selatan, emperan, utara jalan, jam 9.00-14.00

Getuk,

Subur, Jl.Museum/Sriwedari sebelah barat jalan, los 1,2,3,jam 8.00-21.00

Martabak telor

a.Angkringan depan getuk Subur No.10, jam 17.00-21.00
b.Pak Wi, selatan pertigaan Jl.Honggowongso dan Jl.M.Yamin(Notosuman), barat jalan, jam 17.00-21.00

Pecel nDeso (bumbu pecel tidak pakai kacang tetapi pakai wijen),

Pasar Besar pintu masuk utara, dasaran, jam 7.00-10.00. (diStadion Manahan juga sudah banyak)

Masakan Cina :

Centrum, Jl.RE Martadinata No.200, Warungmiri, 0271.633 275, jam 11.00-21.00

Bakmi Jawa/Sop Ayam

a.Pak Solet, Genthan, Laweyan, selatan tugu Pajang, barat jalan masuk gang 50 m, jam 9.00-20.00
b.Pak Sri, Jl.Tipes, utara jalan, depan Nugroho motor, tenda kaki lima, jam 18.00-24.00

Ayam Goreng, Ayam Goreng Kleco,

dekat tugu perbatasan kota, Pabelan, utara jalan, jam 12.00-21.00

Ayam Bakar

a.Ojo Gelo, Jl.BrigJen Slamet Riyadi No.494, Purwosari, utara jalan, jam 8.00-21-00
b.Pengging, dekat sate Darso sebelum Pengging timur jalan, siang

Gudeg Bu Kasno,

Ini baru gudeg yang lain dari biasanya … gudeg ini menyediakan pula ceker ayam yang empuk dan dijamin pasti wuenak tenan . Biasanya satu orang bisa menghabiskan 10-20 ceker ayam. Jl.Monginsidi, Margoyudan, timur perempatan Banjarsari, barat SMAN I (dulu SMA Margoyudan), utara jalan, emperan, jam 02.00-05.00

Serabi Solo


a.Serabi Notosuman Jl.Prof.M.Yamin No.52, Notosuman, jam 06.00-18.00
b.Serabi Gajah, Timur Balapan, bawah jalan layang rel KA, jam 8.00-12.00

Abon, Srundeng, Intip, Usus ayam,Cabuk Toko Abon Varia,

Jl.Coyudan No.114, utara jalan, 0271.637844, jam 9.00-20.00

Cabuk Rambak, Pasar Besar pintu timur, dasaran, jam 7.00-12.00

Roti Mandarin, Toko Orion, Jl.Urp Sumohardjo No.92, Mesen, jam 09.00-21.00

Gembukan, Janggelut: Jl.KH.A.Dahlan, utara pertigaan Jl.Slamet Riyadi, timur jalan, selatan Hotel Kusuma Sahid . jam 18.00-21.00.

Roti Kecik, Roti Ganep, Jl.Sutan Syahrir No.178, tambak Segaran, jam 09.00-21.00.

Es Krim: Tentrem Ice Cream Palace,

Jl..Urip Sumohardjo No.93/97 Telp. 0271635597, jam 10.00-21.00

Dawet, Pasar Besar sebelah dalam, jam 7.00-11.00

Beras Kencur, Pak Sumardi,

Jl.Tamtaman II No.99, Baluwarti, timur kraton, masuk gang, 0271.652811, botolan untuk dibawa, jam 8.00-20.00

Rujak, Lotis : Bu Slamet,

Jl.Gatot Subroto , Kemlayan, selatan toko Busana Jawi, timur jalan, iam 10.00-14.00

Aneka es , Es Masuk, Jl.Kratonan, utara perempatan Gemblegan, timur jalan, jam 10.00-19.00

Cao Gletak, Pasar Grogol, timur jalan, jam 7.00-14.00. Tetes gula cao gletak, Pasar Sukohardjo sebelah utara, tempat penitipan sepeda, selatan jalan.

Kulit Ceker Ayam Goreng: Jl.Dr.Rajiman kearah Pajang, sebelum Tugu belok selatan, sebelum tanjakan, timur jalan, Bratan, Laweyan.jam 07.00-20.00

Karak : Mbah Wig, Bratan, Laweyan, selatan No.32 ada pertigaan telepon umum belok kanan, 10 m dari pertigaan, selatan jalan, rumah hijau.

Tongseng Bokong Kambing, Pas pertigaan Jl.Dr.Rajiman dan Jl.Agus Salim (Tugu Lilin) Laweyan, selatan jalan. Bokong kambing sudah dipajang, pilih sendiri yang kecil cukup untuk 3 orang, minta jangan terlalu manis, jam 09.00-14.00

Bebek Goreng :


a. H. Slamet, Gembongan Kartosuro , dari arah Kartosuro menuju Solo. Wuenak Tenan dan sudah memiliki banyak cabang di kota Solo.
b. Bu Siswo, Dari Solo lewat Klaten, +/- 1km sebelum pabrik gula Klaten, selatan jalan, desa Gondang, jam 7.00-5.00, istirahat jam 09.00-15.00.
c. Barat Stasiun KA Prambanan +/- 50m utara jalan jam 7.00-19.00, istirahat jam 09.00-15.00

Belut Goreng : Depan pasar Pengging pertigaan, barat dan utara jalan, jam 7.00-19.00

Oleh: listiaji | 19 September 2010

TEMPAT WISATA SENI DAN BUDAYA DI SOLO


Kampung Wisata Batik Kauman Solo

Kampung Kauman jaman dahulu juga merupakan pemasok batik di kota Solo terutama Keraton, bahkan meluas himngga ke tanah air. Hal ini bisa dilihat dari sisa bentuk rumah jaman sekarang yang mempunyai tempat untuk produksi batik (pabrik) dan toko sederhana. Khas produk batiknya batik tulis klasik motif kuno / pakem, akan tetapi sekarang produk batiknya multiproduk meskipun masih didominasi batik tulis klasik yang sudah dimodifikasi. Pada waktu jaman kejayaan Solo dahulu disekitar Kauman banyak berdiri toko batik seperti di daerah Coyudan, Nonongan, Slamet Riyadi dan bahkan rumah-rumah di pemukiman.

Kampung Wisata Batik Laweyan Solo

Batik merupakan hasil karya seni yang banyak ditekuni masyarakat Laweyan dari dulu hingga sekarang. Hal inilah yang menyebabkan kampung Laweyan yang merupakan sentra industri batik yang unik, pernah dikenal sebagai kampung “juragan batik” dan mencapai kejayaan di era 1970an. Banyak show room batik di kampung batik Laweyan yang menarik untuk dikunjungi sebagai salah satu daerah wisata belanja.

Museum Galeri Batik Kuno Danarhadi

Galeri yang merupakan pusat wisata seni terpadu, memamerkan berbagai jenis batik klasik maupun kontemporer yang bernilai seni tinggi. Selain mengkoleksi beragam jenis batik kuno, juga dapat disaksikan workshop proses pembuatan batik yang berkualitas dan tempat belanja sambil menikmati suguhan kesenian tradisional Jawa di Ndalem Wuryaningratan.
Telepon : (0271) 714326

Galeri Batik Wuryoningratan

Terletak di jalan Slamet Riyadi dan merupakan salah satu tempat yang dapat dikunjungi untuk menyaksikan koleksi batik kuno dan proses pembuatan sekaligus belanja.
Telepon : (0271) 713140

Kethoprak

Kethoprak merupakan seni teater rakyak yang mengangkat berbagai sejarah dan legenda atau cerita rakyat. Kethoprak dipertunjukkan di Auditorium RRI (Radio Republik Indonesia) Solo pada hari Selasa ke-4 setiap bulan, mulai pukul 20.00 – 24.00. Sedangkan di Taman Balekambang, kethoprak dipentaskan setiap malam pukul 20.30 – 23.30.

Taman Sriwedari (wayang orang)

Merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan daerah yang menyajikan cerita wayang berdasarkan pada cerita wayang Ramayana atau Mahabarata yang mengandung filosofi dan tertanam pada jiwa bangsa Indonesia. Pada kesempatan tertentu di pagelaran cerita wayang orang gabungan antara wayang orang Sriwedari dengan wayang orang RRI Surakarta dan bahkan dengan seniman-seniman wayang orang Jakarta, Semarang maupun Surabaya.
Jam pertunjukan : 20.00 – 23.00 WIB | Minggu tutup

Wayang Kulit

Wayang kulit Jawa murni yang bagus dikerjakan oleh seniman penatah kulit yang ahli. Seperti telah kita ketahui, tokoh-tokoh wayang adalah gambaran dari kisah-kisah klasik seperti Ramayana dan Mahabarata. Masing0masing tokoh wayang dilukis dan ditatah sangat teliti, untuk kemudian diberi atau ditancapi batang kayu yang memungkinkan seorang dalang memerankan wayang-wayang itu. Kemampuan dalang untuk memainkan wayang dibalik tabir akan memunculkan bayang-bayang wayang, fenomena seperti inilah yang dianggap sebagai sebuah pertunjukan mahakarya seni.

Wayang Beber

Wayang beber adalah satu dari sekian banyak hasil budaya manusia Jawa yang muncul dan berkembang pada jaman Majapahit akhir. Oleh Raden Sungging disempurnakan penggarapannya sampai seperti sekarang ini. Pada saat sekarang wayang beber tidak lagi banyak diminati, hanya didaerah-daerah tertentu saja wayang tersebut dapat dijumpai, di beberapa daerah dimana kesenian tersebut pernah berkambang misalnya di Pacitan dan Solo. Hermin Istiariningsih seorang seniman lukis wayang beber di media kain dan kaca. Seniman wayang beber yang langka ini tinggal di Jagalan, Wonosaren No.44, RT04/RW VIII Kec. Jebres Solo
Telepon : 081548584659

Pasar Klewer (Pasar Batik terbesar di Indonesia)

Merupakan pasar batik dan tekstil terbesar di Indonesia. Terdapat berbagai jenis batik disini, dari kualitas yang paling rendah hingga yang paling mahal. Tawar menawar di Pasar Klewer ini merupakan seni tersendiri bagi pembeli dan penjual batik.

Cepogo

Cepogo merupakan sentra penghasil kerajinan tembaga di Boyolali.

Museum Wayang Kulit, Wuryantoro, Wonogiri

Museum Wayang Kulit ini berlokasi di Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Jarak dari pusat kota adalah sekitar 15 km dan dapat dicapai dengan kendaraan pribadi dalam waktu kurang dari 30 menit.

Pasar Antik Triwindu

Terletak di jatung kota Solo, tepatnya di depan Puro Mangkunegaran. Di pasar ini terdapat berbagai jenis barang-barang kuno, antara lain lampu gantung, piring porselein, batik, dan lain-lain.
Jam buka : 09.00 – 17.00 WIB

Desa Wirun

Desa Wirun berada kira-kira 10 km ke arah timur dari Solo. Lokasi yang menarik di desa ini diantaranya adalah sentra produksi instrumen gamelan, pewarnaan kain tekstil, dan pembuatan genting tradisional. Selain itu desa tersebut juga terkenal dengan pembuatan tempe, alkohol (arak tradisional) dan taman budi daya tanaman bonsai.

Balai Agung

Tempat workshop sekaligus ruang kerja pembuatan gamelan ini beralamat di Balai Agung Alun-alun Utara Keraton Surakarta. Balai Agung ini selain menerima pesanan gamelan juga melayani servis segala macam gamelan. Gamelan yang dibuat di Balai Agung ini berasal dari bahan besi, kuningan, dan perunggu.
Telepon : (0271) 638643

Ukir Kaca

Pengukiran kaca juga terdapat di kota Solo. Kegiatan semacam ini dikerjakan oleh seniman ukir kaca yang menguasai teknik melukis. Produk ukir kaca antara lain seperti cermin hias antik, kotak-kotak perhiasan dan berbagai jenis kerajinan kaca lainnya. Terletak di Kampung Kauman , Pasar Legi II
Telepon : (0271) 644539

Padepokan Lemah Putih

Sebuah tempat bermeditasi, dengan konsep pengolahan Amerta yang memadukan keseimbangan komunikasi dan seni antar suku bangsa dan kebudayaan. Berdiri pada tahun 1986 diprakarsai oleh Suprapto Suryodarmo. Beliau telah mempelajari olah gerak pembebasan (jiwa), antara lain metode meditasi dalam ilmu kejawen dan Vippasana sejak tahun 1970. Beliau pun menerapkan konsep tersebut di bumi, candi-candi dan ruang-ruang dimana manusia menginjakkan kaki dari masa ke masa.
Telepon : 081548511018

Balai Sujatmoko toko Gramedia (tempat even pameran kesenian)

Terletak di bawah toko buku Gramedia, biasa digunakan sebagai tempat even pameran kesenian seperti patung, fotografi, dan lain sebagainya.

Taman Budaya Jateng di Surakarta (TBS)/ Teater Arena).

Pasar Keris dan Cenderamata Alun-Alun Utara Kraton Solo.
Disini merupakan salah satu tempat wajib untuk dikunjungi untuk membeli cenderamata seperti keris , aksesoris , hiasan , dll . Selain itu karena lokasi yang berdekatan dengan Pasar Klewer maka para wisatawan dapat sekaligus berbelanja atau sekedar melihat-lihat pasar Batik terbesar di Indonesia tersebut.

Museum Lukis Dullah

Galeri ASDI, Jl. Slamet Riyadi

Oleh: listiaji | 19 September 2010

TEMPAT WISATA SEJARAH DI SOLO


Keraton Surakarta

Didirikan oleh Pakubuwono II tahun 1745. Sebelumnya ibukota keraton di Kartosuro kira-kira 12 km dari arah barat Surakarta. Di Keraton Surakarta terdapat Art Gallery yang menyimpan benda-benda kuno dan bersejarah seperti : kereta kencana, keris, wayang kulit, dandang / alat untuk menanak nasi, dan lain-lain. Di bagian depan keraton Surakarta berdiri sebuah bangunan yang bernama “Panggung Songgobuwono”, konon ceritanya dahulu dipergunakan oleh Raja sebgai tempat bersemedi untuk dapat bertemu dengan Ratu Laut Selatan. jam buka : tiap hari pukul 09.00 – 14.00 WIB | Minggu / Libur 09.00 – 13.00 | Jumat tutup tiket masuk : Rp. 3.000,- Informasi : (0271) 641243, 656432

Istana Mangkunagaran

Didirikan oleh Raden Mas Said yang lebih dikenal sebagai Pangeran Sambernyowo pada tahun 1757 setelah penandatanganan perundingan Salatiga pada tanggal 13 maret 1757. Selain sebagai simbol pusat budaya Jawa, didalam puro Mangkunegaran juga terdapat Museum penyimpanan benda-benda bersejarah dengan nilai seni tinggi seperti perhiasan untuk menari dari emas murni, topeng dari berbagai daerah dan gamelan. Sejak tahun 1968, Istana / Puro Mangkunegaran dapat dikunjungi oleh umum baik untuk wisatawan Nusantara maupun wisatawan Mancanegara. Dengan ciri arsitektur yang sama dengan keraton,di dalam Istana Mangkunegaran terdapat pamedan, pendopo, pringgitan, dalem dan kaputran yang seluruhnya dikelilingi tembok-tembok kokoh. Seluruh bangunan dibangun tanpa menggunakan paku. Bangunan ini dibangun dengan tiga bagian utama yang tiap bangiannya merupakan simbol dari tiga tahap utama kehidupan : Kelahiran, Kehidupan dan Kematian. jam buka : tiap hari pukul 09.00 – 14.00 WIB | Minggu / Libur 09.00 – 13.00 | Jumat tutup tiket masuk : Rp. 1.500,- Informasi : (0271) 634467

Museum Radyapustaka

Museum tertua ini didirikan pada masa pemerintahan Pakubuwono IX oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV di dalem Kepatihan pada tanggal 28 Oktober 1890. Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pernah menjabat sebagai Patih Pakubuwono IX dan Pakubuwono X. Museum ini lalu dipindahkan ke lokasinya sekarang ini, Gedung Museum Radyapustaka di Jalan Slamet Riyadi, Surakarta, pada 1 Januari 1913. Kala itu gedung museum merupakan rumah kediaman seorang warga Belanda bernama Johannes Busselaar. Museum ini terkenal dengan beragam koleksi peninggalan budaya Jawa seperti wayang kulit, wayang golek, keris, arca Hindu dan Budha, buku Jawa kuno sebanyak 2500 yang ditulis oleh Ronggowarsito dan Yosodipuro (seorang pengarang besar dari Jawa). Museum yang sebelumnya digunakan sebagai pusat studi Jawa ini terletak di taman Sriwedari. jam buka : tiap hari pukul 08.00 – 13.00 WIB | Jumat 08.00 – 11.00 | Senin tutup Informasi : (0271) 712306

Candi Prambanan (Klaten)

Candi Rara Jonggrang atau Lara Jonggrang yang terletak di Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi ini terletak di pulau Jawa, kurang lebih 20 km timur Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Rara Jonggrang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten.

Museum Purbakala Sangiran

Sangiran adalah sebuah situs arkeologi di Jawa, Indonesia. Area ini memiliki luas 48 km² dan terletak di Jawa Tengah, 15 kilometer sebelah utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo dan terletak di kaki gunung Lawu. Secara administratif Sangiran terletak di kabupaten Sragen dan kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah. Pada tahun 1977 Sangiran ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Pada tahun 1996 situs ini terdaftar dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Tahun 1934 antropolog Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald memulai penelitian di area tersebut. Pada tahun-tahun berikutnya, hasil penggalian menemukan fosil dari nenek moyang manusia pertama, Pithecanthropus erectus (“Manusia Jawa”). Ada sekitar 60 lebih fosil lainnya di antaranya fosil Meganthropus palaeojavanicus telah ditemukan di situs tersebut. Di museum Sangiran yang terletak di wilayah ini juga dipaparkan sejarah manusia purba sejak sekitar 2 juta tahun yang lalu hingga 200.000 tahun yang lalu, yaitu dari kala Pliosen akhir hingga akhir Pleistosen tengah. Di museum ini terdapat 13.086 koleksi fosil manusia purba dan merupakan situs manusia purba berdiri tegak yang terlengkap di Asia. Selain itu juga dapat ditemukan fosil hewan bertulang belakang, fosil binatang air, batuan, fosil tumbuhan laut serta alat-alat batu. Pada awalnya penelitian Sangiran adalah sebuah kubah yang dinamakan Kubah Sangiran. Puncak kubah ini kemudian terbuka melalui proses erosi sehingga membentuk depresi. Pada depresi itulah dapat ditemukan lapisan tanah yang mengandung informasi tentang kehidupan di masa lampau.

Candi Cetho (Karanganyar)

Candi Cetho merupakan sebuah candi peninggalan budaya Hindu dari abad ke-15 pada masa akhir pemerintahan Majapahit, terletak 12 km di utara candi sukuh. Bentuk susunan bangunan Candi Cetho yang secara berteras-teras sangatlah spesifik seperti bangunan astec kuno dan kebudayaan maya di Amerika Tengah. Didukung dengan panorama pegunungan yang indah disekelilingnya, udara yang sejuk dan letaknya yang berdekatan dengan obyek-obyek wisata lain seperti Candi Sukuh, kebun teh Kemuning dan Grojogan Sewu Tawangmangu, komplek candi Cetho jelas memiliki daya tarik tinggi untuk dikunjungi. Fungsi candi ini tidaklah berbeda dengan candi Hindu yang lain yakni sebagai tempat pemujaan. Sampai saat inipun Candi Cetho tetap digunakan oleh penduduk sekitar yang memang merupakan penganut agama Hindu.

Candi Sukuh (Karanganyar)

Candi Sukuh adalah sebuah kompleks candi agama Hindu yang terletak di Kabupaten Karanganyar, eks Karesidenan Surakarta, Jawa Tengah. Candi ini dikategorikan sebagai candi Hindu karena ditemukannya obyek pujaan lingga dan yoni. Candi Sukuh dibangun pada abad 15, +/- 1.437 Masehi. Yang khas dari candi Sukuh yaitu arsitekturnya sangat mirip dengan candi Maya di Guatemala Amerika Tengah. Di teras pertama terdapat relief kemaluan laki-laki dan perempuan yang saling berhadapan (Lingga dan Yoni) yang merupakan simbol cinta kasih sebagai simbol asal usul kehidupan, serta sejumlah relief-relief yang terkesan unik dan erotis yang sebenarnya merupakan perlambangluhur tentang ajaran kehidupan yang hakiki.

Astana Giri Bangun

Astana Giri Bangun adalah sebuah pemakaman yang terletak di sebelah timur kota Surakarta, Indonesia, tepatnya di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, sekitar 35 km dari Surakarta. Istri presiden Indonesia, Soeharto, Ibu Tien, dimakamkan di sini. Situs pemakaman ini dirancang untuk dipakai oleh seluruh keluarga Pak Harto. Pada saat pembangunannya dimulai, jauh sebelum Ibu Tien Suharto wafat, telah menuai badai kritik dari berbagai kalangan masyarakat. sehingga diisyukan bahwa liang-liang lahat yang dipersiapkan untuk peristirahatan terakhir itu dilapisi dengan emas maupun perak. pada hal pada saat yang sama (saat itu) keadaan ekonomi rakyat sedang tidak membaik.

Oleh: listiaji | 19 September 2010

TEMPAT WISATA ALAM DI SOLO, JAWA TENGAH


TAWANGMANGU

Tawangmangu yang terletak di Karanganyar merupakan tempat wisata alam yang asri di lereng Gunung Lawu. Keindahan alam berpadu dengan kesejukan udaranya membuat tempat ini banyak dikunjungi wisatawan. Beberapa tempat yang sangat pantas dijadikan tujuan wisata di kawasan ini maupun sekitarnya antara lain Grojogan Sewu (air terjun alami), Cemara Sewu perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur), kawasan perbukitan Tlagadlingo, taman hiburan, Pasar Tradisional Tawangmangu, bumi perkemahan dan kebun bunga.

- Grojogan Sewu : terletak pada ketinggian 1.100 meter di atas permukaan air laut, memiliki keindahan yang menakjubkan untuk dinikmati wisatawan.Panorama air terjun alami setinggi 81 meter ini berada di tengah hutan lindung yang didiami oleh satwa kera yang jinak, arealnya sangat luas dan sejuk, lengkap dengan fasilitas rekreasi keluarga seperti kolam renang dengan sirkulasi air alami, arena perkemahan, taman rekreasi, kios souvenir, rumah makan dan berbagai kopel peristirahatan.

TAMAN SATWA TARU JURUG

Taman Satwa Taru Jurug (TSTW) atau lebih dikenal Taman Jurug terletak di pinggir kota Solo dekat Sungai Bengawan Solo, selain dikunjungi banyak orang tempat wisata ini juga seringkali dipakai untuk merayakan acara adat Solo. Acara adat solo yang sering diselenggarakan disini misalnya acara Syawalan yang puncaknya ditandai dengan Larung Ageng Gethek Joko Tingkir. Ribuan warga Solo dan sekitarnya memadati TSTJ dan seputaran Sungai Bengawan Solo yang digunakan sebagai tempat pelarungan. Prosesi yang menceritakan tentang kisah perjalanan Joko Tingkir menuju Demak itu dilakukan di aliran Bengawan Solo, mulai dari Pesanggrahan Langenharjo Grogol, Sukoharjo menuju Butuh Sragen, dengan berhenti dahulu di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. Pelaksanaan prosesi budaya tersebut mendapat animo sangat besar dari masyarakat Solo. Ini terlihat dari ribuan anggota masyarakat yang berjubel di sepanjang aliran Bengawan Solo yang dilewati oleh arak-arakan prosesi tersebut.

Kemuning

Selama perjalanan dari candi Sukuh ke candi Ceto wisatawan akan melalui keindahan hamparan hijau kebun teh yang berbukit-bukit. Didukung dengan fasilitas jalan aspal yang berkelok-kelok di lereng gunung Lawu, serasa berpetualang di alam bebas dengan hawa yang sejuk dan segar berada sekitar 910m dia atas permukaan laut. Terletak di desa Kemuning, kec. Ngargoyoso, kab. Karanganyar. Perkebunan teh ini dikelola oleh PT. Kemuning Agrotourism, 38 km dari kota Solo.

Selo (Di gunung Merapi-Merbabu)

Jika anda melakukan perjalanan antara Magelang, Selo dan Boyolali maka anda akan menyaksikan keindahan alam sekitar lereng lereng Merapi-Merbabu dan juga puncak Gunung Merapi yang dapat dilihat dari Pusat Observasi Gunung Berapi di desa Jrakah, Selo. Bagi anda yang menyukai hobi memancing, silakan mengunjungi Tlatar, sebuah obyek wisata pemancingan di kota Boyolali.

Gua Ngantap (Wonogiri)

Gua Ngantap adalah salah satu gua yang terdapat di kelurahan Bayemharjo, kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Gua ini adalah salah satu gua tujuan wisatawan di Kabupaten Wonogiri selain gua Platar. Formasi stalagtit dan stalagmit terdapat di dalam gua ini.

Waduk Gajahmungkur Wonogiri

Terletak 35 km ke selatan dari arah Solo, perairan danau buatan ini menelah wilayah seluas kurang lebih 7 kecamatan. Mulai dibangun di akhir tahun 70-an dan mulai beroperasi pada tahun 1978. Bekas penduduk yang tergusur perairan waduk di pindahkan dengan transmigrasi Bedhol Deso ke Sitiung, wilayah Provinsi Lampung. Merupakan salah satu obyek wisata andalan Wonogiri yang letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Wonogiri. Waduk seluas 83 km persgi ini digunakan untuk menampung luapan air hujan setiap tahunnya dan juga sebagai sumber untuk mengairi sawah. Pemandangan alam yang indah di sekitar waduk berimbas pada banyaknya rumah makan yang menyajikan pemandangan menarik disekitar waduk. Terdapat rekreasi air di lokasi ini seperti memancing, jet ski, wisata`perahu, papan luncur dan terdapat pula bukit yang oleh warga Wonogiri disebut “Bukit Hollywood”.

Cagar Alam Danalaya (Wonogiri)

Cagar Alam Danalaya terletak di kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Obyek wisata cagar alam ini merupakan hutan jati. Kayu jati di hutan ini khusus diperuntukkan untuk membangun istana raja Surakarta. Apabila Raja Surakarta membutuhkan kayu jati untuk membangun atau memperbaiki kraton, maka diambilah kayu dari hutan jati Danalaya ini. Obyek wisata ini banyak dikunjungi oleh wisatawan yang mempunyai latar belakang minat khusus atau pecinta alam.

Gunung Lawu

Gunung Lawu adalah sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung ini mempunyai ketinggian setinggi 3.245 m. Gunung Lawu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous. Gunung ini terletak di antara kota Surakarta dan Madiun dan berada persis di antara perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tlatar (Boyolali)

Terletak di Boyolali dan merupakan tempat wisata berupa mata air yang dikelola sedemikian rupa sehingaa menjadi tempat wisata air (sekitar 7 km arah utara kota Boyolali). Tlatar memiliki keunggulan dimana lokasinya masih sangat luas dan memiliki beberapa pilihan kolam renang berikut tempat bagi para pemancing.

Pengging (Boyolali)

Merupakan tempat wisata air seperti di Tlatar (sekitar 7 km arah utara kota Boyolali). Penging memiliki keunggulan dimana dulunya merupakan tempat mandi keluarga Kasunanan Surakarta . Sehingga disekitar Pengging ini pun masih dapat ditemukan bangunan-bangunan kuno milik Kasunanan Surakarta. Juga terdapat makam salah seorang pujangga Keraton yaitu Raden Ngabehi Yosodipuro.

Gua Gong

Dengan keunikan hiasan dinding dan efek stalagtitnya yang fenomenal, gua Gong berada pada sekitar 256 meter di bawah permukaan laut. Terdiri dari duabelas bilik gua serta tujuh sumber mata air alami, gua Gong dapat ditempuh dengan transportasi darat kira-kira 7 km dari pasar Punung-Pacitan (70 km arah tenggara Solo). Masyarakat sekitar meyakini bahwa pada hari-hari tertentu (biasanya hari Jumat), gua tersebut mengeluarkan suara seperti gong ditabuh dalam irama musik Jaranan yang konon masih bisa didengarkan sampai sekarang. Alasan inilah yang melahirkan pemberian nama gua Gong.

Girimanik (Wonogiri)

Girimanik merupakan kawasan wisata alam yang berudara sejuk dengan panorama alam yang sangat indah. Di kawasan wisata ini terdapat tiga buah air terjun yang dinamakan Air Terjun Manik Moyo, Tinjo Moyo, serta Condromoyo. Air Terjun Manik Moyo mempunyi ketinggian 70 meter sedangkan Air Terjun Tinjo Moyo mempunyai ketinggian 30 meter. Tidak jauh dari Air Terjun Manik Moyo terdapat sebuah tempat sakral peninggalan atau petilasan Raden Mas Said yang dikenal dengan nama Batu Resi. Daerah wisata ini berlokasi di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri yang berjarak dari pusat kota sekitar 40 km.

Pantai Sembukan (Wonogiri)

Pantai Sembukan adalah sebuah pantai di Desa Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Indonesia. Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata di Wonogiri.

Obyek Wisata ritual Sembukan merupakan salah satu obyek wisata ritual di Kabupaten Wonogiri yang mempunyai beberapa sarana ibadah antara lain masjid, paseban dan sanggar. Menurut mitos, obyek wisata ritual pantai Sembukan ini merupakan pintu gerbang ke-13 kerajaan Ratu Kidul. Gerbang ini digunakan untuk lewat Kanjeng Ratu Kidul saat menghadiri pertemuan dengan Raja-raja Kasunanan Surakarta (Paku Buwono).

Setiap setahun sekali diadakan selamatan (Larung Ageng) baik oleh Kraton Surakarta, Pemkab Wonogiri maupun masyarakat desa Paranggupito. Event ini sangat menarik dan selalu mendatangkan wisatawan yang cukup banyak. Obyek wisata ini masuk wilayah Desa Paranggupito. Untuk menuju lokasi tersebut memerlukan waktu perjalanan kira-kira 2 jam dengan kendaraan bermotor.

Sendang Siwani (Wonogiri)

Sendang Siwani merupakan petilasan Raden Mas Said (KGPAA Mangkunagara I) saat melakukan gerilya melawan VOC serta pihak Mataram yang saat itu berada di pihak VOC. Konon di sendang (’sendang’ dalam bahasa Jawa berarti kolam atau danau kecil) inilah Raden Mas Said mendapatkan petunjuk dari Yang Mahakuasa mengenai strategi untuk meraih kemenangan dalam perang melawan penjajah.

Dalam perkembangan waktu, berkembang mitos atas tempat ini yang menyatakan bahwa orang yang melakukan tirakat/meditasi di tempat ini akan terkabul permohonannya. Sampai sekarang tempat ini menjadi salah satu tujuan wisata ritual di Kabupaten Wonogiri.

Gua Putri Kencono (Wonogiri)

Gua Putri Kencono adalah suatu gua yang terletak ±30 km sebelah selatan Kota Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kahyangan (Wonogiri)

Sesampai di Kahyangan, pengunjung akan mendapati goa yang terletak di atas kedung. Konon, tempat itu sebagai tempat bersemedinya Danang Suto Wijoyo, atau yang dikenal dengan Panembahan Senopati, raja pertama kerajaan Mataram Islam. Selain itu, terdapat pula air terjun, dan puncak Kahyangan yang konon merupakan tempat di mana Sutowijoyo menemuai Kanjeng Ratu Kidul, sehingga bagi yang percaya tahyul, dilarang memakai baju yang berwarna hijau.

Tempat itu sangat ramai di malam menjelang pergantian tahun Jawa (bulan Suro). Banyak pendatang dari luar daerah, terutama dari daerah Yogyakarta, untuk bertirakatan di sana. Di hari-hari biasa, terutama malam Jum’at Kliwon, biasanya banyak dikunjungi orang-orang dari luar daerah, yang mengadakan syukuran atas keberhasilan yang telah dicapai di tempat perantaunnya, dengan mengundang warga sekitar.

source: wisatasolo.com

Oleh: listiaji | 10 September 2010

LEBARAN DI SEMARANG


Ada yang beda pada lebaran tahun ini. Bila selama puluhan tahun, gw selalu berlebaran di Jakarta, dan menikmati sepinya Jakarta ditinggal mudik jutaan warganya. Kali ini kami sekeluarga menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan Lebaran di Semarang. Untuk pertama kalinya, kami berlebaran di luar Semarang. Jelas ada nuansa yang berbeda, sebagai orang yang baru sebulan ada di Semarang, semua jadi terasa baru. Mulai dari cari makanan sahur, mencari masjid untuk sholat dan satu lagi yang belum tahu, dimana kami akan shalat ied pagi ini. Kamipun kemarin hampir lupa untuk bayar zakat fitrah, sampai keliling kota untuk cari tempat bayar zakat fitrah. Untung saja penerimaan zakat fitrah masih saja berlangsung.

Untuk lebaran kali ini, rencananya kami akan berkunjung ke rumah bulik di Semarang. Setelah itu, malam ini atau besok dini hari, kami akan mudik ke Jakarta, untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar dari istri. Kami akan pulang kampung untuk sekitar 4 hari dan selanjutnya kembali ke Semarang.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H … Mohon Maaf Lahir dan Batin …

Oleh: listiaji | 29 Agustus 2010

MOVING TO SEMARANG


Wah, gak terasa sudah 23 hari pindah secara tak sengaja ke Semarang .. huehehe …. Lho kok?!?! Iya nih, waktu awal bulan Agustus menjelang puasa, rencananya kami sekeluarga mau nyekar ke Jawa Tengah, sekalian inspeksi proyek rumah baru kami di kawasan Ungaran, Semarang .. sekalian juga mau cari informasi sekolah di ungaran buat pindahan tahun depan.

Eh ternyata setelah ke Ungaran, anak2 protes gak mau balik lagi ke Jakarta … wkwkwkwk … gimana nih …kebetulan sekolah bisa diterima dengan mudah dan cepat dengan modal nilai raport yang ada. So … kita harus stay dimana? Ada sih kos2an deket proyek rumah kita, tapi wuihh tempatnya gak representative sama sekali .. tapi setelah cari2 kesana kemari akhirnya kita dapet rumah di Sidosari Town House, tak jauh dari project. Pertamanya emang mau sewa rumah ya 3 bulanan aja deh, sampe project kelar .. tapi setelah pake kalkulator express .. kita beli ex rumah contoh dengan KPR, kebetulan masih ada sisa duit di tabungan buat bayarin DPnya …hahaha … beli rumah kayak beli kacang aja …tapi jalan hidup orang siapa yang tahu kan.

Masalah berikut pun muncul. Kami tak punya barang-barang apapun!!!! Huhh .. untungnya waktu ke rumah tante di Semarang, kami disumbang 2 kasur busa ala kadarnya hahaha .. sambil nunggu shopping time. Dan secara kebetulan pula, sehari setelah kami pindah, Carrefour buka toko tak jauh dari kawasan kami tinggal. So lengkaplah cerita ini dengan belanja perabot seperti TV, kulkas etc, kayakpenganten baru aja …hehehe …Dan dalam seminggu, rumah pun telah disulap lengkap dengan segala isinya termasuk ayunan dan perosotan taman berwarna putih [warna menyesuaikan bakal rumah kami yang baru dibangun yang full of white].

Akhirnya bulan Ramadhan kali ini untuk pertama kalinya ada di luar Jakarta. Dan kayaknya baru pulang kampung [hehehe … pulang kampung ke Jakarta waktu lebaran hari kedua aja].

Oleh: listiaji | 3 Agustus 2010

REDENOMINASI RUPIAH


Gubernur BI yang baru saja terpilih dengan catatan oleh DPR, Darmin Nasution, dua hari yang lalu membuat kejutan di awal masa jabatannya. Darmin menyorongkan wacana redenominasi atas mata uang Rupiah, yang kontan saja membuat posisi pro dan kontra di tengah masyarakat. Darmin menyebutkan alas an pentingnya redenominasi itu karena pecahan uang rupiah adalah yang terbesar kedua setelah Mata Uang Dong Vietnam yang ada seharga 500.000 per bilyetnya.
Dalam paparannya pada hari ini, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyatakan uang Rupiah Baru akan benar-benar digunakan pada tahun 2018 hingga 2020. Ia memaparkan rencananya sebagai berikut
2010 – 2012 Masa persiapan penerapan kebijakan redenominasi/sosialisasi
2013 Bilyet uang Rupiah Baru mulai diterbitkan. Rupiah lama akan tetap digunakan.
2013 – 2015 Masa transisi. Di masa ini BI tetap mengeluarkan rupiah pecahan lama
Toko-toko menerima dua jenis uang dan memasang harga dalam 2 harga.
2018 – 2020 BI akan menarik uang pecahan lama secara bertahap hingga habis
2019 – 2020 BI akan menghapus tulisan baru pada pecahan baru hingga seterusnya.
Darmin juga mendesak kebijakan redenominasi ini agar dimasukkan dalam RUU Mata Uang
Apa sih redenominasi itu? Redenominasi adalah pemotongan jumlah digit dalam uang Rupiah kita misalnya Rp. 100.000 menjadi Rp. 100 atau bisa juga menjadi Rp. 10. Jadi bila kita biasanya membeli sepatu seharga Rp. 100.000 uangnya diganti menjadi pecahan Rp. 10.
Bagi yang pro menyatakan redenominasi akan menyederhanakan system accounting sehingga memasukkan uang dalam jumlah yang lebih ringkas seperti dollar Amerika. Sementara kelompok kedua yang kontra menyatakan langkah ini akan memboroskan biaya pencetakan rupiah baru, karena semua bilyet uang yang beredar di masyarakat harus ditarik dan digantikan dengan rupiah yang baru. Selain itu langkah ini, bila gagal, juga dapat memacu inflasi yang tak berbatas seperti yang terjadi di negeri Zimbabwe sehingga bisa meruntuhkan perekonomian Negara tersebut. Bank Indonesia sendiri membantah akan terjadinya pemborosan pencetakan Rupiah baru, karena penarikan akan dilakukan secara alamiah seperti biasa, dan secara bertahap digantikan uang rupiah yang bercapkan “Baru”, sehingga alasan pemborosan dapat dikesampingkan. Namun demikian alasan kedua bahwa kebijakan ini dapat memacu inflasi harus dipertimbangkan masak-masak. Karena bagaimanapun kondisi psikologis masyarakat tidak serta merta dapat menerima sesuatu yang berharga Rp. 10.000 menjadi Rp. 10. Selain pasti ada pedagang yang berusaha mencari celah keuntungan dengan menaikkan harga menjadi Rp. 11 dan seterusnya, factor traumatis atas pemotongan nilai atau yang schenering yang terjadi pada 1955 dan 1965 tak dapat diabaikan. Kebijakan tersebut dianggap sebagai kebijakan yang memiskinkan masyarakat luas karena daya beli masyarakat yang anjlok sedemikian drastis. Apalagi peluncuran wacana tersebut berdekatan dengan pengumuman inflasi bulan Juli 2010 yang mencapai 1.57 persen atau yang tertinggi sepanjang tahun.
Tidak saja masyarakat luas yang menentang kebijakan ini, tak kurang Menteri Keuangan Agus Martowardojo juga menyatakan kebijakan ini sebagai hal yang mustahil. Ia menyatakan belum tahu akan rencana ini dan tak mendukungnya. Memang dari sisi positifnya bisa dilihat rupiah menjadi lebih praktis karena jumlah nolnya dipotong beberapa digit. Tetapi BI dan pengambil kebijakan harus mempertimbangkan faktor psikologis masyarakat Indonesia yang menganggap ini sebagai schenering, meski redenominasi jauh berbeda dengan schenering. Belum lagi tingkah laku pedagang yang lebih mudah menaikkan harga misalnya dari Rp. 5 menjadi Rp. 6 atau bahkan Rp. 8, bukan menaikkan harga dari Rp. 5 menjadi Rp. 5.2 atau Rp. 5.5, sehingga akan memacu inflasi dengan cepat.
Dampak yang terlihat pada hari ini saja, sebagai contoh IHSG langsung jeblok 85.323 point atau minus 2.79 persen menuju level 2973.656 menanggapi isu redenominasi dan juga dampak inflasi bulan Juli yang diumumkan kemarin. Dana asing yang minggu lalu terus masuk ke Indonesia sehingga membuat lantai bursa bersemangat dan minggu lalu sempat menembus rekor IHSG diatas 3100, langsung keluar, dan menjatuhkan indeks. Nah itu baru respon dari masyarakat yang terbilang well educated. Bagaimana dengan respon masyarakat kebanyakan yang tidak memahami dan bahkan tidak mau memahami bahwa redenominasi sangat berbeda dengan schenering? Meski dengan sosialisasi bertahun-tahun, langkah ini akan menjadi sangat berbahaya dan berpotensi memasukkan Indonesia dalam krisis seperti Zimbabwe.

Oleh: listiaji | 25 Juli 2010

WISATA SUMATERA UTARA : SEJARAH KOTA MEDAN


Medan Tanah Deli

Pada zaman dahulu Kota Medan ini dikenal dengan nama Tanah Deli dan keadaan tanahnya berawa-rawa kurang lebih seluas 4000 Ha. Beberapa sungai melintasi Kota Medan ini dan semuanya bermuara ke Selat Malaka. Sungai-sungai itu adalah Sei Deli, Sei Babura, Sei Sikambing, Sei Putih, Sei Badra, Sei Belawan dan Sei Sulang Saling/Sei Kera.

Pada mulanya yang membuka perkampungan Medan adalah Guru Patimpus lokasinya terletak di Tanah Deli, maka sejak zaman penjajahan orang selalu merangkaikan Medan dengan Deli (Medan-Deli). Setelah zaman kemerdekaan lama kelamaan istilah Medan Deli secara berangsur-angsur lenyap sehingga akhirnya kurang popular.

Dahulu orang menamakan Tanah Deli mulai dari Sungai Ular (Deli Serdang) sampai ke Sungai Wampu di Langkat sedangkan Kesultanan Deli yang berkuasa pada waktu itu wilayah kekuasaannya tidak mencakup daerah diantara kedua sungai tersebut.

Secara keseluruhan jenis tanah di wilayah Deli terdiri dari tanah liat, tanah pasir, tanah campuran, tanah hitam, tanah coklat dan tanah merah. Hal ini merupakan penelitian dari Van Hissink tahun 1900 yang dilanjutkan oleh penelitian Vriens tahun 1910 bahwa disamping jenis tanah seperti tadi ada lagi ditemui jenis tanah liat yang spesifik. Tanah liat inilah pada waktu penjajahan Belanda ditempat yang bernama Bakaran Batu (sekarang Medan Tenggara atau Menteng) orang membakar batu bata yang berkwalitas tinggi dan salah satu pabrik batu bata pada zaman itu adalah Deli Klei.

Mengenai curah hujan di Tanah Deli digolongkan dua macam yakni : Maksima Utama dan Maksima Tambahan. Maksima Utama terjadi pada bulan-bulan Oktober s/d bulan Desember sedang Maksima Tambahan antara bulan Januari s/d September. Secara rinci curah hujan di Medan rata-rata 2000 pertahun dengan intensitas rata-rata 4,4 mm/jam.

Menurut Volker pada tahun 1860 Medan masih merupakan hutan rimba dan disana sini terutama dimuara-muara sungai diselingi pemukiman-pemukiman penduduk yang berasal dari Karo dan semenanjung Malaya. Pada tahun 1863 orang-orang Belanda mulai membuka kebun Tembakau di Deli yang sempat menjadi primadona Tanah Deli. Sejak itu perekonomian terus berkembang sehingga Medan menjadi Kota pusat pemerintahan dan perekonomian di Sumatera Utara.

Kampung Medan dan Tembakau Deli

Pada awal perkembangannya merupakan sebuah kampung kecil bernama “Medan Putri”. Perkembangan Kampung “Medan Putri” tidak terlepas dari posisinya yang strategis karena terletak di pertemuan sungai Deli dan sungai Babura, tidak jauh dari jalan Putri Hijau sekarang. Kedua sungai tersebut pada zaman dahulu merupakan jalur lalu lintas perdagangan yang cukup ramai, sehingga dengan demikian Kampung “Medan Putri” yang merupakan cikal bakal Kota Medan, cepat berkembang menjadi pelabuhan transit yang sangat penting.

Semakin lama semakin banyak orang berdatangan ke kampung ini dan isteri Guru Patimpus yang mendirikan kampung Medan melahirkan anaknya yang pertama seorang laki-laki dan dinamai si Kolok. Mata pencarian orang di Kampung Medan yang mereka namai dengan si Sepuluh dua Kuta adalah bertani menanam lada. Tidak lama kemudian
lahirlah anak kedua Guru Patimpus dan anak inipun laki-laki dinamai si Kecik.

Pada zamannya Guru Patimpus merupakan tergolong orang yang berfikiran maju. Hal ini terbukti dengan menyuruh anaknya berguru (menuntut ilmu) membaca Alqur’an kepada Datuk Kota Bangun dan kemudian memperdalam tentang agama Islam ke Aceh.

Keterangan yang menguatkan bahwa adanya Kampung Medan ini adalah keterangan H. Muhammad Said yang mengutip melalui buku Deli In Woord en Beeld ditulis oleh N.Ten Cate. Keterangan tersebut mengatakan bahwa dahulu kala Kampung Medan ini merupakan Benteng dan sisanya masih ada terdiri dari dinding dua lapis berbentuk bundaran yang terdapat dipertemuan antara dua sungai yakni Sungai Deli dan sungai Babura. Rumah Administrateur terletak diseberang sungai dari kampung Medan. Kalau kita lihat bahwa letak dari Kampung Medan ini adalah di Wisma Benteng sekarang dan rumah Administrateur tersebut adalah kantor PTP IX Tembakau Deli yang sekarang ini.

Sekitar tahun 1612 setelah dua dasa warsa berdiri Kampung Medan, Sultan Iskandar Muda yang berkuasa di Aceh mengirim Panglimanya bernama Gocah Pahlawan yang bergelar Laksamana Kuda Bintan untuk menjadi pemimpin yang mewakili kerajaan Aceh di Tanah Deli. Gocah Pahlawan membuka negeri baru di Sungai Lalang, Percut. Selaku Wali dan Wakil Sultan Aceh serta dengan memanfaatkan kebesaran imperium Aceh, Gocah Pahlawan berhasil memperluas wilayah kekuasaannya, sehingga meliputi Kecamatan Percut Sei Tuan dan Kecamatan Medan Deli sekarang. Dia juga mendirikan kampung-kampung Gunung Klarus, Sampali, Kota Bangun, Pulau Brayan, Kota Jawa, Kota Rengas Percut dan Sigara-gara.

Dengan tampilnya Gocah pahlawan mulailah berkembang Kerajaan Deli dan tahun 1632 Gocah Pahlawan kawin dengan putri Datuk Sunggal. Setelah terjadi perkawinan ini raja-raja di Kampung Medan menyerah pada Gocah Pahlawan.

Gocah Pahlawan wafat pada tahun 1653 dan digantikan oleh puteranya Tuangku Panglima Perunggit, yang kemudian memproklamirkan kemerdekaan Kesultanan Deli dari Kesultanan Aceh pada tahun 1669, dengan ibukotanya di Labuhan, kira-kira 20 km dari Medan.

Jhon Anderson seorang Inggris melakukan kunjungan ke Kampung Medan tahun 1823 dan mencatat dalam bukunya Mission to the East Coast of Sumatera bahwa penduduk Kampung Medan pada waktu itu masih berjumlah 200 orang tapi dia hanya melihat penduduk yang berdiam dipertemuan antara dua sungai tersebut. Anderson menyebutkan dalam bukunya “Mission to the East Coast of Sumatera“ (terbitan Edinburg 1826) bahwa sepanjang sungai Deli hingga ke dinding tembok mesjid Kampung Medan di bangun dengan batu-batu granit berbentuk bujur sangkar. Batu-batu ini diambil dari sebuah Candi Hindu Kuno di Jawa.

Pesatnya perkembangan Kampung “Medan Putri”, juga tidak terlepas dari perkebunan tembakau yang sangat terkenal dengan tembakau Delinya, yang merupakan tembakau terbaik untuk pembungkus cerutu. Pada tahun 1863, Sultan Deli memberikan kepada Nienhuys Van der Falk dan Elliot dari Firma Van Keeuwen en Mainz & Co, tanah seluas 4.000 bahu (1 bahu = 0,74 ha) secara erfpacht 20 tahun di Tanjung Sepassi, dekat Labuhan. Contoh tembakau deli. Maret 1864, contoh hasil panen dikirim ke Rotterdam di Belanda, untuk diuji kualitasnya. Ternyata daun tembakau tersebut sangat baik dan berkualitas tinggi untuk pembungkus cerutu.

Kemudian di tahun 1866, Jannsen, P.W. Clemen, Cremer dan Nienhuys mendirikan de Deli Maatscapij di Labuhan. Kemudian melakukan ekspansi perkebunan baru di daerah Martubung, Sunggal (1869), Sungai Beras dan Klumpang (1875), sehingga jumlahnya mencapai 22 perusahaan perkebunan pada tahun 1874. Mengingat kegiatan perdagangan tembakau yang sudah sangat luas dan berkembang, Nienhuys memindahkan kantor perusahaannya dari Labuhan ke Kampung “Medan Putri”. Dengan demikian “Kampung Medan Putri” menjadi semakin ramai dan selanjutnya berkembang dengan nama yang lebih dikenal sebagai “Kota Medan”.

Legenda Kota Medan

Menurut legenda di zaman dahulu kala pernah hidup di Kesultanan Deli lama kira-kira 10 Km dari Kampung Medan yakni di Deli Tua sekarang seorang Putri yang sangat cantik dan karena kecantikannya diberi nama Putri Hijau. Kecantikan Putri ini tersohor kemana-mana mulai dari Aceh sampai ke ujung Utara Pulau Jawa.

Sultan Aceh jatuh cinta pada Putri itu dan melamarnya untuk dijadikan permaisurinya. Lamaran Sultan Aceh itu ditolak oleh saudara kedua laki-laki Putri Hijau. Sultan aceh sangat marah karena penolakan itu dianggapnya sebagai penghinaan terhadap dirinya. Maka pecahlah perang antara Kesultanan Aceh dengan Kesultanan Deli.

Menurut legenda yang tersebut diatas, dengan menggunakan kekuatan gaib seorang dari saudara Putri hijau menjelma menjadi seekor ular naga dan seorang lagi menjadi sepucuk meriam yang tidak henti-hentinya menembaki tentara Aceh hingga akhir hayatnya.

KesultananDeli lama mengalami kekalahan dalam peperangan itu dan karena kecewa Putra Mahkota yang menjelma menjadi meriam itu meledak sebagian, bagian belakangnya terlontar ke Labuhan Deli dan bagian depannya kedataran tinggi Karo kira-kira 5 Km dari Kabanjahe.

Putri Hijau ditawan dan dimasukkan dalam sebuah peti kaca yang dimuat kedalam kapal untuk seterusnya dibawa ke Aceh. Ketika kapal sampai di Ujung Jambo Aye, Putri Hijau mohon diadakan satu upacara untuknya sebelum peti diturunkan dari kapal. Atas permintaannya, harus diserahkan padanya sejumlah beras dan beribu-ribu telur dan permohonan tuan Putri dikabulkan. Tetapi baru saja uapacara dimulai tiba-tiba berhembuslah angin ribut yang maha dahsyat disusul gelombang-gelombang yang sangat tinggi.

Dari dalam laut muncullah abangnya yang telah menjelma menjadi ular naga itu dan dengan menggunakan rahangnya yang besar itu diambilnya peti tempat adiknya dikurung, lalu dibawanya masuk ke dalam laut.

Legenda ini samapai sekarang masih terkenal di kalangan masyarakat Deli dan malahan juga dalam masyarakat Melayu di Malaysia.

Di Deli Tua masih terdapat reruntuhan Benteng dan Puri yang berasal dari zaman Putri Hijau, sedang sisa meriam penjelmaan abang Putri Hijau itu dapat dilihat di halaman Istana Maimun Medan.

Penjajahan Belanda di Tanah Deli

Belanda yang menjajah Nusantara kurang lebih setengah abad namun untuk menguasai Tanah Deli mereka sangat banyak mengalami tantangan yang tidak sedikit. Mereka mengalami perang di Jawa dengan pangeran Diponegoro sekitar tahun 1825-1830. Belanda sangat banyak mengalami kerugian sedangkan untuk menguasai Sumatera, Belanda juga berperang melawan Aceh, Minangkabau, dan Sisingamangaraja di daerah Tapanuli.

Jadi untuk menguasai Tanah Deli Belanda hanya kurang lebih 78 tahun mulai dari tahun 1864 sampai 1942. Setelah perang Jawa berakhir barulah Gubernur Jenderal Belanda J.Van den Bosch mengerahkan pasukannya ke Sumatera dan dia memperkirakan untuk menguasai Sumatera secara keseluruhan diperlukan waktu 25 tahun. Penaklukan Belanda atas Sumatera ini terhenti ditengah jalan karena Menteri Jajahan Belanda waktu itu J.C.Baud menyuruh mundur pasukan Belanda di Sumatera walaupun mereka telah mengalahkan Minangkabau yang dikenal dengan nama perang Paderi ( 1821-1837 ).

Sultan Ismail yang berkuasa di Riau secara tiba-tiba diserang oleh gerombolan Inggeris dengan pimpinannya bernama Adam Wilson. Berhubung pada waktu itu kekuatannya terbatas maka Sultan Ismail meminta perlindungan pada Belanda. Sejak saat itu terbukalah kesempatan bagi Belanda untuk menguasai Kerajaan Siak Sri Indrapura yang rajanya adalah Sultan Ismail. Pada tanggal 1 Februari 1858 Belanda mendesak Sultan Ismail untuk menandatangani perjanjian agar daerah taklukan kerajaan Siak Sri Indrapura termasuk Deli, Langkat dan Serdang di Sumatera Timur masuk kekuasaan Belanda. Karena daerah Deli telah masuk kekuasaan Belanda otomatislah Kampung Medan menjadi jajahan Belanda, tapi kehadiran Belanda belum secara fisik menguasai Tanah Deli.

Pada tahun 1858 juga Elisa Netscher diangkat menjadi Residen Wilayah Riau dan sejak itu pula dia mengangkat dirinya menjadi pembela Sultan Ismail yang berkuasa di kerajaan Siak. Tujuan Netscher itu adalah dengan duduknya dia sebagai pembela Sultan Ismail secara politis tentunya akan mudah bagi Netscher menguasai daerah taklukan kerajaan Siak yakni Deli yang di dalamnya termasuk Kampung Medan Putri.

Perkembangan Medan Putri menjadi pusat perdagangan telah mendorongnya menjadi pusat pemerintahan. Tahun 1879, Ibukota Asisten Residen Deli dipindahkan dari Labuhan ke Medan, 1 Maret 1887,Ibukota Residen Sumatera Timur dipindahkan pula dari Bengkalis ke Medan, Istana Kesultanan Deli yang semula berada di Kampung Bahari (Labuhan) juga pindah dengan selesainya pembangunan Istana Maimoon pada tanggal 18 Mei 1891, dan dengan demikian Ibukota Deli telah resmi pindah ke Medan.

Pada tahun 1915 Residensi Sumatera Timur ditingkatkan kedudukannya menjadi Gubernemen. Pada tahun 1918 Kota Medan resmi menjadi Gemeente (Kota Praja) dengan Walikota Baron Daniel Mac Kay. Berdasarkan “Acte van Schenking” (Akte Hibah) Nomor 97 Notaris J.M. de-Hondt Junior, tanggal 30 Nopember 1918, Sultan Deli menyerahkan tanah kota Medan kepada Gemeente Medan, sehingga resmi menjadi wilayah di bawah kekuasaan langsung Hindia Belanda. Pada masa awal Kotapraja ini, Medan masih terdiri dari 4 kampung, yaitu Kampung Kesawan, Kampung Sungai Rengas, Kampung Petisah Hulu dan Kampung Petisah Hilir.

Pada tahun 1918 penduduk Medan tercatat sebanyak 43.826 jiwa yang terdiri dari Eropa 409 orang, Indonesia 35.009 orang, Cina 8.269 orang dan Timur Asing lainnya 139 orang.

Sejak itu Kota Medan berkembang semakin pesat. Berbagai fasilitas dibangun. Beberapa diantaranya adalah Kantor Stasiun Percobaan AVROS di Kampung Baru (1919), sekarang RISPA, hubungan Kereta Api Pangkalan Brandan – Besitang (1919), Konsulat Amerika (1919), Sekolah Guru Indonesia di Jl. H.M. Yamin sekarang (1923), Mingguan Soematra (1924), Perkumpulan Renang Medan (1924), Pusat Pasar, R.S. Elizabeth, Klinik Sakit Mata dan Lapangan Olah Raga Kebun Bunga (1929).

Secara historis perkembangan Kota Medan, sejak awal telah memposisikan menjadi pusat perdagangan (ekspor-impor) sejak masa lalu. sedang dijadikannya medan sebagai ibukota deli juga telah menjadikannya Kota Medan berkembang menjadi pusat pemerintah. sampai saat ini disamping merupakan salah satu daerah kota, juga sekaligus sebagai ibukota Propinsi Sumatera Utara.

Kota Medan Masa Penjajahan Jepang

Tahun 1942 penjajahan Belanda berakhir di Sumatera yang ketika itu Jepang mendarat dibeberapa wilayah seperti Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan khusus di Sumatera Jepang mendarat di Sumatera Timur.

Tentara Jepang yang mendarat di Sumatera adalah tentara XXV yang
berpangkalan di Shonanto yang lebih dikenal dengan nama Singapore, tepatnya mereka mendarat tanggal 11 malam 12 Maret 1942. Pasukan ini terdiri dari Divisi Garda Kemaharajaan ke-2 ditambah dengan Divisi ke-18 dipimpin langsung oleh Letjend. Nishimura. Ada empat tempat pendaratan mereka ini yakni Sabang, Ulele, Kuala Bugak (dekat Peurlak Aceh Timur sekarang) dan Tanjung Tiram (kawasan Batubara sekarang).

Pasukan tentara Jepang yang mendarat di kawasan Tanjung Tiram inilah yang masuk ke Kota Medan, mereka menaiki sepeda yang mereka beli dari rakyat disekitarnya secara barter. Mereka bersemboyan bahwa mereka membantu orang Asia karena mereka adalah saudara Tua orang-orang Asia sehingga mereka dieluelukan menyambut kedatangannya.

Ketika peralihan kekuasaan Belanda kepada Jepang Kota Medan kacau balau, orang pribumi mempergunakan kesempatan ini membalas dendam terhadap orang Belanda. Keadaan ini segera ditertibkan oleh tentara Jepang dengan mengerahkan pasukannya yang bernama “Kempetai” (Polisi Militer Jepang). Dengan masuknya Jepang di Kota Medan keadaan segera berubah terutama pemerintahan sipilnya yang zaman Belanda disebut “Gemeente Bestuur” oleh Jepang dirobah menjadi “Medan Sico” (Pemerintahan Kotapraja). Yang menjabat pemerintahan sipil di tingkat Kotapraja Kota Medan ketika itu hingga berakhirnya kekuasaan Jepang bernama Hoyasakhi. Untuk tingkat keresidenan di Sumatera Timur karena masyarakatnya heterogen disebut Syucokan yang ketika itu dijabat oleh T.Nakashima, pembantu Residen disebut dengan Gunseibu.

Penguasaan Jepang semakin merajalela di Kota Medan mereka membuat masyarakat semakin papa, karena dengan kondisi demikianlah menurut mereka semakin mudah menguasai seluruh Nusantara, semboyan saudara Tua hanyalah semboyan saja. Disebelah Timur Kota Medan yakni Marindal sekarang dibangun Kengrohositai sejenis pertanian kolektif. Dikawasan Titi Kuning Medan Johor sekarang tidak jauh dari lapangan terbang Polonia sekarang mereka membangun landasan pesawat tempur Jepang.

Kota Medan Menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia

Dimana-mana diseluruh Indonesia menjelang tahun 1945 bergema persiapan Proklamasi demikian juga di Kota Medan tidak ketinggalan para tokoh pemudanya melakukan berbagai macam persiapan. Mereka mendengar bahwa bom atom telah jatuh melanda Kota Hiroshima, berarti kekuatan Jepang sudah lumpuh. Sedangkan tentara sekutu berhasrat kembali untuk menduduki Indonesia.

Khususnya di kawasan kota Medan dan sekitarnya, ketika penguasa Jepang menyadari kekalahannya segera menghentikan segala kegiatannya, terutama yang berhubungan dengan pembinaan dan pengerahan pemuda. Apa yang selama ini mereka lakukan untuk merekrut massa pemuda seperti Heiho, Romusha, Gyu Gun dan Talapeta mereka bubarkan atau kembali kepada masyarakat. Secara resmi kegiatan ini dibubarkan pada tanggal 20 Agustus 1945 karena pada hari itu pula penguasa Jepang di Sumatera Timur yang disebut Tetsuzo Nakashima mengumumkan kekalahan Jepang. Beliau juga menyampaikan bahwa tugas pasukan mereka dibekas pendudukan untuk menjaga status quo sebelum diserah terimakan pada pasukan sekutu. Sebagian besar anggota pasukan bekas Heiho, Romusha, Talapeta dan latihan Gyu Gun merasa bingung karena kehidupan mereka terhimpit dimana mereka hanya diberikan uang saku yang terbatas, sehingga mereka kelihatan berlalu lalang dengan seragam coklat di tengah kota.

Beberapa tokoh pemuda melihat hal demikian mengambil inisiatif untuk menanggulanginya. Terutama bekas perwira Gyu Gun diantaranya Letnan Achmad Tahir mendirikan suatu kepanitiaan untuk menanggulangi para bekas Heiho, Romusha yang famili/saudaranya tidak ada di kota Medan. Panitia ini dinamai dengan “Panitia Penolong Pengangguran Eks Gyu Gun” yang berkantor di Jl. Istana No.17 (Gedung Pemuda sekarang).

Tanggal 17 Agustus 1945 gema kemerdekaan telah sampai ke kota Medan walupun dengan agak tersendat-sendat karena keadaan komunikasi pada waktu itu sangat sederhana sekali. Kantor Berita Jepang “Domei” sudah ada perwakilannya di Medan namun mereka tidak mau menyiarkan berita kemerdekaan tersebut, akibatnya masyarakat tambah bingung.

Sekelompok kecil tentara sekutu tepatnya tanggal 1 September 1945 yang dipimpin Letnan I Pelaut Brondgeest tiba di kota Medan dan berkantor di Hotel De Boer (sekarang Hotel Dharma Deli). Tugasnya adalah mempersiapkan pengambilalihan kekuasaan dari Jepang. Pada ketika itu pula tentara Belanda yang dipimpin oleh Westerling didampingi perwira penghubung sekutu bernama Mayor Yacobs dan Letnan Brondgeest berhasil membentuk kepolisian Belanda untuk kawasan Sumatera Timur yang anggotanya diambil dari eks KNIL dan Polisi Jepang yang pro Belanda.

Akhirnya dengan perjalanan yang berliku-liku para pemuda mengadakan berbagai aksi agar bagaimanapun kemerdekaan harus ditegakkan di Indonesia demikian juga di kota Medan yang menjadi bagiannya. Mereka itu adalah Achmad Tahir, Amir Bachrum Nasution, Edisaputra, Rustam Efendy, Gazali Ibrahim, Roos Lila, A.malik Munir, Bahrum Djamil, Marzuki Lubis dan Muhammad Kasim Jusni.

Oleh: listiaji | 21 Juli 2010

PENGURUSAN SURAT GIRIK MENJADI SERTIFIKAT


Masyarakat terutama yang awam hukum, banyak sekali yang menganggap bahwa girik merupakan bukti kepemilikan atas bidang tanah. Hal ini tidak sepenuhnya salah, sebab memang demikianlah kenyataannya. Dengan pandangan dan kenyataan seperti ini, pemegang girik merasa memiliki hak atas bidang tanah dan seringkali ‘malas’ mengurusnya menjadi sertifikat.

Berdasarkan pengalaman pribadi, sebetulnya tidak terlalu sulit untuk meng-Upgrade girik menjadi sertifikat. Terlebih untuk saat ini dimana Badan Pertanahan Nasional sedang giat-giatnya mensertifikasi tanah, tentu dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Untuk pengurusan sertifikat ini, setidaknya diperlukan waktu rata-rata 9 bulan. Adapun dokumen yang perlu dilengkapi adalah Asli Girik, Asli Akta Jual-Beli (dua dokumen ini diusahain tidak bermasalah), selebihnya dokumen pendukung seperti identitas pemohon (foto copy KTP), Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah, Surat Keterangan Kepala Desa/Kelurahan, IPEDA (dulu), PBB, dan dokumen pendukung lainnya. Dan satu lagi adalah Surat Kuasa apabila pengurusan dikuasakan kepada orang lain (selain pemohon).

Setelah dokumennya lengkap, prosedur dan alur pengurusannya setidaknya dapat digambarkan sebagai berikut:

Pertama, dokumen-dokumen yang disyaratkan diserahkan ke loket penyerahan berkas di kantor pertanahan setempat dan kemudian membayar biaya administrasinya. Disini pemohon akan mendapat Tanda Terima Berkas Permohonan dengan nomor dan tahun surat.

Kedua, petugas ukur (2 s.d 3 orang) dari BPN akan melaksanakan pengukuran bidang tanah bersangkutan dan petugas ini pula yang akan membuatkan peta bidang tanah pada folmulir isian yang ada di BPN.

Ketiga, setelah pengukuran, maka beberapa bulan kemudian dikeluarkan pengumuman terbuka oleh BPN. Pengumuman ini disampaikan ke kelurahan untuk diumumkan kepada masyarakat. Jangka waktu pengumuman ini ditetapkan selama 2 bulan.

Keempat, Bila tidak ada pihak yang mengajukan keberatan/sanggahan atas pengumuman tersebut, maka selanjutnya dikeluarkan Surat Ketetapan Kepala Kantor Pertanahan Setempat.

Kelima, selanjutnya masuk proses cetak setifikat (informasi yang penulis dapat sekitar 2 minggu). Dari prosedur 1 s.d 5 yang telah diuraikan diatas dikerjakan oleh Bagian Sekber BPN.

Keenam, bila tidak ada masalah, selanjutnya berkas diserahkan ke Kasi untuk dicek kelengkapan dokumennya dan diparaf pada beberapa bagian sertifikat yang sudah dicetak.

Ketujuh, bila tidak ada masalah, berkas diserahkan ke sekretaris Kepala Kantor Pertanahan untuk selanjunya ditandatangani oleh Kepala Kantor Pertanahan.

Kedelapan, bila sudah ditandatangani Kepala Kantor Pertanahan, selanjutnya sertifikat diregistrasi terlebih dahulu untuk diberikan nomor dan tahun penerbitannya.

Kesembilan, selanjutnya proses penyerahan sertifikat di loket penyerahan Kantor Pertanahan. Disini pemohon menyerahkan Tanda Terima Berkas Permohonan Asli, bila dikuasakan kepada orang lain, maka harus disertai dengan surat kuasa pengambilan setifikat.

Source : http://budiyana.wordpress.com/

Oleh: listiaji | 15 Juli 2010

MAHALNYA PASANG BARU PLN DI UNGARAN


Seiring dengan pembangunan rumah baru kami di Ungaran, Semarang, kemarin gw nelpon PLN UPJ Ungaran buat tanya info pemasangan listrik baru dengan daya 2.200VA. Si penerima telepon dengan rumitnya menjelaskan berbagai istilah teknis yang gw sendiri nggak tahu apa yang dia omongin. Setelah penjelasan yang bla .. bla .. bla .. akhirnya gw nanya apa sih persyaratan intinya, yang ternyata cuma copy KTP plus rekening tetangga terdekat. “Lalu biayanya berapa pak?”, beliau kembali menjawab kanan kiri atas bawah. “OK deh Pak, jadi biaya keseluruhan pemasangan jaringan listrik 2.200 VA itu berapa sih?”. Beliau menjawab, “ya sekitar 4 jutaan lah mas”. Dalam hati gw ngomong “Waks .. glek .. glek .. mahal banget, di Jakarta aja cuma 1,3 juta perak”. “Ya iyalah Pak, makasih buat infonya”. Seakan nggak percaya dengan angka yang disodorkan si petugas itu, selang 2 menit kemudian gw nelpon balik, “Halo Pak, saya tadi yang menelepon, saya cuma konfirmasi biaya pasang baru yang tadi pak, untuk 2.200VA, berapa ya Pak?”. Beliau menjawab, “ooo .. buat pemasangan baru untuk 2.200VA itu 3,7 juta mas”. Walah berubah lagi nih, langsung turun 300 ribu dalam 2 menit. “Iya deh makasih ya Pak, dengan siapa saya bicara?”. Beliau menjawab “Saya Y***”

Nggak puas dengan jawaban PLN UPJ Ungaran, karena apa setinggi itu biaya pasang baru di daerah dibanding Jakarta yang cuma 1,3 juta (itu juga udah termasuk uang rokok lho), akhirnya gw nelpon ke Call Centre PLN Distribusi Jateng dan DIY di 024-123. Oleh Mbak Novi, dijawab biayanya Rp. 1.878.200 yang rinciannya pemasangan instalasi Rp. 1.650.000, Uang Jaminan Langganan Rp. 222.200, plus meterai Rp. 6.000.

Ternyata harga berubah gak terjadi di PLN Ungaran saja, sehari kemudian di Call Centre 123 kata Mbak Uthe biayanya juga berubah, tapi kalo di Ungaran turun harga sedikit, disini naik tipis jadi total Rp. 1.9 juta perak.

Waduh .. waduh .. harga kok fluktuatif amat kayak harga saham di bursa …

Oleh: listiaji | 7 Juni 2010

TEMPAT WISATA MENARIK DI BATU, MALANG


Kota Wisata Batu “De Kleine Switzerland” 

Saat orang menyebut buah apel, udara sejuk, dan pesona alam nan indah pasti ingatannya akan tertuju pada Kota Wisata Batu. Ikon itu pula yang membedakan Kota Wisata Batu dengan kota lain di Indonesia. Secara geografis, kota di Provinsi Jawa Timur ini berada pada ketinggian antara 680-1700 meter di atas permukaan air laut dengan suhu udara berkisar antara 15-19 derajat celcius. Tepatnya di sebelah barat Kota Malang dengan jarak kurang lebih 19 km. Jika bertolak dari Kota Surabaya, perjalanan ke Kota Wisata Batu butuh waktu kurang lebih 2 jam. 

De Kleine Switzerland (Swiss Kecil di Pulau Jawa), begitu dulu orang Belanda menyebut kota nan elok itu. Mereka suka pergi ke Batu jika sedang kangen dengan kota terindah di dunia yakni Swiss. Menurut mereka, hanya satu yang tidak ada di Kota Batu dibandingkan dengan Swiss yakni salju !.

Banyak hal yang bisa Anda jumpai di kota yang berdiri di atas bukit ini. Jika ingin mengajak putra-putri anda rekreasi sambil belajar Anda bisa berkunjung ke Jatim Park dan menikmati aneka wahana pendidikan yang disediakan. Jangan hanya puas menikmati hiburan yang disediakan Jatim Park karena Anda bisa membawa anggota keluarga mengunjungi Taman Wisata Selecta. Di sini juga menyediakan arena bermain, berenang, sepeda air dan ekowisata berupa hutan pinus.

Puas menikmati aneka wahana di dua obyek wisata ini, ada baiknya istirahat sejenak untuk sekedar melepas lelah. Tak usah bingung, karena di Batu tersedia sarana penginapan yang nyaman mulai villa hingga hotel berbintang empat dengan tarif yang sangat terjangkau. Jangan lupa, malam harinya anda bisa kongkow bersama keluarga sambil menikmati kopi hangat dan jagung bakar khas Kota Batu di kawasan Payung. Atau sebelum ke Payung Anda bisa membawa keluarga menjelajahi wahana unik di Batu Night Spectacular (BNS). Di obyek wisata ini selain bisa menikmati aneka wahana unik seperti taman lampion dan aneka wahana permainan menantang, Anda juga bisa menikmati pemandangan suasana malam dari dataran tinggi.

Setelah puas berkeliling kota, Anda bisa menikmati hawa dingin pegunungan di berbagai obyek wisata yang tersebar di daerah pinggiran Kota Wisata Batu. Antara lain Pemandian Air Panas Songgoriti, Pemandian Air Panas Cangar, Air Terjun Coban Rais dan Coban Talun. Ada pula obyek wisata sejarah seperti Candi Renggo, Patung Ganesha, dan Junggo. Bagi yang menginginkan kegiatan ekstrim, bisa menikmati wisata pendakian di Gunung Panderman, Gunung Banyak dan Gunung Arjuno.

Anda juga bisa melihat peninggalan Jepang dengan mengunjungi Gua Jepang di Cangar dan Tlekung. Masing-masing menawarkan keekstremannya melalui kegiatan mountain hiking serta caving. Bagi pecinta olah raga yang menguji adrenalin, Kota Wisata Batu juga menyediakan olah raga rafting dan paralayang. Dengan pilihan yang begitu banyak, tentu tidak susah bagi anda untuk merencanakan kegiatan selama berlibur di Kota Wisata Batu.

Tidaklah sulit untuk mencapai Kota Wisata Batu. Kota ini bisa dicapai melalui darat maupun udara, dengan menggunakan kereta api, pesawat maupun kendaraan bermotor. Jika menggunakan transportasi umum, jalur utama berakhir di Terminal Arjosari, jalur selatan di Terminal Gadangm, dan jalur barat di Terminal Landungsari. Bila anda turun di terminal atau stasiun dan ingin langsung menuju Kota Wisata Batu, anda bisa naik mikrolet atau taksi. Semua mikrolet atau angkutan dalam wilayah Kota Malang dan Batu menggunakan inisial tujuan sebagai penanda jurusan. Sebagai contoh, AD untuk jurusan Arjosari-Dinoyo, GL untuk Gadang-Landungsari, AL untuk Arjosari-Landungsari, dan AG untuk Arjosari-Gadang.

Memang kalau berpergian dengan angkutan umum, anda harus berganti angkutan beberapa kali. Tapi jangan khawatir, jalur darat di Malang-Batu kualitasnya bagus. Jalannya beraspal mulus. Namun, perhatikan lalu lintas cukup padat terutama di hari-hari libur. Hati-hati juga, jalur menuju Kota Wisata Batu banyak dipenuhi tikungan. Dari terminal Arjosari maupun Terminal Gadang Anda mencari angkutan umum jurusan terminal Landungsari. Dari Terminal Landungsari Anda tinggal melanjutkan perjalanan dengan mikrolet jurusan Batu.

Untuk pengguna kereta api, Anda akan turun di Stasiun Kota Malang yang berada di tengah Kota. Dari stasiun itu Anda tinggal mencari mikrolet yang menuju Terminal Landungsari. Atau jika tidak ingin ribet, anda bisa naik taxi atau mencarter angkutan umum dengan tarif yang pasti terjangkau. Begitu juga dengan anda yang naik pesawat. Dari Bandara Lanud Abdulrahman Saleh Anda tinggal naik taxi yang tersedia dan langsung menuju Kota Wisata Batu. Sampai di Batu tidak perlu bingung mencari obyek wisata yang akan dituju karena peta lokasi semua obyek wisata terpampang di beberapa sudut kota. Anda tinggal memilih obyek wisata mana yang pertama kali akan dituju.

Air Terjun Coban Rais 

Satu lagi obyek wisata yang menjadi andalan Kota Wisata Batu. Sensasi air terjun Coban Talun dan Coban Rais yang tak hanya indah dilihat dari kejauhan. Wisata alam yang terletak di dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, ini juga lebih eksotis jika dilihat beberapa jengkal dari lokasi jatuhnya air dengan ketinggian sekitar 75 meter itu. Gemuruh suara benturan air dengan batu-batu cadas dibawahnya menambah sensasi semburan air terjun yang terasa seakan mengguyur sekujur tubuh. Berada di lokasi yang agak berjauhan dengan lokasi jatuhnya air pun akan tetap bisa merasakan sensasi ini. Bedanya, suara gemuruh itu hanya terdengar agak lirih.
Air Terjun Coban Talun Memang, untuk menikmati sensasi semburan air terjun Coban Talun maupun Coban Rais Anda harus bersabar menunggu beberapa saat hingga ada hembusan angin. Angin itu akan membawa butiran-butiran air terjun ke sekeliling lokasi air terjun yang berdiameter kurang lebih 15 meter. Jika anda amati dengan seksama pemandangan di sekitar lokasi air terjun ini akan bertambah elok karena selain bisa menikmati gemuruh deburan air terjun, anda juga bisa menyaksikan banyak pelangi. Pemandangan pelangi aneka warna itu akan bisa disaksikan di setiap sudut. 

Untuk mencapai kawasan ini memang tidak mudah. Selain dituntut kehati-hatian, juga diperlukan tenaga ekstra. Pengunjung harus melewati aliran sungai dan menembus perbukitan yang tajam dan berkelok. Jalan setapak menuju lokasi amat sempit, licin dan curam. Sementara di kiri kanan jalan setapak sepanjang 2 km itu dikelilingi jurang. Begitu melintasi kawasan ini sesekali anda harus berpegangan dahan dan rumput liar yang tumbuh.

Air Panas Cangar

Wisatawan benar-benar akan dibuat kerasan berlama-lama berada di wisata pemandian air panas Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo Cangar. Di obyek wisata yang terletak di Dusun Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, ini wisatawan bisa berendam hingga berjam-jam di kolam air hangat. Untuk masuk di kawasan wisata alam ini, anda cukup membayar Rp. 2.700 per orang. 

Berbekal tiket ini, Anda bisa menikmati semua potensi wisata di kawasan ini. Tidak hanya kolam air hangat, anda pun bisa menikmati suasana alam sekitar yang masih perawan. Anda tidak perlu kaget menyaksikan aneka satwa hutan seperti monyet yang masih bisa hidup bebas. Satwa-satwa ini bebas bergelantungan di beberapa dahan pohon. Aksi para monyet ini tentu menjadi hiburan pelengkap berwisata pemandian air panas Cangar.

Selain bisa menikmati sensasi Air Terjun Coban Talun, Coban Rais lalu berendam di air panas Cangar, Anda juga bisa menelusuri rimbunnya Tahura Raden Soeryo. Kawasan ini sangat cocok untuk berkemah (camping). Disini anda juga bisa melihat dari dekat sumber mata air Arboretum yang menjadi penghidupan masyarakat di 14 Kota/Kabupaten di Jawa Timur. Di Arboretum, Anda bisa melihat secara langsung koleksi aneka tanaman langka dan Padang Rumput Lalijiwo yang terhampar luas seakan tanpa batas.

Hash

Kota Wisata Batu juga memperkenalkan wisata jalan sehat hash dengan rute mengelilingi area perbukitan. Sebelum olahraga alam ini diperkenalkan secara resmi ke publik, banyak kelompok hash di Malang dan Jawa Timur yang memanfaatkan Kota Wisata Batu sebagai lokasi perjalanan hobi mereka. Di rute hash sepanjang kurang lebih 8 km itu para hasher bisa menikmati pemandangan alam yang indah sambil sesekali bertegur sapa dengan warga desa di sebagian jalur hash.
Selecta Ini adalah obyek wisata paling legendaris di Kota Wisata Batu. Tempat wisata yang didirikan oleh seorang warga negara Belanda Ruyter de Wildt, pada tahun 1930 ini menyuguhkan suasana yang menawan. Hamparan bunga-bunga, yang tertata apik, layaknya bunga-bunga di Belanda. Hawa pegunungan nan sejuk membikin pengunjung tak mau segera meninggalkan Selecta yang dalam bahasa Belanda Selective berarti pilihan. 

Terletak di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, Selecta dikelilingi gunung-gunung. Ada gunung Arjuno, Welirang, dan Anjasmoro. Untuk menuju ke sana, dapat ditempuh dalam waktu 1 jam dari Kota Malang dan 3 jam dari Kota Surabaya. Ketinggian Selecta dari permukaan laut 1.150 m dpl, dengan suhu udara berkisar antara 15 – 25 derajat celcius dan kedinginan air berkisar 18 derajat celcius.

Area wisata ini sempat mengalami pembumi hangusan dan mengalami kerusakan pada jaman revolusi. Selanjutnya, pada tahun 1950 dibangun kembali oleh 47 tokoh masyarakat yang dikenal sebagai pendiri Selecta. Mereka adalah warga pribumi yang bergotong-royong untuk membangun Selecta.

Pada awal masa kemerdekaan, Selecta menjadi tempat wisata dan peristirahatan pilihan bagi semua lapisan masyarakat negeri ini. Mulai dari rakyat biasa hingga elite politik termasuk Bung Karno dan Bung Hatta.

Dari masa kemerdekaan hingga masa sekarang, Selecta tetap mempertahankan tatanan sebagai tempat wisata eksotis yang indah dan sejuk, sehingga tetap menjadi tujuan wisata pilihan bagi semua lapisan masyarakat negeri ini dan wisatawan mancanegara. Bahkan Selecta telah mengembangkan diri menjadi taman rekreasi dengan fasilitas yang lengkap tanpa mengurangi nilai sejarah dan keasriannya.

Sekarang, Selecta tidak hanya mempunyai kolam renang dengan air pegunungan yang segar dan jernih, tetapi juga dilengkapi taman bunga yang luas dan indah serta taman bermain anak dengan segala fasilitas bermain untuk anak, termasuk becak mini dan mobil mini. Kolam perahu dengan fasilitas perahu kano dan sepeda air, arena jogging seluas 6 hektar dan arena untuk berkuda serta tempat outbound yang ideal.

Ketika memasuki areal taman rekreasi Selecta, pengunjung dapat dengan mudah mendapatkan tempat parkir, karena luas tempat parkir mencapai 3 hektar dan sebuah masjid yang representatif di areal tersebut. Begitu turun dari kendaraan, pengunjung disuguhi aquarium dalam ukuran yang sangat besar dipenuhi berbagai macam ikan air tawar dan sebuah gua unik yang bernama gua singa.

BNS (Batu Night Spectacular) 

Menginap di Kota Wisata Batu saat ini dipastikan akan terasa beda. Malam hari anda bisa menikmati suguhan wisata paling spektakuler di Jawa Timur di Batu Night Spectacular (BNS). Obyek wisata yang berlokasi di Desa Oro-oro Ombo ini menyajikan aneka wahana yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga anda. Ada puluhan wahana yang tidak akan bisa Anda lupakan setelah menikmatinya seperti galeri hantu, slalom tes, sepeda udara tertinggi, lampion garden, dan trampoline. Di obyek wisata ini anda juga bisa menguji adrenalin dengan mencoba beberapa wahana seperti drag race, mouse coaster, dan beberapa permainan lain. Banyak juga wahana yang khusus disediakan untuk anak-anak seperti kids zone yang terdiri dari 25 macam. 

Selain berbagai wahana menarik, keunikan BNS juga didukung letaknya yang sangat strategis di dataran tinggi. Dari obyek wisata mala mini anda bisa menikmati pemandangan alam Kota Malang dan sekitarnya dengan lebih sempurna. Gemerlap lampu di kawasan Malang Raya malam hari akan mengiringi suasana kongkow anda di beberapa kafe yang tersedia. BNS juga menyiapkan beberapa wahana yang unik yang rugi kalau dilewatkan seperti lampion garden, galeri hantu, cinema empat dimensi, sirkuit go kart terpanjang, layar sepanjang 50 meter di area food court, dan air mancur menari.

Usai menikmati beragam wahana yang disediakan di areal seluas 3 ribu meter persegi ini, silahkan anda menuju night market. Arealnya tak hanya sekedar menjajakan beragam kebutuhan dan oleh-oleh khas. Tetapi, juga berbagai kebutuhan lainnya.

Di ujung night market, ada ratusan kursi berjajar yang disediakan bagi pengunjung di areal food court. Ada banyak pilihan menu minuman maupun makanan di area ini. Tinggal pilih minuman dingin atau panas. Begitu halnya makanan. Banyak menu yang bisa dipilih sesuai selera.

Kenikmatan di food court bukan hanya pada menu makanan atau minumannya. Tetapi juga sajian yang diberikan saat pengunjung menikmati makanan maupun minuman. Ditengah-tengah menikmati hidangan, manajemen BNS akan menyajikan show time. Ada panggung musik yang menghadirkan musik-musik terbaru.

Yang tak kalah menarik, saat show time ini adalah sajian dancing fountain (air mancur menari). Konsentrasi pengunjung pada makanan maupun minuman dijamin buyar. Tarian air mancur diiringi permainan lampu warna-warni itu mampu memaksa mata pengunjung tertuju ke liukan air. Air mancur itu terlihat cukup lihai menari mengikuti lantunan lagu. Dari lagu instrumental, pop rock, hingga dangdut koplo.

Puas menyaksikan tarian air mancur, pengunjung masih disuguhi dengan pertunjukan outer journey (keliling angkasa luar) lewat laser show di layar raksasa. Pertunjukan outer journey ini memberi sensasi tersendiri bagi pengunjung. Dengan layar 50 meter di atas kita, pengunjung serasa diajak keliling angkasa. Kadang pula, kita dikagetkan dengan helikopter animasi yang seakan berjalan di atas kita. Seru!

Jatim Park  

Wisata paling dikunjungi di Kota Wisata Batu saat ini adalah Jawa Timur Park (Jatim Park). Maklum obyek wisata yang berada di lereng Gunung Panderman ini adalah yang termodern dan terbaik di Kota Wisata Batu. Wahana permainannya banyak dan pemandangannya juga indah. Selain itu hawa yang sejuk menjadikan tempat wisata yang berada di ketinggian 850 dpl itu sangat cocok untuk orang-orang yang datang dari daerah panas. 

Konsep wisata yang menempati lahan 11 hektar itu memadukan secara serasi konsep pendidikan (education) dan konsep pariwisata (tourism) dalam satu ruang dan waktu. Obyek wisata terbesar di Batu ini mampu menjadi sarana penyebaran informasi tentang khazanah ilmu dan teknologi (iptek) yang dipresentasikan melalui hadirnya wahana seperti galeri belajar (seperti biologi, kimia, matematika, dan fisika). Di sana juga tersedia stadium galeri belajar yang mampu menampung 300 siswa.

Galeri belajar ini dilengkapi lembar panduan belajar siswa dan kelengkapan alat peraga ilmu terapan baik indoor maupun outdoor yang didukung oleh PLN, Telkom, Rimba Raya dan sejumlah universitas terkemuka negeri maupun swasta di Jawa Timur.

Untuk memperkaya khasanah kebudayaan bangsa, Jatim Park juga menyediakan galeri etnik nusantara dan anjungan Jawa Timur. Konsep galeri nusantara dan galeri Jawa Timur tersebut mirip dengan konsep Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berskala kecil. Tidak hanya itu, di Jatim Park pula pengunjung bisa menyaksikan berbagai kekayaan flora dan fauna.

Dengan demikian, konsep wisata ini sangat cocok untuk wisata keluarga dan anak-anak sekolah. Mereka bisa belajar sepuasnya dengan sejumlah wahana pendidikan yang ada. Jatim Park juga sangat pas untuk anak-anak usia TK, karena di sana juga tersedia kolam renang yang luas dan jernih.

Bukan hanya itu, letaknya di ketinggian, panorama yang bisa disaksikan dari lokasi Jatim Park juga sangat menarik. Karena bisa memandang hamparan pemandangan indah Kota Wisata Batu dan Malang dari atas.

Pengunjung bisa sepuasnya menikmati segala permainan yang ada di dalamnya. Jika sudah lelah berjalan-jalan dan ingin menikmati makanan yang lezat pengunjung bisa makan sepuasnya di food court yang ada. Lokasinya yang luas dan bersih membikin pengunjung bisa nyaman beristirahat sambil makan-makan.

Tirta Nirwana Bagi anda yang biasa menghabiskan waktu dengan berenang sangat disayangkan jika tidak sempat mampir ke Tirta Nirwana Songgoriti. Di sini anda akan mendapat kepuasan yang beda. Obyek wisata yang merupakan satu kesatuan dengan obyek wisata Songgoriti ini menyediakan aneka wahana yang menarik. Begitu masuk obyek wisata ini anda tinggal pilih mau langsung berenang atau mencoba permainan menarik seperti sepeda air. Tetapi kalau ingin bersantai dulu untuk sekedar melepas lelah karena telah berkeliling obyek wisata di Kota Batu, anda tinggal melangkah lurus dari pintu masuk menuju kebun santai yang berada di samping kolam renang. Kebun ini dilengkapi tempat kongkow. Dari kebun ini anda juga bisa melihat panorama pegunungan sekitar dan menghirup udara sejuk. Kesejukan kebun ini semakin lengkap dengan kehadiran patung beberapa satwa langka di sejumlah titik. Anda bisa memanfaatkan patung-patung itu untuk berfoto bersama orang-orang tercinta. 

Jika anda pergi ke tempat ini dengan membawa anggota keluarga, anda bisa membagi waktu untuk menikmati semua wahana yang disediakan. Putra-putri anda bisa langsung berenang di kolam khusus bagi anak-anak. Tidak perlu khawatir, di kolam renang ini putra-putri anda akan aman. Anda cukup mengawasinya dari kejauhan. Kolam renang ini didesain sedemikian rupa sehingga sangat nyaman dan aman untuk anak-anak. Setelah puas bersantai ria anda bisa langsung menuju kolam renang dewasa yang letaknya bersebelahan langsung dengan kolam renang anak-anak. Jadi, anda juga bisa memantau langsung aktivitas putra-putri anda sambil berenang.

Setelah puas berenang dan menikmati wahana yang ada, anda tidak perlu cepat-cepat pulang. Di lokasi wisata ini tersedia berbagai macam aksesoris yang bisa anda bawa pulang sebagai oleh-oleh. Untuk mendapatkannya, anda tidak perlu berjalan jauh ke tempat lain. Di sana tersaji lengkap mulai hasil kerajinan sampai pasar bunga aneka jenis. Tentunya, anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Harganya lebih murah dari Kota Wisata yang lain. Selain bisa menikmati semua wahana menarik di lokasi ini, anda juga bisa berlama-lama di sini untuk sekedar menikmati panorama pegunungan dan menghirup udara sejuk. Anda bisa menyaksikan pemandangan ini dengan sempurna dari semua titik. Eksotisme wisata ini sangat sayang untuk dilewati.

Mendaki Gunung Panderman

Gunung PandermanDi Kota Wisata Batu tidak hanya menyediakan wisata rekreasi, tetapi ada juga jalur wisata mendaki Gunung Panderman. Gunung ini sudah amat dikenal hingga ke Negeri Belanda. Maklum nama Panderman diambilkan dari nama orang Belanda Van Der Man yang mengagumi gunung tersebut. 

Untuk mendaki dengan berjalan cepat hingga ke puncak hanya butuh waktu sekitar dua jam. Bagi pemula mungkin antara tiga sampai empat jam. Meski banyak jalan menanjak tetapi jarak dari kaki gunung hingga ke puncak tidak terlalu jauh.

Jika sampai ke puncak gunung, pendaki bisa menikmati indahnya pemandangan Kota Wisata Batu dan Kota Malang secara lengkap. Jika sampai puncak malam hari, akan terlihat hamparan sinar lampu kerlap kerlip nan mempesona. Dijamin bagi yang sedang berada di puncak tak ingin segera turun.

Setiap malam minggu dan hari libur banyak sekali wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang camping di lereng-lereng gunung itu. Mereka membawa tenda-tenda kecil untuk pelindung saat tidur.

Untuk naik gunung ini dari Kota Malang bisa naik bus lalu minta diturunkan di pertigaan Desa Pesanggrahan. Lalu berjalan kira-kira dua kilometer ke arah barat, dari sana suasana pegunungan mulai terasa.

Kawasan pertama yang akan dilalui jika ingin mendaki adalah kawasan Latar Ombo. Di sini biasa digunakan untuk berkemah sejumlah pendaki. Di sini juga ada sumber air yang jernih yang bisa dipakai cuci muka, mandi kalau mau, dan area di sekitarnya, bisa digunakan untuk memasak bagi pendaki yang akan meneruskan perjalanan naik atau turun. Di pos ini suasananya semakin indah. Gemericik air gunung yang jernih mampu menenangkan hati yang gundah. Sementara, dari situ juga bisa melihat kerlap kerlip sebagian lampu di Kota Wisata Batu. Suara alamnya mampu menggeser bisikan-bisikan setan yang membuat hati gelisah.

Setelah Latar Ombo, ada pos kedua yang bisa dijadikan istirahat sejenak. Pos itu namanya Watu Gede. Di kawasan ini ada batu besar, dari sini pula bisa menikmati pemandangan di bawah dengan cukup lengkap. Meski belum sampai puncak, pos ini sangat menakjubkan.

Bagi pendaki yang ingin membawa oleh-oleh bunga Edelweis, bisa mencari di beberapa semak dan lereng. Meski saat ini semakin jarang, bagi yang beruntung masih mungkin mendapatkan bunga keabadian tersebut.

Outer Journey dari Gunung Banyak

Gunung Banyak tak hanya menjadi obyek wisata yang menarik karena keindahan alamnya. Letaknya di perbatasan wilayah Kota Wisata Batu dan Kabupaten Malang ini juga serasa bisa menjadi tempat untuk menikmati “outer journey”. Ratusan ribu titik lampu warna warni menjadi sajian utama Gunung Banyak di malam hari. Pijaran titik lampu yang berjajar membuat semacam garis tak beraturan seolah hanya tampak seperti cahaya lilin. Sebagian besar titik lampu seukuran terlur puyuh tampak seakan diam. Sebagian lagi bergerak. 

Itulah pemandangan yang disajikan Gunung Banyak pada malam hari. Gunung ini terletak di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, dan berbatasan langsung dengan Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Tinggi gunung kurang lebih 1.300 meter diatas permukaan laut (dpl). Keindahan pemandangan di daratan itu tak selalu tampak. Untuk menikmatinya juga terkadang harus menunggu beberapa saat. Karena, tidak jarang di tengah menikmati keindahan, tiba-tiba kabut turun menyelimuti kawasan ini. Jika sudah begini, semuanya kembali menjadi putih, dan sesekali juga gelap.

Paralayang

Kota Wisata Batu tak hanya menjanjikan keindahan pemandangan alam tetapi juga menjadi salah satu jujugan para paraglider atau pecinta olah raga paragliding (paralayang). Para pecinta olah raga yang cukup memompa adrenalin itu memulai kegiatannya dari atas Gunung Banyak. Kawasan Gunung Banyak sebenarnya sudah cukup lama dikenal sebagai kawasan yang indah untuk olahraga dirgantara ini. Namun, secara resmi penggunaan kawasan tersebut sebagai kawasan paralayang pada 20 juni 2000 lalu. Saat itulah kawasan Gunung Banyak ini diresmikan menjadi wanawisata dirgantara. Peresmiannya bertepatan dengan pelaksanaan PON VI Jatim ditandai dengan pembuatan prasasti yang ditandatangani Ketua Umum Federasi Aero Sport Indonesia Marsekal TNI Hanafi Asnan. 

Kawasan ini sengaja dipilih karena cocok sebagai pusat olahraga Paralayang, para atlet bisa terbang berkeliling sambil mengintip pemandangan alam dari udara. Setelah berputar-putar di udara, mereka mendarat di kawasan Songgoriti, Kota Wisata Batu. Lokasi ini tidak hanya dimanfaatkan para pecinta paralayang di Malang Raya bahkan atlet nasional tetapi juga wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Bahkan, di kawasan ini juga kerap dijadikan even paralayang mulai tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Biasanya, kawasan ini baru ramai dikunjungi para pecinta paralayang pada bulan Juni hingga Oktober. Rencananya, di kawasan ini juga akan digelar atraksi penerbangan paralayang di malam hari. Tentunya, kegiatan ini akan menjadi kemasan wisata yang menarik dan unik. Bagi pengunjung yang ingin menyaksikan atraksi para atlet paralayang baik dari lokasi pendaratan di kawasan Songgoriti maupun dari lokasi pemberangkatan di atas Gunung Banyak tidak perlu khawatir. Di lokasi ini juga tersedia banyak fasilitas pendukung mulai gardu pandang, warung makanan, hingga tempat singgah yang layak.

Downhill

Selain Gunung Banyak, di Batu ada satu lagi gunung yang digunakan sebagai medan olahraga ekstrim. Gunung itu adalah Gunung Klemuk. Lokasinya di Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kota Wisata Batu. Sejak 2004, gunung ini dijadikan lintasan olahraga bernyali yaitu sirkuit balap sepeda turun bukit (downhill). Lintasan yang memiliki panjang 1,2 kilometer di gunung ini memang cukup menantang bagi seorang pembalap. 

Lintasan yang terus menurun menelusuri bukit memang cocok bagi pembalap yang ingin mengadu nyali. Karena itu, jika tak lihai menaiki sepeda Mountain Bike (MTB), jangan coba-coba melewati trek ini agar tidak celaka. Karena di lintasan yang cukup curam itu di sisi kanan-kirinya terdapat jurang yang cukup dalam dan membahayakan sang pembalap jika tidak benar-benar hati-hati. Namun jangan khawatir, para pembalap pemula yang ingin mencoba lintasan ini disediakan lintasan khusus tepatnya 500 meter sebelum finish. Melewati lintasan yang khusus disiapkan untuk pemula ini lebih aman karena lokasinya relatif agak jauh dari jurang.

Arung Jerang (Rafting)

Kota Wisata Batu tidak hanya menyajikan wisata ekstrim paralayang dan downhill. Ada tujuan wisata yang tak kalah menantang, yakni rafting atau arung jeram. Namanya Kaliwatu Rafting yang menyusuri aliran Sungai Brantas di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu. 

Arung jeram di aliran sungai ini terhitung cukup menarik dan menantang. Selain aliran sungainya yang deras, juga banyak ditemui bebatuan dalam ukuran besar di sepanjang aliran sungai ini. Mengikuti rafting di aliran sungai Brantas ini memang bisa membuat jantung berdenyut keras. Bukan saja karena benturan dengan bebatuan sungai, tapi juga efek terjun mengikuti arus sungai yang deras. Sensasi yang ditimbulkan pun beragam. Kadang meliuk seperti ular, kadang pula bergoyang.

Untuk mencapai lokasi rafting ini tidaklah sulit. Kaliwatu rafting yang dikelola dengan konsep pemberdayaan masyarakat itu terletak di tengah perkotaan. Dari alun-alun Kota Wisata Batu hanya berjarak sekitar 2 kim. Dari jalan raya Desa Pandanrejo, hanya berjarak sekitar 500 meter. Untuk mencapai kawasan ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki melewati pematang sawah.

Wisata Agro Di Kota Wisata Batu anda juga bisa menikmati wisata agro. Mulai petik apel, petik strawberry, jeruk dan sayur-mayur. Wisatawan juga bisa memilih aneka bunga. Wisata petik apel langsung dari pohon dapat ditemui di wilayah Desa Punten, Desa Bumiaji, Sidomulyo dan sekitarnya. Atau, kalau ingin yang dekat dengan hotel bisa di kawasan wisata Kusuma Agro. 

Memetik apel langsung dari pohonnya memiliki kenangan sendiri yang tak terlupakan, karena memetik apel tidak sembarangan memetik. Bukan hanya acara memetik, pengunjung juga akan diterangkan tentang ciri-ciri apel yang sudah tua dan masih muda. Karena bentuk besar bukan berarti tua. Dengan memetik apel itulah pengetahuan tentang apel akan bertambah. Dan ingat, wisata memetik apel di Indonesia hanya ada di Batu jadi sangat disayangkan jika datang ke Batu tanpa mencoba sensasi petik apelnya.

Puas memetik apel, anda bisa berpindah untuk berbelanja bunga. Di Kecamatan Bumiaji, mulai dari Desa Punten, dan Pandanrejo banyak ditemukan penjual bunga. Termasuk di Desa Gunungsari Kecamatan Batu, banyak lahan bunga yang dikelola petani.

Karena kawasan ini terkenal pusat budidaya bunga, sampai-sampai ada jalan yang khusus dinamakan Jl Bukit Berbunga. Begitu masuk jalan tersebut wisatawan akan langsung disambut oleh warna-warni bunga yang berjajar rapi di kanan-kiri jalan. Jika anda tergesa-gesa bisa turun di pinggir jalan sejenak dan memilih bunga, lalu pergi lagi. Tetapi jika ada waktu luang, lebih baik menelusuri kampung-kampung di sana yang dipenuhi dengan bunga-bunga nan mempesona…

Lalu, beristirahatlah di Pasar Bunga di Desa Sidomulyo. Di sana anda tidak hanya bisa memilih bunga sepuas-puasnya tetapi juga bisa menikmati pemandangan nan indah. Hamparan bunga dengan latar gunung-gunung.

Selain bisa melakukan petik apel dan bunga dari pohonnya langsung, ada satu lagi wisata yang dijamin akan membuat anda terkesan yakni perah susu. Dengan potensi sapi perah yang luar biasa, Kota Wisata Batu menjadi salah satu kota pemasok susu segar ke beberapa perusahaan susu instan di Indonesia seperti Nestle. Ada beberapa daerah di Kota Wisata Batu yang menjadi pusat peternakan sapi perah antara lain Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, dan Desa Oro-oro Ombo.

Di pusat peternakan sapi perah ini anda tidak hanya bisa menyaksikan bagaimana para peternak memerah susu, anda pun bisa praktek langsung cara memerah susu dengan bimbingan para peternak setempat. Tentunya, hal ini akan menjadi pengalaman tersendiri yang akan terus berkesan dalam hidup anda.

WIsata Kuliner 

Saat anda capek keliling Kota Wisata Batu menelusuri keelokan wisatanya, anda tidak perlu susah payah mencari pusat kuliner untuk mengisi perut yang kosong. Banyak lokasi kuliner yang siap menanti kedatangan anda. Bahkan, suasana di pusat-pusat kuliner di Kota Wisata Batu tidak hanya pas untuk mengisi perut yang kosong tetapi juga sangat cocok untuk melepas lelah. Salah satunya, di Warung Bambu yang berlokasi di Jl Raya Selecta, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Di warung lesehan ini rasa lelah anda akan benar-benar hilang. Selain menyediakan menu spesial, datang ke warung seakan menemukan kesejukan baru. 

Sambil menyantap gurami bakar yang menjadi menu spesial, di sini anda akan dimanja dengan ikan-ikan koi yang siap memijat kaki anda. Maklum, di warung ini memang dikelilingi kolam ikan yang berisi ribuan koi besar dan kecil.

Untuk bermain dengan ikan-ikan itu anda tinggal membeli pakan ikan yang disediakan pemilik warung dalam bungkus plastik kecil seharga Rp. 1.000 per bungkus. Dengan menaburkan beberapa pakan ke kolam, ikan-ikan itu akan bergegas menghampiri anda. Saat ikan-ikan itu mulai berdatangan, segera julurkan kaki anda ke kolam. Begitu ikan menghampiri pakan yang anda sebarkan, anda akan merasakan kaki seakan dipijat refleksi oleh gerakan ikan yang berebut pakan.

Suasana ini memang sangat pas untuk melepas lelah dan mengisi perut kosong. Gemericik sumber mata air yang sangat jernih dan alami menambah kepuasan menikmati gurami bakar yang menjadi menu spesial lesehan ini. Menikmati gurami bakar di lesehan ini akan terasa beda dengan di tempat lain. Ini bukan semata-mata karena suasananya yang sangat mendukung tetapi karena ikan yang dimasak benar-benar masih segar.

Pusat kuliner lain yang juga sangat terkenal di Kota Wisata Batu adalah Payung. Kawasan ini menjadi tempat favorit para muda-mudi yang sekedar ingin melepas penat. Di sepanjang jalan di Payung terdapat ratusan kafe yang menyediakan makanan khas, jagung bakar, roti bakar dan mie. Meski banyak juga yang menyediakan nasi.

Lokasinya berada di pinggir jalan utama Batu-Pujon sekitar tiga kilometer sebelah barat Kota Wisata Batu. Kafe-kafe di kawasan ini dibikin lesehan yang dikotak-kotak sehingga tempat antara para pengunjung di sekatan kotak itu tidak saling mengetahui. Tempat itulah yang paling favorit dikunjungi pasangan muda-mudi.

Sambil beristirahat di kafe-kafe itu anda juga bisa menikmati pemandangan Kota Wisata Batu dari atas. Hawa dingin dan berkabut membuat suasana di Payung menjadikan kesan tersendiri bagi pengunjung. Sambil makan jagung bakar ditemani kopi atau susu hangat dijamin anda akan betah menghabiskan waktu di kafe-kafe di Payung tersebut.

Selain dua lokasi kuliner diatas, banyak restoran di Kota Wisata Batu yang siap menyambut wisatawan dengan aneka masakan khas seperti Warung Sate Kelinci di Jl Raya Beji Kota Wisata Batu. Di sepanjang Jl Raya Beji ini juga terdapat restoran lain yang juga menyajikan aneka masakan khas seperti Rest Ba-Be. Di beberapa sudut kota juga bertebaran warung dan restoran antara lain Rumah Makan Khas Jawa, Batu Suki, dan Grand Pallem. Puluhan pusat kuliner yang tersebar di beberapa sudut Kota Wisata Batu ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, khususnya pada hari-hari libur.

Aneka Kerajinan Khas Batu 

Kota Wisata Batu juga terkenal sebagai kota sentra kerajinan di Jawa Timur. Di kota wisata ini berkembang aneka kerajinan khas seperti batik di Desa Sisir Kecamatan Batu. Di Batu terdapat tiga sanggar batik yakni Sanggar Butik Olive Batik, Raden Wijaya dan Semar. Batik asli Kota Wisata Batu sangat khas karena menonjolkan kreasi unik sesuai potensi yang ada seperti apel, sayur-sayuran, bunga dan mata uang. 

Kota Wisata Batu juga mempunyai sentra kerajinan cobek yang terbuat dari batu di Dusun Rejoso, Desa Junrejo Kecamatan Junrejo. Tidak sulit bagi masyarakat luar Kota Wisata Batu untuk menemukan Dusun Rejoso, karena dusun ini sejak zaman kemerdekaan sudah menjadi salah satu pusat kerajinan cobek dari batu.

Ada juga kerajinan batu onyx di Jl Mertojoyo 130 Dadaprejo-Junrejo Batu. Kerajinan Onix ini juga sudah merambah ke Luar Negeri. Selain itu, hasil kerajinan ini juga sering diikutkan di berbagai ajang pameran di Indonesia. Anda dapat membeli berbagai bentuk kerajinan onix dengan berbagai kreasi seperti tempat buah, pajangan rumah, patung, dll.

Di Kota Wisata Batu juga terdapat berbagai sentra kerajinan gerabah, antara lain gerabah antik dan gerabah patung. Produk kerajinan ini paling banyak dipasarkan di Bali, Malaysia, dan Malang Raya. Di Bali hasil kerajinan ini banyak digunakan pada upacara adat.

Kota Wisata Batu juga memiliki pusat kerajinan gong ini di Desa Junrejo. Tepatnya di rumah salah seorang warga bernama Munaji. Meski umurnya sudah 81 tahun, Munaji masih mampu membikin alat musik khas Jawa itu. Karyanya tidak hanya dipakai untuk pelengkap musik tradisional Jawa di tanah air, tetapi juga sampai diekspor ke mancanegara.

Sejarahnya, kerajinan gong ini didirikan Munaji sejak 1945. Awalnya, dia mengaku hanya ikut pande (pembuat peralatan sawah). Lama-lama berkembang menjadi perajin gong hingga terkenal ke daratan Eropa. Gong yang diproduksi home industry ini berhasil menyelaraskan nada yang merupakan bagian paling sulit dalam proses pembuatan gong sehingga gong yang diproduksi home industry milik Munaji ini lebih unik dari gong yang ada di tempat lain. Selain memproduksi gong, home industri milik Munaji ini juga lihai membuat gendang kendang, sebagai perlengkapan gamelan.

Di kota nan sejuk ini ada seorang ahli membikin biola, namanya Moestafidz Chaeroni. Tak tanggung-tanggung kualitas biola bikinannya bisa disejajarkan dengan biola produk eropa. Moestafidz, sejak tahun 1982 lalu menekuni usaha membikin biola yang berkualitas. Lalu pada tahun 1982, dia diajak oleh teman berkebangsaan Italia, Alviano pergi ke Jakarta untuk menekuni musik. Sejak saat itu, dia berjuang keras mempelajari berbagai alat musik seperti piano, gitar, biola, dan alat gesek lain. Setelah sekian lama belajar membuat biola, Moestafidz akhirnya mampu memproduksi biola yang bisa menghasilkan bunyi lebih empuk. Pesananpun mengalir. Kini sudah ratusan biola dia hasilkan. Soal harga bervariasi, tergantung kualitasnya, mulai seharga Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.

HOTEL/PENGINAPAN DI BATU

http://listiaji.wordpress.com/2010/06/06/hotel-dan-restoran-di-batu-malang-0341/

HOTELS IN BATU CITY HOTEL MELATI
Purnama Hotel
Raya Selecta street, 1–15 Batu
Phone. ( 0341 ) 592700 / Fax. 592710 

Kartika Wijaya Hotel
Panglima Sudirman street, 127 Batu
Phone. ( 0341 ) 592600 / Fax. 591004

Flower Club
Kartika Batu street
Phone. ( 0341 ) 594777

Kusuma Agrowisata Hotel
Abdul Ghani street, Batu
Phone. ( 0341 ) 593333 / Fax. 593196

Asida Hotel
Panglima Sudirman street, 99 Batu
Phone. ( 0341 ) 592988, 591519 / Fax. 591259

New Victory Hotel
Raya Junggo street, 107 Batu
Phone. ( 0341 ) 593011

Palem Sari Hotel
Raya Punten street, 2 Batu
Phone. ( 0341 ) 591219 / Fax. 597972

Metropole Hotel
Panglima Sudirman street, 93 Batu
Phone. ( 0341 ) 591759

Aster Hotel
Trunojoyo street, Batu
Phone. ( 0341 ) 591323, 593377

Perdana Hotel
Panglima Sudirman street, 101 Batu
Phone. ( 0341 ) 590114 / Fax. 59172 

Arumdalu Hotel
Songgoriti street, 4 Batu
Phone. ( 0341 ) 599764

Selecta Hotel
Raya Selecta street, Batu
Phone. ( 0341 ) 592369

Grand Palem Hotel
Trunojoyo street, 32 Batu
Phone. ( 0341 ) 591977 / Fax. 597196

Songgoriti Air Panas Hotel
Raya Songgoriti street, 51 Batu
Phone. ( 0341 ) 593555, 593511 / Fax. 596407

Wijaya Inn Hotel
Raya Selecta street, Batu
Phone/Fax. ( 0341 ) 592694, 592223

Santoso Hotel
Raya Selecta street, Batu
Phone. ( 0341 ) 591006

Imam Bonjol Hotel
Imam Bonjol street, 3 Batu
Phone. ( 0341 ) 593628
Songgoriti Hotel

Raya Songgoriti street, Batu
Phone. ( 0341 ) 596407

RESTORAN DI BATU
• Seulawah Resort & Caffee
Mawar street, 8 Batu
Phone. ( 0341 ) 594955 

• Batu Resto
Raya Beji street, 110 B Batu
Phone. ( 0341 ) 594100

• Warung Bethania
Diponegoro street, 103 Batu
Phone. ( 0341 ) 591158

• Depot Jeddah
Diponegoro street, 44 Batu
Phone. ( 0341 ) 591370

• Ayam Goreng Pak Kasan
Moch. Sahar street, 2 Batu
Phone. ( 0341 ) 597697

• Depot Asa Enambelas
KH. Agus Salim street, 16 Batu
Phone. ( 0341 ) 597962

• Warung Bebek Kuali
Raya Patimura street, Batu
Telp.

• Resto Rilaxs Srikaton
Pandanrejo street, 2 Batu
Phone. ( 0341 ) 512799

• Warung Watu Lontar
Gajah Mada street, 1 Batu
Phone. ( 0341 ) 593032

• Sate Kelinci
Patimura street, 106 Batu
Phone. ( 0341 ) 597275 

• LA Caffee
Imam Bonjol street, 35 Batu
Phone. ( 0341 ) 512058

• Hotplate
Patimura street, 40 Batu
Phone. ( 0341 ) 592270

• Amsterdam Restaurant
Diponegoro street, 6 Batu
Phone. ( 0341 ) 591555

• Rumah Makan Mesir
Diponegoro street, 32/34 Batu
Phone. ( 0341 ) 591214

• Rumah Makan Mojorejo II
Raya Mojorejo street, 57 Batu
Phone. ( 0341 ) 597416

• Ayam Goreng Pemuda
Diponegoro street, 20 Batu
Phone. ( 0341 ) 591227

• Rumah Makan Al-Madinah
Diponegoro street, 18 Batu
Phone. ( 0341 ) 591297

• Pondok Bambu
Imam Bonjol Atas street
Phone. ( 0341 ) 592024

Oleh: listiaji | 7 Juni 2010

INTEREST TOURISM PLACES IN BATU, MALANG


Batu city is located in 800 meters above sea level, with cold temperature 17-25,6 degree of Celsius. Batu city is an area in East Java that surrounded by mountains. Geographically, Batu is tropic area. The potencies of this area are coming from the agro product properties, fruits, vegetables, mountain panorama and the hills. When the visitors enter to Batu city, the fresh mountain air has welcomed us.

Batu has explored its effort to show its tourism nature potency. The alternative that had done is warm pool Cangar, have corrected and renovated. Meanwhile, the other places as the alternative of new tourism also start to pop out, they are; Jatim Park, Selecta, Songgoriti, Agro tourism, Coban Rondo waterfall, Mount Panderman, Mount Arjuno, Mount Welirang, Mount Ukir, Mount Banyak.

Batu City is the main tourism object for domestic and foreign tourists. There are many tourism objects in Batu that become the dream object for those visitors, especially its mountain tour. To support those tourism objects, Batu has facilitated with hotels, inns, villas and the other lodges, which has mountain nuance. Beside that, Batu city also called as “Batu City A Millions Beauty”.

Beside as tourism city, Batu City has many kinds of art culture, both art and tradisional culture, such as; Kuda Lumping (Horse Dance), Campursari (Javanese Music), etc. Batu is also known as agro city area and artist city, because it has many art and painting galleries.
Batu city also produces apples, vegetables, and garlic.

AGRO KUSUMA TOURISM
Agro Kusuma tourism is located in Ngaglik village, Batu district. One stop shooping service has implemented in Agro Kusuma Tourism. The unforgettable experience can found here after visiting apple plantation, flower, coffee, strawberry, and hydroponics vegetables (non- insecticide).

Agro tourism, which has supported by fancy hotels, lies in 17-acre plantation. This tourism object allows the visitors to pluck apple directly from tree. We just meet this interesting activity in Agro Kusuma tourism. You can pick the apples and oranges in the plantation area and tasted them. Feel the fresh and health fruit from its tree.

You may see the process of drying the coffee, or buy vegetables, which can cook soon. Since the plantation is wide, it can use for jogging, bicycling, playground and riding a horse. Besides, it has a mini zoo, camping ground, and swimming pool. Do not forget, before leaving Kusuma Agro Batu, you can buy souvenirs of its products, including; jenang, apple vinegar, and orange. We also able to enjoy various food products of Batu city, such as; apples, jamb, brem apple and strawberry.

Agro Kusuma tourism is facilitated with mini zoo, green house, bar, restaurant, coffee shop, warm swimming pool, badminton hall, tennis court, volley field, etc.

JATIM PARK
East Java (Jatim) Park is located in Jl. Kartika 2 Batu offers recreation tourism of new entertainment amusement for all level. It begins from children, finite adolescent until grandmother and grandfather. Of course, this tourism object has drawn up as family tour area in East Java. To get to the location, is not too difficult, because, the object only 2, 5 kilos meters from Batu city. This tourism object is about 22 hectares width with 850 meters height to sea level, save the multifarious knowledge, and recreation area with various supporting facilities for having relax.

Jatim Park may have said as the different tourism object in East Java province, besides offering a recreation place and study center, we will get many kind new knowledge. Jatim Park has at least 36 kinds of facilities which able to be enjoyed visitor. Before enjoy all supporting facilities for recreation area, the visitors will find an interesting view of ‘Galeri Nusantara’. Then stepped into ‘Taman Sejarah’, which contained of miniature temple in East Java like Sumberawan temple (Singosari- Malang regency), customhouse of Kiai Hasan Besari Ponorogo and Sumberawan Statue.

The other facility which able to be enjoyed is ‘Agro Park’ presenting crop and rareness fruits, animal diorama, which consists of unique animals that have been conserved, supporting games (bowling, throw ball, scooter disco), Ken Dedes and Ken Arok food centre, etc.
Jatim Park is suitable for family recreation. The recreation area sites here offer unforgettable tour and can used as alternative media of study for your children.

CANGAR
Cangar tourism is located in Tulungrejo village, Bumiaji district. Cangar is the other place of mountain tourism. Cangar also has a hot spring pool with temperature of 30 C – 40 C. This pool is also able to cure skin diseases. The visitors will enjoy the nature scenery around it.

Cangar tourism has some tourism facilities that will make all visitors comfortable to visit this tourism area, they are; nature tourism, camping ground, hot spring pool, research forest, hall, etc.

Japan Cave Of Cangar
Japan Cave is located in Cangar tourism complex, Tulungrejo village, Bumiaji district. This cave is the heritage of Japan, when Japan colonized Indonesia. It supposed as defense area and logistic supplier of Japan in their colonization.
Japan cave has 12 meters length and stay along Cangar complex, but we can enter it in a few little because some of the caves are piles of ground.

SELECTA
Selecta is one of interesting tourism object in Batu that crowded by many visitors. It is located in Tulungrejo village, Bumiaji district, about 13 km from the city. Selecta is tourism object that offering the ruthless of air with about 20ha width. This place has swimming pool facility, flowerbed, hotel, restaurant, and playground.

Selecta built in 1928 by a Dutch named Reyter Dewild. It resides in dale with height of 1100 m dpl. The temperature is 17 C. In this tourism area, there is Bima Sakti Hotel, which has healthy center and resort of the first Indonesia President Soekarno and Moh. Hatta that used to applied the country conception.

Selecta has various supporting facilities of tourism object, for example swimming pool, restaurants, wide parking area, security, fruits market, Musholla, tennis court, playground, etc. From those points, Selecta has become favorite recreation place for family recreation, picnic activity, refreshing, etc. This area always visited by a lot of tourist to enjoy their holiday and do many recreation activities, such as; swimming, walking around, etc.

SONGGORITI
Songgoriti is located in Songgokerto village, Batu district, under the hillside of Mount Panderman and has a hot spring pool. There is temple Songgoriti and Ganesha Statue as the empire omission of Singosari and Dutch era. Songgoriti Temple is located in a dale dissociating between mountainsides of Arjuna with mountainside of Kawi. This temple has built with a hot spring, which had believed able to heal various diseases. Seen from its simple architecture style, this temple classified as eldest temple in Central Java and the decoration described Central Java manner.

Songgoriti tourism object is surrounded by nature scenery, so that it has fresh and cool air. This object is very interesting for anyone who wants to walk around for having relaxed or feel the real nature nuance.

Supo Temple Songgoriti
Supo Temple is located in Songgoriti sub-village, Songgoriti village, Batu district. This old temple is located in Songgoriti tourism area and often visited by many tourists. Supo Temple is a heritage temple of mojopahit and believed by society around as place to wash heirloom thousands years ago. It is facilitated with; warm pool, swimming pool, hotels, villas, flower kiosk, souvenir shop, etc.

MOUNT BANYAK
Mount Banyak is located in Songgokerto village, Batu district. Mount Banyak also has beautiful natural scenery. This mount is tourism object that being applied for unique sport called ‘Paralayang’ or ‘Gantole’ and down hill sport. Paralayang sport is free flying sport just like a bird. It is free natural sport. This sport is only done on hill and mountain. The athletes have to used wind to fly and enjoy the free air. The ordinary performed event or paralayang champion both international and national storey is often held in Mount Banyak.

Mount Banyak is facilitated with resting place and Paralayang bases. You will enjoy the beautiful nature scenery in Mount Banyak and also meet with some Paralayang athletes. If you interesting to try this sport, the guide will accompany you and feel the nature adventure here.

MOUNT PANDERMAN
Mount Panderman is located in Toyomerto sub-village, Songgokerto village, Batu district. Panderman is very famous as hiking and camping tourism object. Hence, this place has become a favorite tourism object for the nature lovers and adventurer.

If you can reach the top of mount Panderman, you can see beautiful nature scenery and also see Batu and Malang city from the top. Beside that, there is also a flower center with its various plants. Through Sidomulyo Street, we can meet many kinds of flower shops.

Mount Panderman is facilitated with security post, path, posts, coffee kiosk, camping ground, etc. Enjoy the real nature life in Mount Panderman and feel the cool air here.

COBAN TALUN WATERFALL
Coban Talun Waterfall tourism is located in Junggo sub-village, Tulungrejo village, Bumiaji district. The waterfall is lying between the big stones. The big rock of white stone have predominate the contents of river. In the waterfall base there is superficial pool water what overflows pool.

Coban Talun waterfall is surrounded by forest and cool mountain. Because of the natural beauty, this area often used as camping ground area. This camping ground is located in one area with Coban Talun waterfall. The natural and cold area, make many visitors, either from education world and public, interesting to visit this camping. But the visitors should have fit stamina to reach the location, because the path is sloping way.

Japan Cave Of Coban Talun
A Cave that has 5 meters depth is located in Coban Talun area, not far from its pool. It is located in Junggo sub-village, Tulungrejo village, Bumiaji district. This cave has unique structure; looks like letter ‘T’.

COBAN RAIS WATERFALL

Coban Rais waterfall is located in Dresel sub-village, Oro-Oro Ombo village, Batu district. It is facilitated with waterfall tourism, camping ground, and wide parking area.

Coban Rais is one of waterfall tourism in Batu city. To reach this location, the visitors must pass sloping path, forest path, and go along river, about 30 minutes. Along the way, you will enjoy the beautiful panorama of Batu city.

Coban Rais is also often used as camping area, supports with 20 meters height waterfall and nature nuance. Morning day is the best time to visit this tourism object. The visitors can get many nature gifts here.

CAMPING GROUND AREA
- Brantas Camping Ground Area
Brantas camping ground has cool air and clean environment that make this tourism object very interesting to become camping ground area.

- Raden Suryo Camping Ground Area
Raden Suryo camping ground is located in Sumberbrantas sub-village, Tulungrejo village, Bumiaji district. It is facilitated with wide camping ground area, parking area, security, Mushola, food kiosks, etc.

This camping ground area is very suitable for camping activity and any research of forestry or agriculture. It also supported with beautiful nature scenery and mount Arjuno slope that produced hot spring.
Then, the visitors can try those camping ground and compared the comfortable camping ground, Brantas and Raden Suryo camping ground.

The Town Square

The Town Square is also called as a thousands flowers town square. It located in Jl. Gajahmada, Sisir village, Batu district. It has city park, mall, souvenirs center and public festival. The location is very strategic, because it stays in the center of Batu city, precisely beside ‘Tugu Apel’ (Apel Monument). It is the center of economic activity, recreation and culinary tourism in night day.
This recreation area is very crowded by visitors who want to spend their weekend day and enjoy the nuance of Batu city nuance.

Torong Park
Not far from the town square, there is water source with nature and field panorama around it. It is located in Torong sub-village, Sisir village, Batu district. This area is original and the real nature scenery that has fresh and cool air.

PLANTATIONS
Punten Orchid

Batu city is cold and comfortable city, which has many Punten orchids farmers. It is located in Punten village, Bumiaji district. For stock needed of orchids, Punten has a lot of stock for out Batu area market, including Malang and the other area.

Accessories Flowers
Beside orchid flowers, Punten village also produces accessories flowers that often distribute to Bandung, Yogyakarta, Malang and even abroad. The other village that produces accessories flowers is Bulukerto village, Bumiaji district.
Beside known as apple producer, Batu city is also famous with accessories flowers. If we go tour to Batu city, we can get many collections of flowers. It is very attractive for the collector of flowers and orchid.

Green House (Plantation)
Batu city as agro business area has developed with its plantation products in high quality. For the example, Batu city has a Green House that located in Pendem village, Junrejo district. This Green House produces various plantation products and has exported to Japan.

Rose (Holland, Singapore, India)
Rose flower from Batu city is very famous. The location of this flower growth is Gunungsari village, Bumiaji district. There is Rose agri culture here. The Rose is divided into three class, they are; Holland Rose, Singapore Rose, and India Rose. The capacity of flowers that produced is 3000 – 4000 stalk each day. It is also available in vases. The market area for this flower, including Bali, Medan and Jakarta.

ART AND CRAFTS

Statue Handicraft
It is located in Dadaprejo village, Junrejo district. This statue handicraft industry has business relationship with Japan. It also has exported to many countries in the world and local area, such as; Malang, Surabaya, etc. This statue handicraft has different price, depend on its form and size.

Antique Furniture
Beside known as Apple city, Batu city is also famous with its furniture. Antique furniture industry is located in Pandanrejo village, Bumiaji district. That furniture often sends to Bali, Malang and even Malaysia. In Bali, this furniture is used for traditional ceremony.

Iron Handicraft (Gong And Agriculture Tools)
Iron handicraft industry is located in Junrejo village, Junrejo district. The famous iron handicrafts made by Batu are gong (one of Javanese music instrument) handicraft and agriculture tools. Although used manual tools, this industry able to produce 25 – 30 spades each days. Beside that, this handicraft industry able to compete in international market and often gets some orders from Netherland, German and Australia.

Cobek Handicraft
Cobek is a small earthen bowl cup, which usually used for crush some ingredients. This industry is located in Junrejo village, Junrejo district, Batu. The prices usually depend on the form and sizes. It common sends to Jember, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi and also the other area out to Java. The main material took from Blitar and Gunung Ngantang.

Wooden Handicraft (Househoold)
The other handicraft in Batu city is wooden handicraft of households, including rice scup, spatula, etc. It is located in Junrejo and Beji village, Junrejo district. There are many handcrafter here who able to produce about 2000 product.

Wijaya Wood Handicraft
This wooden handicraft home industry is located in Mojorejo village, Junrejo district. This wooden handicraft is made of Wijaya wood and has exported to some countries, including; Japan and Korea.
The products including; children miniature, school equipment for kindergarten, etc. The local buyers are also often order this wooden handicraft as their design.

Handicrafts Industry
Beside as tourism city, Batu is also known as home industry city. It is located in Beji village, Junrejo district. There are various handicrafts that usually sold as souvenirs. Beji village able to produced 25 kinds of handicrafts.

Plastic Handicraft Industry
This plastic home industry is located in Junrejo village, Junrejo district, Batu. There are many employers here and most of them are the members of society around. This industry is able to produce 2000 plastic bag each day. Bag plastic is handicraft product that always needed by people. These products even send to other countries.

Stove
Stove handicraft is one of handicraft products of home industry that located in Dadaprejo village, Junrejo district, Batu city. Stove is useful household that often ordered by many customers. This stove handmade has distributed to many cities in Indonesia, including; Medan, Maumere and Lampung.

Brass Industry
Today, Brass handicraft is the rareness product in our society. But Batu city still has brass craftsmen and produce brass product as consumers needs. This home industry is located in Dadaprejo village, Junrejo district. The producer is able to supply brass handicraft based on the consumer’s order. This brass handicraft is delivery product and the consumers can order any design as they want.

VILLAGE TOUR
Apple Plantation Village

This Apple Plantation village is located in Sidomulyo village. This village offers wide Apple plantation that has fresh and health apple from the trees. The visitors allow to pluck the apples directly and try to enjoy the fresh air of apple plantation. The village tourism is facilitated with some lodges and some beautiful fishes.

Exotic Vegetables Village
The vegetables village is located in Pandanrejo village, Girinpuro village and Tulungrejo village, Bumiaji district. The visitors will meet many fresh vegetables here and they able to buy them. There are many kinds of fresh vegetables here, including; broccoli, kailan, lektus, baby beans, carrot, cabbage, etc.

Flowers Village
When the visitors enter Pandanrejo village, Bumiaji district, then they will astonished with many beautiful flowers. The visitors will find natural flowers and allow buying. It is located in Pandanrejo village, Bumiaji district.

SPECIAL FOOD OF BATU
Cincao

Cincao is food material that usually used for make ice, kolak, etc. The producer of Cincao is located in Tlekung village, Junrejo district. In rainy season, the producer able to produce 60 tins a day. In dry season it able to produce 200 tins with 20 liter for 1 tin.

Apple Vinegar of Wukir Sari
Known as Apple city, Batu use Apple to make vinegar. The women in Temas village, Batu district try to produce vinegar, using Apple as main material. The fresh vinegar with Apple aroma, titled Wukir Sari. This vinegar has certificate of Health Department of Batu city.

Dodol Apple
Dodol Apel is the special food of Batu city. This cake is made in Bumiaji village, Bumiaji district. The special characteristic of Dodol Apel is made of original Apple fruit. The producer has able to produce 600 – 700 box in 15 days. The cake has distributed to many shop in Batu and also to other cities, such as Malang and East Kalimantan.
If you visit Batu, you can buy this Dodol Apple for souvenir for your family.

White Oyster Mushroom
Oyster Mushroom looks like skin shell that has high protein (19-35%), higher than rice and milk. Beside that, this Mushroom consists of (7,4-27,6%) fiber and low fat. The plantation of white Oyster Mushroom is located in Pesanggrahan village, Batu district and Sumbergondo village, Bumiaji district. This is health food and able to solve your health problem. There are many people like to consume this mushroom, especially for hotels in Batu and Malang. Beside white color, the Oyster Mushroom is also available in brown and yellow color. The Oyster Mushroom is able to produce 10 – 15 kg a day.

Apple Chips
The other special food of Batu is Apple chips that made of Apple fruit. This snack has known by many tourists who had visit Batu city. It is very delicious snack which suitable for souvenirs.
Beside Apple as the main material, Batu city also present another chips that made of potatoes, nangka, banana, cassava, tempe, etc.
Those chips are the main product of Batu.

Apple Beverage
The other Apple metamorphosis is Apple beverage. There are many home industries in Batu that produce this Apple beverage, one of beverage product with Apple taste. They able to produce 70 boxes, 1 box consist of 24 bottles, in a day.
This product has health certificate from Health Department of Batu Government. Try to buy Apple beverage from Batu city and tasted its original and fresh taste of Apple. For the retailers or distributors who want to sell this product are welcomed.

Oleh: listiaji | 6 Juni 2010

HOTEL DAN RESTORAN DI BATU MALANG (0341)


HOTEL DI KOTA BATU (0341)

Purnama Hotel
Raya Selecta street, 1–15 Batu
Phone. ( 0341 ) 592700 / Fax. 592710
Kartika Wijaya Hotel
Panglima Sudirman street, 127 Batu
Phone. ( 0341 ) 592600 / Fax. 591004
Flower Club
Kartika Batu street
Phone. ( 0341 ) 594777
Kusuma Agrowisata Hotel
Abdul Ghani street, Batu
Phone. ( 0341 ) 593333 / Fax. 593196
Asida Hotel
Panglima Sudirman street, 99 Batu
Phone. ( 0341 ) 592988, 591519 / Fax. 591259
New Victory Hotel
Raya Junggo street, 107 Batu
Phone. ( 0341 ) 593011
Palem Sari Hotel
Raya Punten street, 2 Batu
Phone. ( 0341 ) 591219 / Fax. 597972
Metropole Hotel
Panglima Sudirman street, 93 Batu
Phone. ( 0341 ) 591759
Aster Hotel
Trunojoyo street, Batu
Phone. ( 0341 ) 591323, 593377
Perdana Hotel
Panglima Sudirman street, 101 Batu
Phone. ( 0341 ) 590114 / Fax. 59172
Arumdalu Hotel
Songgoriti street, 4 Batu
Phone. ( 0341 ) 599764
Selecta Hotel
Raya Selecta street, Batu
Phone. ( 0341 ) 592369
Grand Palem Hotel
Trunojoyo street, 32 Batu
Phone. ( 0341 ) 591977 / Fax. 597196
Songgoriti Air Panas Hotel
Raya Songgoriti street, 51 Batu
Phone. ( 0341 ) 593555, 593511 / Fax. 596407
Wijaya Inn Hotel
Raya Selecta street, Batu
Phone/Fax. ( 0341 ) 592694, 592223
Santoso Hotel
Raya Selecta street, Batu
Phone. ( 0341 ) 591006
Imam Bonjol Hotel
Imam Bonjol street, 3 Batu
Phone. ( 0341 ) 593628

RESTORAN DI KOTA BATU (0341)

• Seulawah Resort & Caffee
Mawar street, 8 Batu
Phone. ( 0341 ) 594955
• Batu Resto
Raya Beji street, 110 B Batu
Phone. ( 0341 ) 594100
• Warung Bethania
Diponegoro street, 103 Batu
Phone. ( 0341 ) 591158
• Depot Jeddah
Diponegoro street, 44 Batu
Phone. ( 0341 ) 591370
• Ayam Goreng Pak Kasan
Moch. Sahar street, 2 Batu
Phone. ( 0341 ) 597697
• Depot Asa Enambelas
KH. Agus Salim street, 16 Batu
Phone. ( 0341 ) 597962
• Warung Bebek Kuali
Raya Patimura street, Batu
• Resto Rilaxs Srikaton
Pandanrejo street, 2 Batu
Phone. ( 0341 ) 512799
• Warung Watu Lontar
Gajah Mada street
, 1 Batu
Phone. ( 0341 ) 593032
• Sate Kelinci
Patimura street, 106 Batu
Phone. ( 0341 ) 597275
• LA Caffee
Imam Bonjol street, 35 Batu
Phone. ( 0341 ) 512058
• Hotplate
Patimura street, 40 Batu
Phone. ( 0341 ) 592270
• Amsterdam Restaurant
Diponegoro street, 6 Batu
Phone. ( 0341 ) 591555
• Rumah Makan Mesir
Diponegoro street, 32/34 Batu
Phone. ( 0341 ) 591214
• Rumah Makan Mojorejo II
Raya Mojorejo street,
57 Batu
Phone. ( 0341 ) 597416
• Ayam Goreng Pemuda
Diponegoro street,
20 Batu
Phone. ( 0341 ) 591227
• Rumah Makan Al-Madinah
Diponegoro street, 18 Batu
Phone. ( 0341 ) 591297
• Pondok Bambu
Imam Bonjol Atas street
Phone. ( 0341 ) 592024
Oleh: listiaji | 6 Juni 2010

HOTEL DI MALANG (0341)


NAMA HOTEL ALAMAT
AGUNG Jl. A. I. S. Nasution 23 Malang, Telp. 0341 – 366104
ALOHA Jl. Gajah Mada 7 Telp. 0341-326950
ARJUNO Jl. B. S. Riadi 122 Malang, Telp. 0341 – 326929
ARMI Jl. Kaliurang 63 Malang, Telp. 0341 – 362178

AC 160

CAMELIA Jl. Dr. Cipto 24 Malang, Telp. 0341 – 322426
EMMA MUSTIKA SARI Jl. Laks. Martadinata 18-24 Malang, Telp. 0341 – 364939
FLAMBOYAN Jl. Letjend. S. Parman Malang, Telp. 0341 – 495713
Gajah Mada Jl. Dr. Cipto No.17 Malang Kota/Klojen Telp. 0341 331331, 358785 – isi 44 – kelas bintang

Sup 430

Graha Cakra Jl. Cerme No.16 Malang Kota/Klojen, Telp. 0341 326989 – kelas bintang
GRIYO ASRI Jl. Mayjend. Panjaitan Malang
GRIYO MARGOSUKO Jl. KH. Ahmad Dahlan Malang, Telp. 0341 – 324169
HELIOS Jl. Pattimura 37 Malang, Telp. 0341 – 362741
KAHURIPAN Jl. Kahuripan 11 – 15 Malang, Telp. 0341 – 350 426
KALPATARU Jl. Kalpataru 41 Malang, Telp. 0341 – 484484
KARTIKA KUSUMA Jl.Kahuripan 12 Malang, Telp. 0341 – 352266
MALANG Jl. Z. Arifin 85 Malang, Telp. 0341-325103
MALINDA Jl. Zainul Arifin 37 – 39 Malang, Telp. 0341 – 364402
MANDALA PURI Jl. PB. Sudirman 81 Malang, Telp. 0341 – 354055

Wd 172 we 193

Ac air panas sup bath tub 192/216

MANSION Jl. Martadinata 9 Malang, Telp. 0341 – 364946
MEGAWATI Jl. Pang. Sudirman 99 Malang, Telp. 0341 – 364724

Dlx 200 ac tv km bath tub air panas

Sup 185 km standing shower

bf

MENARA Jl. Pajajaran 5 Malang, Telp. 0341 – 362871
MONTANA I Jl. Kahuripan 9 Malang, Telp. 0341 – 328370
MONTANA II Jl. Candi Panggung 2 Malang, Telp. 0341 – 495885
MUTIARA Jl. Jagung Suprapto, Telp. 0341 – 356668

199 std sup 236

NARA Jl. Raya Arjosari Malang
New Kawi GH Jl. Kawi No.40 Malang Kota/Klojen, Telp. 0341 – 551351

Ac 225-275

NUGRAHA Jl. Panji Suroso 16 Malang, Telp. 0341 – 475567
PAJAJARAN PARK Jl. Letjend. Sutoyo 178 Malang, Telp. 0341-491347

Std sup 150 ac window shower

Dlx ac split 200

15 menit

PALEM I Jl. Hasanuddin 10 Malang, Telp. 0341-365783
PALEM II Jl. MH. Thamrin 15 Malang, Telp. 0341-325129
Peye GH Jl. Simpang Dieng No.1 Malang Barat/Sukun, Telp. 0341 – 561642

Std jr 250 std 290-280

PINUS Jl. S.P. Sudarmo Malang, Telp. 0341-485324
PUSPASARI Jl. Kol. Sugiono I/9 Malang, Telp. 0341-802809
RICHE Jl. Basuki Rachmad 1, Telp. 0341 – 326950
ROYAL INN Jl. Tenaga Baru 1/5 Malang
SAMPURNA ASRI Jl. Kol. Sugiono 116 Malang, Telp. 0341 – 320662
SANTOSO Jl. K.H. Agus Salim 24 Malang, Telp. 0341 – 366889
SERAYU Jl. Serayu 3 Malang, Telp. 0341 – 491673
SIMPANG TIGA Jl. Margono 56 Malang, Telp. 0341-362772
SRIWIJAYA Jl. A. Munandar 43 Malang, Telp. 0341 – 320803
TIRTO Jl. Simp. Panji Suroso Kav. 133 Malang, Telp. 0341 – 494966
TOSARI Jl. KH. A. Dahlan 31 Malang, Telp. 0341 – 326945
TRIO INDAH Jl. JA. Suprapto 18-20 Malang Telp. T. 0341-341661 F. 340542
WILIS INDAH Jl. Dr. Wahidin 40 Malang, Telp. 0341 – 362518
WINDU KENCANA Jl. Kol. Sugiono 46 Malang
Oleh: listiaji | 16 Mei 2010


free counters

Oleh: listiaji | 10 Mei 2010

UNGARAN – THE FUTURE HOME OF US


Bila tak ada aral melintang, tahun depan kami sekeluarga akan pindah ke kota Ungaran, ibukota Kabupaten Semarang yang terletak sekitar 20 kilometer di selatan kota Semarang. Saat ini sebuah rumah mungil bergaya classic sedang dibangun di kota Ungaran, dan kebetulan letaknya di dekat pintu tol Sidomulyo, yang merupakan bagian dari ruas jalan tol Semarang – Solo yang sedang dibangun. Bila tahun depan kami jadi pindah, ini merupakan tonggak sejarah, setelah lebih dari 30 tahun hidup, besar dan bekerja di Jakarta. Sejumlah catatan mengenai Ungaran dan Kabupaten Semarang dibawah ini diambil dari wikipedia.com.

Sejarah Semarang

Kabupaten Semarang pertama kali didirikan oleh Raden Kaji Kasepuhan (dikenal sebagai Ki Pandan Arang II) pada tanggal 2 Mei 1547 dan disahkan oleh Sultan Hadiwijaya. Kata “Semarang” konon merupakan pemberian dari Ki Pandan Arang II, ketika dalam perjalanan ia menjumpai deretan pohon asam (Bahasa Jawa: asem) yang berjajar secara jarang (Bahasa Jawa: arang-arang), sehingga tercipta nama Semarang.

Ketika masa pemerintahan Bupati Raden Mas Soeboyono, pada tahun 1906 Pemerintah Hindia Belanda membentuk Kotapraja (gemente) Semarang, sehingga terdapat dua sistem pemerintahan, yaitu kotapraja yang dipimpin oleh burgenmester, dan kabupaten yang dipimpin oleh bupati.

Kabupaten Semarang secara definitif ditetapkan berdasarkan UU Nomor 13 tahun 1950 tentang pembentukan kabupaten-kabupaten dalam lingkungan provinsi Jawa Tengah. Pada masa pemerintahan Bupati Iswarto (1969-1979), ibukota Kabupaten Semarang secara de facto dipindahkan ke Ungaran. Sebelumnya pusat pemerintahan berada di daerah Kanjengan (Kota Semarang).

Pada tahun 1983, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1983 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Semarang ke Kota Ungaran di Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Semarang, Ungaran yang sebelumnya berstatus sebagai kota kawedanan ditetapkan sebagai ibukota Kabupaten Semarang, yang sebelumnya berada di wilayah Kotamadya Semarang. Sejak itulah setiap tanggal 20 Desember 1983 ditetapkan sebagai hari jadi Ungaran sebagai ibukota Kabupaten Semarang.

Pada tahun 2005, kecamatan Ungaran dimekarkan menjadi dua, yakni Ungaran Barat, Semarang dan Ungaran Timur, Semarang.

Letak Geografi

Batas administrasi Kabupaten adalah sebelah Utara berbatasan dengan Kota Semarang, dan Kabupaten Demak. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Magelang, Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Grobogan. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Kendal. Ditengah-tengah wilayah ini terdapat Kota Salatiga. Rata-rata ketinggian tempat di Kabupaten Semarang 607 meter di atas permukaan laut. Daerah terendah di Desa Candirejo Kecamatan Ungaran. Daerah tertinggi di Desa Batur Kecamatan Getasan.

Ungaran, ibukota kabupaten ini, tepat berbatasan dengan Kota Semarang. Bagian timur wilayah kabupaten ini merupakan dataran tinggi dan perbukitan. Sungai besar yang mengalir adalah Kali Tuntang. Di bagian barat wilayahnya berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ungaran (2.050 meter) di perbatasan dengan Kabupaten Kendal, serta Gunung Merbabu (3.141 meter) di barat daya.

Kabupaten Semarang dilintasi jalan negara yang menghubungkan Yogyakarta dan Surakarta dengan Kota Semarang atau lebih dikenal dengan “JOGLO SEMAR”. Angkutan umum antarkota dilayani dengan bis, yakni di terminal bus Sisemut (Ungaran), Bawen, dan Ambarawa. Beberapa rute angkutan regional adalah: Semarang-Solo, Semarang-Yogyakarta, dan Semarang-Purwokerto, sedang rute angkutan lokal adalah Semarang-Ambarawa dan Semarang-Salatiga, Salatiga – Ambarawa.

Bawen merupakan kota persimpangan jalur menuju Solo dan menuju Yogyakarta atau Purwokerto. Jalur kereta api Semarang-Yogyakarta merupakan salah satu yang tertua di Indonesia, namun saat ini tidak lagi dioperasikan, sejak meletusnya Gunung Merapi yang merusakkan sebagian jalur tersebut. Jalur lain yang kini juga tidak beroperasi adalah Ambarawa-Tuntang-Kedungjati. Di Ambarawa terdapat Museum Kereta Api. Kereta api uap dengan rel bergerigi kini dugunakan sebagai jalur wisata dengan rute Ambarawa-Bedono, di samping itu telah dikembangkan kereta wisata Ambarawa – Tuntang PP. dengan menyusuri tepian Rawapening.

Kota Salatiga terletak di tengah-tengah wilayah Kabupaten Semarang, berada di jalur utama Semarang-Solo.

Administrasi Pemerintahan

Kabupaten Semarang terdiri atas 19 kecamatan, yang dibagi lagi atas 208 desa dan 27 kelurahan. Ibukota kabupaten adalah Ungaran.

kecamatan-kecamatan di Kabupaten semarang , yaitu:

Penduduk

Jumlah pendudukk Kabupaten Semaraang pada tahun 2009 sebanyak 1.061.870 jiwa yang terdiri dari 530.957 jiwa(50%%)penduduk laki-laki dan 530.913 jiwa (50%)penduduk perempuan. Jumlah penduduk tersebut tersebar ke-19 kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Semarang dengan jumlah penduduk terendah adalah diKecamatan Bancak dengaan jumlah penduduk 25.917 jiwa ddan kecammatan yang paling banyak penduduknya adalah di Kecamatan Ungaran Barat dengan jumlah penduduk sebanyak 93.012 jiwa. Adapun sex rationya namPak tidak terlalu banyak selisih yaitu hampir rata-rata di semua kecamatan, namun di Kecamatan Tengaran sex rationya tertinggi yaitu 1,3% dan terendah di Kecamatan Susukan sebesar 0.9%. Komposisi penduduk menurut kelompok usia dapat dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu usia produktif dan usia non produktif, sedangkan untuk usia nonn produktif sendiri dibedakan menjadi 2 (dua)lagi, yaitu usia belum produktif(usia sekolah) dan usia tidak produktif. Kelompok usia > 65 belum produktif(usia sekolah 15 -64 Tahun; adalah antara usia 0 sampai 14 tahun yang merupakan tanggungan orang tua, karena mereka belum bisa bekerja,sedangkan yang termasuk dalam usia tidak produktif adalah usia 60 tahun keatas. Adapun untuk usia produktif adalah usia antara 15 tahun sampai dengan usia 64 tahun. Berdasarkan jumlah penduduk menurut kelompok umur,maka kelompook umur tertinggi adalah kelompok umur 15 – 64 tahun dengan jumlah penduuduk 724.896 jiwa atau sekitar 73% edangkan kelommpok umuur terkecil adalah kelompok umur diatas 65 tahun dengan jumlah penduduk 65.974 jiwa atau 7% dari jumlah penduduk Kabupaten Semmarang. Wilayah yang mempunyai kepadatan atau sebaran permukiman yang padat yaitu daerah pusat kota (Kecamatan Ungaran), wilayah di sepanjang koridor Semarang – Bawen maupun wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang dan Kota Salatiga. Hal ini, karena wilayah tersebut merupakan daerah tujuan atau limpahan penduduk dari Kota Semarang dan Kota Salatiga. Sedangkan wilayah yang memiliki sebaran permukiman yang relatif tidak padat yaitu wilayah Kecamatan Bancak maupun daerah yang berada jauh dari pusat kota.

Agama

Jumlah pemeluk agama islam di Kabupaten Semarang sebesar 876.139 orang (92%) sedangkan jumlah pemeluk agama kristen sebanyak 35.218 orang(4%%), agama Katolik sebanyak 24.275 orang (3%) Budha sebanyak 6.605 orang (1%), agama Hindu dan Konghucu hanya minoritas dan tercatat sebanyak 354 orang dan 400 orang. Sarana Ibadah yang ada di Kabupaten Semarang terdiri dari Mesjid, Langar, Gereja,Pura, dan Vihara. Jumlah langgar dan mushola di Kabupaten Semarang cukup besar yaitu sejumlah 2.666 buah (61%)dan jumlah masjid sebanyak 1.562 buah (33%). 2233 Gereja Kristen dan 17 Gereja Katolik, selain itu Kabupaten Semarang juga memiliki 8 pura dan 55 Vihara. Fasilitas keagamaan lainya yang ada di Kabupaten Semarang adalah pondok pesantren yaitu sejumlah 127 buah dengan jumlah santri 13.809 orang dan jumlah kiai/ustad sebannyak 2.527 orang.

Kesehatan

Sarana Kesehatan di Kabupaten Semarang

  • RSU daerah 2 RSUD, yaitu : RSUD Ungaran dan RSUD Ambarawa,
  • RSU Swasta : RSU Bina Kasih Ambarawa, RSU Timotius Ungaran
  • Puskesmas : 26 buah tersebar diseluruh Kecamatan
  • Posyandu 1.604 unit
  • Polindes 163 unit
  • Puskesmas Pembantu 66 unit
  • Puskesmas keliling 44 unit
  • Poliklinik 64 unit
  • Jumlah klinik dan praktek dokter 124 unit.
  • Klinik KB tercatat sebanyak 61 unit

Tenaga Kesehatan :

  • Dokter Umum 102 orang
  • Dokter Spesialis 42 orang
  • Dokter Gigi 38 orang
  • Perawat 394 orang
  • Bidan 342 orang
  • Ahli Kesehatan Masyarakat 70 orang
  • Apoteker 8 orang
  • Ahli Gizi 35 orang
  • Analis Laboratorium 48 orang
  • Ahli Rontgen 17 orang
  • Mantri Kesehatan –
  • Ahli Penyehatan Lingkungan 21 orang
  • Dukun Anak 354 orang
  • Bidan Desa 229

Industri Farmasi di Kabupaten Semarang tercatat 15 buah yang terdiri dari apotik 10 buah yang terletak di Kecamatan Ambarawa 8 buah dan Bawen 2 buah, produksi obat tradisional 5 buah yang ada di Kecamatan Ambarawa 3 buah dan Bergas 2 buah serta gudang farmasi 1 buah yang merupakan gudang farmasi milik Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang sedangkan industri narkotika tidak ada.

Pariwisata

Potensi Sumber daya alam Kab. Semarang sangat menunjang kelangsungan hidup dan pertumbuhan kepariwisataan daerah yang secara kompetitif unggul dibandingkan daerah lain. Gunung Ungaran dan Gunung Merbabu yang berpagut erat ditandu Gunung Telomoyo, Gajah Mungkur, Gunung Mergi serta perbukitan dengan Rawa Pening sebagai sumber inspirasi yang terus mengalir dalam sebaran bola lampu dan gemercik aliran sungai Tuntang merupakan sumber daya alami yang mampu memposisikan daerah ini sejajar lebih tinggi dari daerah tujuan wisata lain di Jawa Tengah Didukung oleh kemudahan aksestabilitas jalur lalu lintas ekonomi menuju semua obyek wisata, menjadikan paket perjalanan wisata dapat mencapai banyak obyek wisata dalam waktu yang singkat.

Sebuah komplek candi yang berada di kaki Gunung Ungaran,tepatnya di Desa Candi, Kecamatan Bandungan yang berjarak 9 km dari kota Ambarawa dan 12 km dari kota Ungaran. Ditemukan oleh Raffles pada tahun 1804. Candi Gedongsongo termasuk salah satu peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Sanjaya pada abad IX (tahun 921 M).Juga merupakan wisata alam dengan hawa yang sejuk dan pemandangan alamnya yang indah juga dilengkapi pula dengan pemandian air panas, area perkemahan, wisata berkuda, Wahana panjat tebing alam dan buatan. Disekitar lokasi juga terdapat Penginapan dan hotel.

Sebuah monumen sejarah Bangsa Indonesia yang dilengkapi dengan museum yang mempunyai koleksi persenjataan kuno peninggalan penjajah. Lokasinya pun mudah dijangkau, karena berada dipinggir jalan utama Semarang Jogja serta dekat dengan wisata musium kerata api karena letaknya dikota Ambarawa.

Wisata Sejarah sebagai Satu-satunya museum peninggalan berteknologi kuno di Indonesia yang digunakan sebagai alat transportasi Bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan sampai dengan tahun 1964

Jarak tempuh Meseum Kereta Api dari Kota Ungaran (15 km), dari Kota Semarang : 35 km Daya Tarik Meseum Kereta Api ini berupa Nilai historis dari alat transportasi berupa ketel uap yang merupakan implikasi penemuan mesin uap oleh James Watt. Museum KA juga menyediakan paket wisata menumpang kereta api tenaga uap melalui rel bergerigi dari Ambarawa menuju Stasiun Jambu PP. Di samping itu pengunjung juga dapat menyusuri tepian Rawa pening dengan menggunakan kereta wisata lori dari Ambarawa menuju Stasiun Tuntang PP

Rawa Pening terletak di cekungan terendah lereng gunung Merbabu, gunung Telomoyo, gunung Ungaran dan gunung Kendali Sodo. Berada diwilayah kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang dan Banyubiru.Rawa Pening (“pening” berasal dari “bening”) adalah danau sekaligus tempat wisata air dengan luas 2.670 hektare. Jarak tempuh : dari Kota Ungaran : 15 km, dari Kota Semarang : 45 km dan dariKota Salatiga : 5 km Daya Tarik Rawa peming meliputi :Wisata Tirta dengan perahu tradisional, area pemancingan alam, Penghasil enceng gondok sebagai bahan kerajinan, Sumber mata pencaharian nelayan dan petani ikan, sebagai sarana pembangkit listrik dan Obyek fotografi yang sangat mempesona Rawa pening terkenal dengan legendanya Baru Klinthing

Perekonomian

Penyumbang PDRB terbesar di Kabupaten Semarang pada tahun 2008 adalah sektor Industri pengolahan (48%) kemudian sektor Perdagangan, hotel dan restoran (23%). Dua sektor tersebut selalu menyumbang PDRB dan meningkat secara signifikan pada setiap tahunnya. PDRB atas dasar harga berlaku Tahun 2008 adalah sebesar 9.284.507,64 dengan rincian PDRB per sektor berikut ini :

  • Pertanian* sebesar Rp. 1.354.111,81
  • Pertambangan & penggalian* sebesar Rp. 11.163,82
  • Industri pengolahan* sebesar Rp. 4.052.317,23
  • Listrik, gas dan air bersih* sebesar Rp. 121.282,71
  • Bangunan* sebesar Rp. 372.681,14
  • Perdagangan, hotel dan restoran* sebesar Rp. 1.915.822,89
  • Pengangkutan dan komunikasi* sebesar Rp. 248.784,30
  • Keu. persewaan dan jasa perusahaan sebesar Rp. 372.326,77

INDUSTRI

Industri Kecil yang ada di Kabupaten Semarang seluruhnya berjumlah 1439 buah yang meliputi Industri makanan 519 unit (36%), Kayu 290 unit (20%)dan kain tenun 183 unit(13%) serta industri kecil lainnya 318 unit(22%). Dari sekian banyak jenis industri kecil tersebut, industri makanan merupakan industri kecil terbanyak yang ada di Kabupaten Semarang dan setiap tahunnya semakin bertambah. Pada tahun 2009 menjadi 1.355 unit dengan peningkatan jumlah tenaga kerja sebesar 2.200 orang menjaadi 12.053 orang. Adapun jumlah nilai produksi industri kecil menengah ini sebesar 140 milyar rupiah. Jumlah industri besar yang ada di Kabupaten Semarang tercatat 183 unit dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 76.954 orang. Jumlah nilai produksinyapun cukup besar yaitu mencapai 5 trilyun rupiah Industri Rumah tanggga tercatat 9.405 unit dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 680.410 orang Jumlah pasar tradisional di Kabupatenn Semarang berjumlah 33 buah, pasar swalayan 4 buah serta pasar grosir sebanyak 2 buah. Adapun berdasarkan jenis bangunannya 33 unit pasar sudah merupakan pasar bangunan permanen. Semeentara itu, jumlah restoran sebanyak 7 unit dan rumah makan sebanyak 58 unit. Jumlah koperasi di Kabupaten Semarang sebanyak 591 buah dengan total jumlah koperasi aktif sebesar 549 buah sedangkan jumlah KUD hanya 14 buah. Pengusaha di Kabupatenn Semarang terkelompok menjadi pengusaha kecil, pengusaha menengah dan pengusaha besar. Jumlah pengusaha kecil tercatat sebanyak 3.295 orang, pengusaha besar hanya sebanyak 166 orang. Jumlah penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Semarang, terbesar dari jenis usaha besar yaitu sebesar 71%, penyerapan tenaga kerja usaha menengah hanya sekitar 2,7% sedangkan jenis usaha kecil dapat menyerap tenaga kerja sebesar 10,3%

LEMBAGA KEUANGAN

Lembaga keuangan merupakan salah satu elemen vital dalam pertumbuhan daerah hal mana arus perputaran uang yang cukup tinggi dapat meningkatkan kemajuann daerah tersebut. jumlah perbankkan di Kabupaten Semarang tercatat 6 buah yang merupakan milik pemerintah dan 24 buah milik swasta nasional serta 2 buah bank milik pemerintah daerah. Adapun lembaga non perbankan yang ada di Kabupaten Semarang berbentuk modal ventura dan lembaga keuangan mikro yang masing-masing berjumlah 4 dan 256 unit.

BUMD, PERBANKAN DAERAH DAN LEMBAGA KEUANGAN

Jumlah PMA di Kabupaten Semarang pada tahun 2009 sebanyak 8 buah Tingkat investasi PMA tahun 2008 adalah senilai Rp.259.550.000.000,- dan tingkat investasi PMDN adalah senilai Rp.15.000.000.000,– dan terbesar investasi tersebut dialokasikan pada sektor industri pengolahan. Adapun total investasi swasta di Kabupaten Semarang adalah sejumlah Rp. 277.550.000.000,-

source: wikipedia.com

Oleh: listiaji | 30 April 2010

SIDOMULYO LOCATION


Oleh: listiaji | 28 April 2010

GAGAL GINJAL – UREUM DAN KREATININ


Sekitar 25% darah masuk untuk difiltrasi oleh ginjal, fungsi ginjal adalah untuk mempertahan homeostasis (keseimbangan cairan dan elektrolit
• Terdiri dari jutaan glomerolus (sebagi filtrasi) uang terdiri atas kapsula bowmwn
• Darah dari arteri afferent membuat liku-liku dan membentuk arteri efferent
• Dari kapsula bowman darah yang difiltrasi akan melewati tubulus yang berlekuk-lekuk dan bersambung dengan glomerulus yang lain dan bermuara pada pelvis renis
• Dari pelvis renis hasil filtrasi (air, ureum, creatinin, dan amoniak) akan dikeluarkan melewati melewati ureter yang kemudian ditampung di vesika urinaria
• Hasil filtrasi ginjal yang dapat digunakan sebagai indikator kerusakan ginjal adalah ureum dan kreatinin.

Hubungan ginjal dan sirkulasi
• Salah satu hasil metabolisme yang akan dibuang oleh ginjal yaitu ureum dan kreatinin adalah sebagai indikator derajat kesehatan pada ginjal
• Dan apabila keduanya meningkat, hal ini menunjukkan fungsi ginjal tidak baik
• Jika jika tekanan darah meningkat, maka filtrasi meningkat, sehinga kencing meningkat/ poliuria
• Jika ekanan darah menurun, maka filtrasi menurun sehingga kencing sedikit/ poli uria sampai anuria
• Syok yang terjadi sebagian besar karena sistem hypovolemik, mengakibatkan tekana darah menurun. Apabila kondisi ini berlangsung lama, maka mengakibatkan kerusakan ginjal yang disebut gagal ginjal. Jika mendadak disebut Gagal ginjal akut, jika menetap dsb kronik dan terminal dsb gagal ginjal terminal artinya ginjal tidak bisa lagi mengukur homeostasis.

Gagal Ginjal Akut (GGA)
• Adalah penurunan fungsi ginjal yang mendadak akibat hilangnya kemampuan ginjal untuk mempertahankan homeostasis tubuh yang ditandai dengan peningkatan kadar ureum dan kreatinin darah.
• Gagal ginjal akut dibedakan menjadi GGA prarenal, GGA renal, GGA pasca renal.

GGA prarenal
• Disebabkan karena gangguan diluar renal, biasanya karena syok hypovolemik, misalnya terjadi pada:
• Dehidrasi berat dapat menyebabkan GGA dan diare, jika tidak segera diatasi diare akan sembuh teapi ginjal menjadi rusak
• Perdarahan: darah yang keluar banyak mengakibatkan volume darah menurun, sehingga terjadi syok akibatnya terjadi GGA
• Gagal jantung: jantung tidak dapat memenuhi kebutuhan aliran darah sehingga darah yang mengalir ke ginjal sedikit
• Sepsis yang menyebabkan shock

GGA renal
Disebabkan akibat kerusakan dalam ginjal itu sendiri, misalnya myelonephritis, glomerulonephritis, intoksikasi, penyakit lupus.

GGA pasca renal
Misalnya obstruksi saluran kemih, tumor, batu saluran kemih.

Gejala GGA
• Badan lemah, sakit kepala, sesak napas (kusmaul), pucat, edema, produksi urin kurang, haematuria, kejang
• Selain itu gejala penyakit yang dapat mengakibatkan GGA yaitu syock dan infeksi saluran kemih (ISK)
• Selain tanda tanda diatas, pemeriksaan Ht sangat serat hubungannya dengan ginjal
• Tanda-tanda overload volume darah: edema paru, gagal jantung, perdarahan saluran pencernaan, penurunan keasadaran

Pemeriksaan penunjang
• Urin: proteinuria, haematuria, leukosituria
• Darah: anemia, trombositopenia, kadar ureum & kreatinin meningkat karena tidak dapat dibuang, asidosis metabolik

Gagal Ginjal Kronik (GGK)
Terjadi penurunan fungsi ginjal sehingga kadar kreatinin serum lebih dari 2 kali nilai normal, minimal lamanya 3 bulan

Gagal Ginjal Terminal (GGT)
• Suatu keadaan kadar kreatinin serum melebihi 4 kali nilai normal, minimal selama 2 bulan
• Keadaan penderita hidup tanpa tempat pengganti ginjal
• Gejala klinis: adanya riwayat penyakit ginjal, infeksi saluran kemih
• Gejala tidak spesifik: sakit kepala, lelah, letargi, gangguan pertumbuhan, anorexia, muntah, jumlah urin berkurang, edema
• Pada anak tampak pucat, lemah, gangguan kesadaran, Tekanan darah meningkat, nafas cepat, edema
• Dalam jangka panjang dapat terjadi gangguan pertumbuhan, gangguan perdarahan, dan gangguan jantung
• Kadar ureum dan kreatinin 2 x nilai normal
• Pada urin terjadi haematuria, proteinuria, leukosit +

Ureum dan Kreatinin

taken from : http://ekkyfajarfranasaputra.wordpress.com/

Muncul keinginan untuk posting berkaitan dengan ureum dan kreatinin karena terdapat seorang pasien saya di tempat praktek dengan kadar ureum dan kreatinin yang diatas normal, tetapi pada hasil pemeriksaan USG ginjal tidak tampak gangguan yang berarti. Awal pasien itu masuk adalah menderita Hipetensi, tapi setelah ,melihat hasil pemeriksaan laboratoriumnya yang memberikan nilai ureum dan kreatinin yang tinggi, muncul fikiran, apakah pasien ini menderita gangguan ginjal atau tidak.

1. PENGERTIAN

Beberapa pengertian tentang ureum dan kreatinin:

Ureum adalah hasil akhir metabolisme protein. Berasal dari asam amino yang telah dipindah amonianya di dalam hati dan mencapai ginjal, dan diekskresikan rata-rata 30 gram sehari. Kadar ureum darah yang normal adalah 20 mg – 40 mg setiap 100 ccm darah, tetapi hal ini tergantung dari jumlah normal protein yang di makan dan fungsi hati dalam pembentukan ureum. (http://kus-pratiknyo.blogspot.com/2009/10/sistema-urinaria.html)

Kreatinin merupakan produk sisa dari perombakan kreatin fosfat yang terjadi di otot. Kreatinin adalah zat racun dalam darah, terdapat pada seseorang yang ginjalnya sudah tidak berfungsi dengan normal. Kadar kreatinin pada pria max 1,6 kalau sudah melebihi 1,7 harus hati-hati. Jangan-jangan nanti memerlukan cuci darah

http://id.wikipedia.org/wiki/Kreatinin

Kreatinin: hasil katabolisme kreatin. Koefisien kreatinin adalah jumlah mg kreatinin yang diekskresikan dalam 24 jam/kg BB. Nilai normal pada laki-laki adl 20-26 mg/kg BB. Sedang pada wanita adl 14-22 mg/kg BB. Ekskresi kreatinin meningkat pada penyakit otot.

Kreatinin adalah produk sampingan dari hasil pemecahan fosfokreatin (kreatin) di otot yang dibuang melalui ginjal. Pada pria, normalnya 0,6 – 1,2 mg/dl. Di atas rentang itu salah satunya mengindikasikan adanya gangguan fungsi ginjal. Tetapi kami rasa angka 1,3 mg/dl masih tergolong normal, walaupun Anda sebaiknya mulai waspada.

http://mediasehat.com/tanyajawab499

2. BATAS NORMAL

Batas normal ureum : 20 – 40 mg/dl

Batas normal kreatinin : 0,5 – 1,5 mg/dl

http://tanyuri.wordpress.com/2008/12/09/cerita-dari-setetes-darah/

3. TUJUAN PEMERIKSAAN

Pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin dalam darah dapat menjadi acuan untuk mengetahui adanya Gagal ginjal akut (GGA) yaitu suatu sindrom klinis yang ditandai dengan penurunan mendadak (dalam beberapa jam sampai beberapa hari) kecepatan penyaringan ginjal, disertai dengan penumpukan sisa metabolisme ginjal (ureum dan kreatinin).

http://www.klikdokter.com/illness/detail/151

Penyakit Gagal Ginjal: Penyebab dan Gejalanya

<!–murtaqicomunity–>

ginjal

Ginjal merupakan bagian dari tubuh yang memiliki fungsi fital bagi manusia. Gijal merupakan organ ekskresi yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin. Pada manusia normal, terdapat sepasang ginjal yang terletak dibelakang perut, atau abdomen. Ginjal tersebut terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa.

Pada orang dewasa, setiap ginjal memiliki ukuran 11 cm dan ketebalan 5 cm dengan berat sekitar 150 gram. Darah manusia melewati ginjal sebanyak 350 kali setiap hari dengan laju 1,2 liter per menit, menghasilkan 125 cc fitrat glomerular per menitnya. Laju glomerular inilah yang sering dipakai untuk melakukan tes terhdap fungsi ginjal.

Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.

Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialamai mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

Penyebab Gagal Ginjal

Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang di dedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :

  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.

Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah: Kehilangan carian banyak yang mendadak (muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.

Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana funngsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal dua macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.

Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal

Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain: Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah/darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah/Eritrosit, Sel Darah Putih/Lekosit, Bakteri.

Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain: Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan kurang, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi.
Segera priksakan diri ke dokter apabila menemui gejala-gejala yang mengarah pada kelainan fungsi ginjal. Penanganan yang cepat dan tepat adakn memperkecil resiko terkena penyakit ginjal tersebut.

(Dari berbagai sumber)

Oleh: listiaji | 28 April 2010

MENGURUS IMB DI UNGARAN


Seiring dengan rencana untuk pindah dan menetap di Ungaran, kami akan membangun rumah baru di Ungaran. Dan salah satu yang terpenting saat membangun adalah mengurus IMB. Setelah mencari dan menlpon kesana kemari, inilah persyaratan yang diperlukan,

  1. Copy Sertifikat/alas hak
  2. Copy KTP
  3. Copy PBB terakhir
  4. Gambar bangunan (a. denah, b. potongan bangunan, c. tampak depan, d. tampak samping)

Pengurusan bisa dilakukan di KPPT atau Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu di Jalan Gatot Subroto 104 Ungaran, Tel. 024-6921908. Kata si penerima telepon yang tak mau menyebutkan namanya, letaknya dekat Sekolah Asalamah – kalau dari Semarang, sebelum Pasar Ungaran ada traffic light lalu belok kanan.

Menurut si penerima telepon di KPPT yang masih juga tak mau menyebutkan namanya, lama proses sekitar 3 hari kerja setelah berkas diterima lengkap. Sayangnya ia enggan untuk menyebutkan berapa biaya yang harus dikeluarkan. Katanya, “datang aja dulu kesini mas”. Tak tahu apa maksudnya, buat nego sajen kali yeee .. OK Pak Rahasia, I will come soon, see you later.

http://www.semarangkab.go.id/

Ternyata mengurus IMB di Ungaran gak susah-susah amat … hari Senin lalu kami berangkat ke Ungaran sekitar jam 2 pagi dan tiba di KPPT Ungaran sekitar jam 11. Disana diberi penjelasan mengenai dokumen yang harus dilengkapi. Setelah itu gw cari Pak RT yang belum pernah gw kenal, yang ternyata lagi ke Jakarta waks …. tapi ternyata ada Pak Harto, tentu bukan mantan presiden tapi sekretaris RT, untuk membuat surat pengantar. Dari situ kita ke Pak RW yang untungnya pas lagi pulang ke rumah untuk istirahat makan siang. Dapet deh satu tandatangan lagi. Dari Pak RW, dengan diantar satpam tetangga, gw ke kelurahan Sidomulyo, ketemu dengan Pak Imam, setelah nunggu Pak Lurah dateng akhirnya dapat tandatangan, dan pekerjaan terakhir adalah ke Kecamatan yang letaknya busyeeettt … jauh diatas gunung ..ya Kecamatan Ungaran Timur bener-bener jauh, tapi deket kuburan elite apa gitu … untungnya para staf belum pulang. dan tepat sebelum jam 3 sore semua kelengkapan tanda tangan selesai.

Keesokan harinya, balik lagi deh ke KPPT, yang langsung peninjauan ke lokasi. Dua hari kemudian, ditelpon sama KPPT kalau IMB sudah selesai. Ternyata gak terlalu susah juga. Biayanya juga gak nyampe Rp. 500.000.

Oleh: listiaji | 28 April 2010

CARI RUMAH BARU


Huehehe … udah lama nih gak nulis blog. Bukannya tanpa sebab, tapi udah lebih dari sebulan ini, gw sibuk cari rumah .. ya rumah tinggal. Ya, setelah menghuni sekitar sembilan tahun, ternyata rumah gw di kawasan Cijantung, Jakarta udah nggak representatif lagi, selain udah terlalu kecil untuk dua anak yang selalu pengen area bermain yang luas, lingkungan yang sudah terlalu padat dan tingkat polusi udara yang udah nggak bagus lagi. Baru keluar sedikit pakai motor, rasanya harus mandi terus, belum lagi tingkat kepadatan penduduk yang makin penuh. Sembilan tahun lalu, ruang terbukanya masih cukup banyak. Tapi saat ini banyak lahan kosong yang terus dibangun jadi rumah-rumah kecil dan minimalis. Sementara rumah yang ada, entah mengapa, terus membelah diri, dari satu rumah utuh jadi beberapa pavilion. Huuuhhh … pokoknya udah gak asik lagi buat tumbuh, berkembang serta berinovasi.

Berdasarkan fakta-fakta diatas, teruslah kami searching rumah-rumah di kawasan Pasar Rebo. Ternyata setelah kurang lebih sebulan kita mencari rumah, belum ada juga rumah yang ideal, sementara para makelar terus menawarkan rumah-rumah untuk dijual. Ada rumah yang cukup baik, tapi luasan halaman terlalu kecil. Ada rumah yang halaman memadai, sertifikat dan perijinan IMB gak jelas. Ada luasan lahan yang bagus, tapi bentuk bangunan terlalu tua, dekat kuburan lagi. Sampai ketemu rumah yang cocok di Sunset Boulevard di Kota Wisata, luas tanahnya 450 meter dengan luas bangunan 345 meter, tapi harganya itu .. wow .. out of budget .. 2.9 milyard … note: itu harga miring untuk pembayaran cash keras .. huehehe … bisa-bisa otak gw jadi keras … huh .. susah juga cari rumah ya.

Setelah hilir mudik kanan kiri, akhirnya kami mencetuskan untuk memiliki rumah yang berharga 2.9 milyard itu. Tapi eitsss .. bukannya tiba-tiba baru dapet undian bank bermilyar-milyar … walau ada juga khayalan seperti itu .. we’ll build it by ourselves .. hehehe … ya .. setelah dingat-ingat, ternyata tahun lalu ada yang ngasih tanah for free seluas 1.357 meter persegi … lebih luas kan dari 450 meter yang dibutuhin. Dan kami tinggal membangunnya, sesuai dengan desain sendiri. Tapi lokasinya so far away from Jakarta, ia ada di Ungaran, sekitar 20 kilometer sebelah selatan Semarang, letaknya agak di perbukitan, di sebelah sebuah rumah sakit swasta di Ungaran. Dan hasilnya beberapa minggu ini kami sedang sibuk konsultasi desain gambar dengan lay out dan fasad dasar seperti rumah di Kota Wisata, tentu dengan beberapa penyesuaian, mengingat lokasi tanah lebih luas dan terletak di hoek.

Bila tak ada aral melintang, awal Mei ini akan segera mengurus IMB dan peletakan batu pertama akan dilakukan bulan Juni 2010, dengan harapan bisa digunakan pada Januari atau Pebruari 2011. Dan pada pertengahan 2011, kami sekeluarga dapat memulai awalan baru dalam kehidupan di Semarang, Jawa Tengah, setelah lebih dari 30 tahun hidup dan besar di Jakarta

Begini deh kira-kira jadinya rumahnya …

Oleh: listiaji | 17 Februari 2010

KETIKA KENTUT MULAI BERAKSI


 

Mungkin hampir semua dari kita pernah menjadi korban si KENtut. Dengan gerakannya yang manis dan tak terlihat ia merusak mood seseorang dan bahkan banyak orang. Padahal hanya dengan satu gerakan buang kentur saja. Apa akibatnya? Ada yang jadi muntah, ada juga yang selera makannya turun. Pokoknya semua menjadi tak menyenangkan bila ada si KENtut ini.

Ya hari ini ada kabar duka dari bekas tempat kerja dulu. Empat orang senior dan juga junior dipecat. Seorang diantaranya mempunyai bayi kembar yang lucu dan masih kecil, seorang yang lain sedang menanti hadirnya bayi mungil. Tentu kabar ini menjadi tak menyenangkan bagi mereka, karena tidak saja harus kehilangan gaji untuk memberi makan keluarga mereka, tapi juga yang lebih penting dihancurkannya martabat mereka. Kabar ini juga bagaikan kentut yang membuat mual banyak orang di sekitarnya, ada yang gundah, ada yang mengumpat dan ada juga yang sakit hati. Semua mempertanyakan, apa si kentut ini lebih baik dari mereka yang dipecat. Atau mungkin kentut yang tak berharga ini akan memperoleh perhatian ketika ia dilirik orang dan disebut-sebut orang karena baunya yang tak sedap itu.

Mengenang si kentut ini, gw juga hampir jadi korban bau kentut yang menyengat sekitar 8 tahun yang lalu. Kala itu, gw harus liputan pembunuhan di kawasan Bintaro, dan sayangnya tidak dapat liputannya, karena biasa kerjaan kentut cuma dapet info dari sebuah stasiun radio berita yang sering telah dan tidak akurat. Dan apa yang terjadi? Keesokan harinya, tersebarlah bau kentut yang menyengat menuding nge-jale blab bla bla hanya karena dia berseberangan dengan partner kerja gw. Tapi karena gw bisa membuktikan dengan bukti parkir yang jelas, akhirnya bau kentut itu hilang dan diam begitu saja.

Kentut tetaplah kentut .. ia tetaplah bau dan tak menyenangkan .. dan sayangnya kentut itu dan kentut yang lain-lain akan tetap ada dalam hidup kita hanya menjadi barang tak berguna dan membikin pusing orang sekitar. Kentut itu lupa siapa dirinya dulu. Dia hanya sisa-sisa di pantat yang tak berguna. Di dalam perut bikin begah, di luar perut bikin bau.

Untuk teman-temanku, hari ini kalian mungkin akan meninggalkan tempat itu. Tapi ya sudahlah, daripada mencium bau kentut, tentu tempat lain akan beraroma lebih segar. Kalian tidak gagal, kalian tidak rendah, kalian hanya korban bau kentut semata. Selamat jalan kawanku … lupakanlah si kentut .. karena kentut hanya eksis bila berbau. Gw doain semogakalian sukses dalam ruangan bebas kentut.

Oleh: listiaji | 14 Februari 2010

PESTA KEBUN DI CILANDAK DRIVING RANGE


Sore tadi gw ke Lapangan Golf Cilandak yang ada di belakang Trakindo deket Marinir Cilandak .. huehehe … bukannya mau main golf malam-malam begini, tapi ada undangan perkawinan temen SMA dulu… konsepnya manis juga lho .. kalau yang biasa-biasa ada di dalam gedung, ini di alam terbuka dengan aneka lampu dan nggak lupa hidangan yang oke punya.

Sebelumnya gw nggak tahu kalo konsepnya bakalan pesta kebun, mana pas dateng suasana lagi hujan .. waks .. gw bingung dengan banyak petugas catering yang terhuyung-huyung membawa aneka makanan dari luar untuk diset di dalam ruangan .. uuhhff … apes banget deh … ternyata semua F&B dan juga pelaminan terletak di luar, dan untungnya hujan berlangsung cuma sekitar 15 atau 20 menitan, jadi dengan sedikit abracadabra .. pesta kebun kembali digelar .. dan meski berlangsung dibawah rintik-rintik hujan, acara resepsi terus berjalan .. jadi lebih apa ya .. syahdu atau .. ahhh … terserah lah …

Dan ternyata hari ini lagi hari raya Imlek .. ya pantesan hujan melulu …

Oleh: listiaji | 14 Februari 2010

Petogogan


Info property Petogogan 08176068686

http://rumahpetogogan.wordpress.com

http://www.rumah.com/listing_details.php?ListingID=25077

http://inforumah.net/dijual-rumah-di-petogogan-jakarta-selatan.html/comment-page-1#comment-3654

http://www.jualrumahonline.com/iklan/dijual-rumah-di-petogogan-jakarta-selatan.html

http://rumahtanahdijual.com/iklan/dijual-rumah-di-petogogan-kebayoran-baru-jakarta-selatan.html

http://www.rumahpilihanku.com/detil.php?id=140

http://iklanposkota.net/iklan/dijual-rumah-didaerah-petogogan-jakarta-selatan.html

Info property Petogogan 08176068686

http://rumahpetogogan.wordpress.com

Oleh: listiaji | 10 Februari 2010

PAKET WISATA KAMPUNG MANGLID


Tadi sore gw ke Imaji Bumi di Grand Wijaya Centre. Ternyata divisi mereka, Imaji Bumi Outbond punya paket wisata di Kampung Manglid Sukabumi dengan target anak SD, masing-masing Ayo Bertani, Ayo Berkebun dan Ayo Berternak.

AYO BERTANI…..
Ayo bertani merupakan kegiatan yang mengajak para peserta untuk sejenak menjadi petani, mengalami sendiri suka duka menjadi seorang petani. Lebih jauh kegiatan ini mengajak peserta untuk mengetahui kegiatan petani seperti bercocok tanam, memelihara tanaman, memanen hasil, sampai bisa dinikmati .
Kegiatan yang akan dilakukan peserta meliputi 3 (tahap), antara lain :
1. Membajak yukkkkk; Dalam kegiatan ini para peserta diajarkan untuk membuat persemaian dan mengolah tanah.
2. Menanam cuyyyyy. Tahapan ini mengajar kan cara menanam dan memelihara tanaman padi.
3. Ayo Panen. Tahapan ini meliputi kegiatan memanen dan penangan pasca panen.

Ayo Bertani (2H/1M) = Rp. 375.000, -/person Incl. Program, Penginapan (tenda dan sliping bag), Makan (4x), Snack (3x), Api Unggun, Training kit, Suoveneer, Sertifikat, CD Photo digital, Fasilitator pendamping.

AYO BERKEBUN…..
Ayo berkebun merupakan kegiatan untuk mengenalkan peserta pada tanaman-tanaman yang ada disekitar rumahnya dan mengetahui proses budidayanya, yang meliputi penyiapan bibit, penyiapan media tanam, penanaman sampai dengan pemanenan.

Kegiatan yang akan dilakukan peserta diantaranya adalah :
1. Ayo bikin media tanam.. Kegiatan ini meliputi penyiapan media penyemaian bibit dan media tanam.
2. Bawa bibit ke kebun kita. Peserta diajak membawa bibit dari persemaian kemudian melakukan penanaman.
3. Memetik sayuran dan bunga!! Peserta diajak belajar memanen sayuran dikebun

Ayo Berkebun (2H/1M) = Rp. 375.000, -/person Incl. Program, Penginapan (tenda dan sliping bag), Makan (4x), Snack (3x), Api Unggun, Training kit, Suoveneer, Sertifikat, CD Photo digital, Fasilitator pendamping.

AYO BETERNAK…..
Ayo berternak merupakan kegiatan untuk mengajak peserta menjadi seorang peternak. Bukan hanya mengenal hewannya saja tapi peserta diajak langsung melihat hewan-hewan yang diternakan dan yang lebih mengasyikkannya lagi bisa memegangnya.

Kegiatan yang akan dilakukan peserta, antara lain :
1. Bikin rumah buat ternak kita. Peserta dapat belajar bentuk kandang ternak yang sesuai dan nyaman bagi ternak.
2. Aku anak gembala. Peserta diajak bermain bersama ternak dengan memberi pakan dan menggembalakan ternak
3. Ternakku sayang. Peserta belajar merawat dan menyayangi hewan ternaknya.

Ayo Beternak (2H/1M) = Rp. 375.000, -/person Incl. Program, Penginapan (tenda dan sliping bag), Makan (4x), Snack (3x), Api Unggun, Training kit, Suoveneer, Sertifikat, CD Photo digital, Fasilitator pendamping.

Metode kegiatan yang dilaksanakan melalui beberapa tahap , antara lain :
1. Ice breaking
2. Introduktion
3. Activity – Simulasi
4. Games
5. Program Review
6. Evaluasi
7. Sayonara

Kegiatan ayo bertani, ayo berkebun dan ayo beternak umumnya dilakukan 2 hari satu malam, tetapi tidak menutup kemungkinan dilaksanakan 1 hari (one day trip). Lamanya durasi pelaksanaan disesuaikan dengan banyaknya point materi yang akan disampaikan ke peserta.

Fasilitas pendukung yang akan diperoleh peserta:
• Interpreter – Pemandu lokal,
• Peralatan dan alat peraga
• Ternak atau tanaman adopsi.

Peserta diharapkan dapat bermain ceria sambil belajar secara aktif tentang segala hal terutama materi program, mau bercerita dan akrab berinteraksi dengan peserta lain, mendapatkan kesan positif mendalam tentang program dan keterikatan dengan fasilitator dan penyelenggara pada pasca pelaksanaan program.

Paket yang lumayan menarik kan …

Oleh: listiaji | 10 Februari 2010

SELAMAT MALAM SEMUA …..


Hufff … malem ini capek banget … udah lama gak jalan jauh ke Jakarta jadi bawaannya agak capek … usai jemput sekolah anak-anak dan mengembalikan mereka semua ke istana huahaha … [maklum lagi ngelantur] … gw ke Jakarta dengan beragam agenda [tadinya sebagian mau kemaren, tapi daripada bolak balik mending disatuin ke hari ini aja]. Pertama, ketemu marketing agent buat kasih blue print rumah .. huiihhh .. untungnya gak terlalu lama ngocehnya, lagi mau efisiensi waktu nih. Terus kedua, ketemu Director LPAB, buat nego harga, pemasaran dan bla .. bla .. wah ini lumayan lama ada kali 2 ½ jam kali speaking-speaking dengan Bu Direktris ini .. sing sabar kata orang Jawa, ketiga, ketemu juga bos Imaji Bumi, setelah agak kelamaan di LPAB, buat bahas take over sebagian saham Cuci Bersih Indonesia .. ceritanya mau go public kecil-kecilan, alias perlu dana segar buat pengembangan. Kalau Imaji Bumi jadi masuk ke CBI, gw naek pangkat jadi Komisaris hehehe … pensiun dari direktur CBI. Tapi baru presentasi kecil-kecilan aja, masih perlu follow up lagi. Tapi malah ada tawaran masuk ke Imaji Bumi … bisa-bisa tukeran saham nih … terus pensiun dari direktur CBI, jadi direktur IB .. halah … ono –ono wae … [menghayal lah selagi menghayal belum diharamkan]

Pulang-pulang gw lupa masih harus ke kantor CBI dulu, jadi sampe rumah terpaksa lah jalan lagi. Dan akhirnya sekarang gw sampe di komputer ini yang sebentar lagi mau di shut off..

Oleh: listiaji | 2 Februari 2010

REKSADANA/MUTUAL FUND


1 SERI REKSADANA : Apa Sih Reksa Dana dan Jenis-jenisnya

Definisi Reksa Dana berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal no 8 tahun 1995, pasal 1 ayat (27):

Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi yang telah mendapatkan ijin dari Bapepam & LK.

Portofolio investasi dari Reksa Dana dapat terdiri dari berbagai macam instrumen surat berharga seperti saham, obligasi, instrumen pasar uang, atau campuran dari instrumen-instrumen di atas.

Tipe Reksa Dana

Tipe Reksa Dana adalah sebagai berikut:

A. Reksa Dana Konvensional, terdiri dari:

1.   Reksa Dana Pasar Uang 

Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) adalah  Reksa Dana yang melakukan investasi 100% pada efek Pasar Uang yang berjangka kurang dari satu tahun. Reksa Dana Pasar Uang adalah Reksa Dana dengan tingkat paling rendah. Di lain pihak, potensi keuntungan Reksa Dana ini juga terbatas. Reksa Dana Pasar Uang cocok untuk investasi jangka pendek (kurang dari satu tahun).

2.   Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) adalah Reksa Dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat Utang. Efek bersifat Utang memberikan penghasilan dalam bentuk bunga, seperti deposito, SBI, obligasi dan instrumen lainnya.
RDPT memiliki karakteristik potensi hasil investasi yang lebih besar daripada Reksa Dana Pasar Uang, sementara RDPT juga lebih besar dari RDPU.

RDPT cocok untuk tujuan investasi jangka menengah dan panjang (>3tahun) dengan resiko menengah.

3.   Reksa Dana Saham

Reksa Dana Saham (RDS) adalah Reksa Dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat ekuitas (saham).

Memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa capital gain melalui pertumbuhan harga-harga saham. Selain hasil dari capital gain, efek saham juga memberikan hasil lain berupa deviden.

4.   Reksa Dana Campuran

Adalah Reksa Dana yang dapat melakukan investasinya baik pada efek Utang, maupun ekuitas dan porsi alokasi yang lebih fleksibel.

B.  Reksa Dana Terstruktur terdiri dari :

1. Reksa Dana Terproteksi

Reksa Dana Terproteksi adalah Reksa Dana sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Nomor IV.C.4 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua Bapepan Nomor KEP-08/PM/2005 tentang Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana dengan Penjaminan dan Reksa Dana Indeks.

2. Reksa Dana dengan Penjaminan

Reksa Dana dengan penjaminan (Guaranteed Funds) adalah Reksa Dana dengan skema atau struktur khusus yang memberikan penjaminan sejumlah tertentu dana pemodal dimana penjaminan tersebut dilakukan oleh pihak tertentu yang disebut penjamin dan kemudian akan dibayarkan pada waktu yang telah ditentukan atau saat Reksa Dana dimaksud mencapai batas waktu operasional (dibubarkan).

3. Reksa Dana Indeks

Reksa Dana Indeks adalah Reksa Dana yang melakukan investasi pada portofolio efek yang terdapat pada suatu indeks tertentu dengan proporsi yang sama dengan bobot usia (weight age) dalam indeks yang di targetkan.

Tipe Reksa Dana berdasarkan jangka waktunya

a.  Jangka Pendek

Reksa dana yang termasuk dalam jangka pendek ini adalah tipe Reksa Dana Pasar Uang. Jangka waktu investasi sampai dengan tiga (3) tahun

b.  Jangka Menengah

Reksa Dana yang termasuk dalam jangka menengah adalah tipe Reksa Dana Obligasi/ Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Reksa Dana Campuran. Jangka waktu menengah ini adalah investasi yang diinvestasikan mulai dari 3 tahun sampai 6 tahun.

c.  Jangka Panjang

Reksa Dana yang termasuk dalam jangka panjang ini adalah tipe Reksa Dana Saham, dengan jangka waktu mulai dari 6 tahun dan seterusnya.

Manfaat Reksa Dana

a.  Profesional

Anda tidak perlu mengelola sendiri investasi yang anda tanamkan. Sekelompok Manajer Investasi profesional dan berpengalaman siap membantu Anda. Mereka akan mengatur jalannya investasi berdasarkan riset mendalam mengenai kesempatan investasi dalam industri yang sedang  berkembang.

b.  Diversifikasi

Separate your investment wisely! Diversifikasi selain membantu Anda membangun portofolio yang bervariasi juga bertujuan untuk memaksimlakan nilai investasi jangka panjang, sekaligus meminimalkan pengelolaan risiko.

c.  Biaya rendah

Dalam Reksa Dana, nilai investasi awal yang lebih rendah. Selain itu, penanaman modal dilakukan oleh sejumlah pihak secara bersama-sama. Karena sifatnya kolektif, biaya transaksi menjadi lebih rendah.

d.  Fleksibel

Proses transaksi pembelian maupun penjualan kembali sangat mudah. Selain itu, dapat dialihkan ke Reksa Dana lain dengan sangat mudah. lnvestasi Anda dengan mudah bisa dicairkan pada saat yang diperlukan.

e.  Pelayanan pribadi

Dengan menghubungi hotline service kami, Anda akan terhubung dengan penasehat investasi. Dengan ramah dan profesional, mereka siap melayani dan memberikan informasi yang Anda butuhkan.

Tipe Investor

Tipe Investor terdiri dari:

a. Investor Konservatif

Umumnya tidak berani menghadapi ketidakpastian dan kerugian, sehingga cenderung memilih instrumen yang sangat aman dengan hasil yang sudah diketahui sebelumnya, seperti deposito. Kalaupun mempertimbangkan jenis instrumen berisiko seperti obligasi atau saham, hanya porsi kecil dari dana investasinya yang akan dialokasikan ke dalam instrument berisiko.

b. Investor Moderat

Umumnya berani mengambil risiko yang lebih tinggi dan akan mempertimbangkan secara hati-hati jenis instrumen yang akan dimilikinya serta membatasi jumlah dana yang akan diinvestasikannya ke dalam instrumen berisiko hingga porsi tertentu.

c.  Investor Agresif

Memiliki keberanian menerima risiko lebih tinggi lagi, serta berani mengalokasikan sebagian besar dana investasinya pada instrumen berisiko.

2 SERI REKSADANA : Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membeli Reksa Dana

Sebelum membeli Reksa Dana, Anda harus dapat mengenali kebutuhan Anda akan:

a.  Tujuan investasi

Sebelum membeli Reksa Dana sebaiknya investor mengetahui apa tujuan membeli Reksa Dana.

b.  Jangka waktu investasi

Investor perlu menetapkan jangka waktu investasinya apakah jangka pendek, menengah atau jangka panjang, hal tersebut diperlukan guna memilih Reksa Dana apa yang sesuai dengan kebutuhan investor pada saat menginvestasikan dananya.

c.  Kebutuhan Likuiditas (Dana Tunai)

Kebutuhan likuiditas juga diperlukan dalam mengetahui seberapa cepat uang yang diinvestasikan diperlukan dalam waktu tertentu yang nantinya akan dihubungkan dengan Reksa Dana apa yang sesuai bagi calon investor sehingga mendapatkan hasil yang optimal.

d.  Tingkat Penerimaan Resiko

Rendah:  Investor Konservatif
Keamanan dana menjadi prioritas utama, meskipun tetap mengharapkan investasinya tumbuh secara memadai (misalnya lebih baik daripada tingkat inflasi)

Menengah:  Investor Moderat
Mempunyai toleransi untuk mengalami kerugian sebagai imbalan untuk memperoleh peningkatan dalam jangka panjang.

Tinggi:  Investor Agresif
Memiliki toleransi untuk mengalami kerugian besar dalam jangka pendek (dibandingkan dengan umumnya investor lain), namun dengan tujuan untuk memperoleh laba yang substansial.

3 SERI REKSADANA : Risiko Investasi di Reksa Dana

Berbeda dengan deposito yang menjanjikan hasil investasi tertentu, Reksa Dana sesuai dengan peraturan Bapepam & LK, Manajer Investasi (selaku pengelola Reksa Dana) dilarang memberikan janji sesuatu hasil tertentu atas pengelolaan dana yang dilakukannya.

Risiko yang dihadapi dalam berinvestasi di Reksa Dana :
 a.  Risiko berkurangnya Nilai Aktiva Bersih setiap Unit Penyertaan

Berkurangnya NAB/Unit dari harga NAB/Unit pada saat investor membeli merupakan indikator kerugian bagi investor. Turunnya harga NAB/Unit disebabkan oleh turunnya nilai atau harga efek-efek yang dimiliki Reksa Dana.

b.  Risiko perubahan kondisi ekonomi dan politik

Perubahan kondisi ekonomi, politik, termasuk juga kondisi sosial (misalnya bencana alam, dll) dan keamanan di dalam dan luar negeri yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan.

c.  Risiko Wanprestasi

Terjadi wanprestasi (default) dari emiten, penerbit surat berharga atau pihak yang terlibat dalam transaksi dan pengelolaan investasi gagal dalam memenuhi kewajibannya. Kebangkrutan atau dilikuidasinya suatu perusahaan akan berpotensi goyahnya perusahaan dalam memenuhi kewajibannya.

d.  Risiko Likuiditas 

Risiko Likuiditas berkaitan dengan cepat-lambatnya investor dapat mencairkan investasinya dengan melakukan penjualan kembali Unit Penyertaan yang dimilikinya. Peraturan Bapepam & LK mensyaratkan pembayaran dana hasil penjualan kembali Unit Penyertaan oleh investor dapat dibayarkan paling lambat 7 (tujuh) hari bursa setelah permohonan diterima oleh Manajer Investasi. Dalam hal ini, terjadi tingkat penjualan kembali Unit Penyertaan oleh investor yang sangat tinggi (seperti bank yang mengalami rush ketika masa krisis terjadi), Manajer Investasi akan mengalami kesulitan dalam menjual portofolio yang ada dalam Reksa Dana dalam waktu singkat, sehingga pembayaran kepada investor dapat tertunda. Dalam kondisi luar biasa (misalnya force majeur), di luar kekuasaan Manajer Investasi, penjualan kembali Unit Penyertaan oleh investor untuk sementara dapat pula dihentikan, sesuai dengan peraturan Bapepam & LK.

4 SERI REKSADANA : Karakteristik Reksa Dana vs Deposito

NO KARAKTERISTIK DEPOSITO REKSA DANA
1 Pengelola Bank Manajer Investasi (Perusahaan Efek)&

Bank Kustodian

2 Bentuk Hukum - Perusahaan (PT) &Kontrak Investasi Kolektif (KIK)
3 Penempatan investasi bukti kepemilikan Penyetoran Dana Pokok Pembelian Unit Penyertaan
4 Bukti kepemilikan Sertifikat Deposito Konfirmasi Kepemilikan Unit Penyertaan dan/atau Laporan Bulanan Saldo Unit Penyertaan
5 Penerimaan Hasil Investasi Penerimaan Dana Pokok & Bunga Hasil Penjualan Unit Penyertaan
6 Indikator Investasi Bunga (fix) untuk jangka waktu tertentu Nilai Aktiva Bersih (NAB) per Unit Penyertaan
7 Yang dilakukan pengelola terhadap dana investor Menyalurkan dalam bentuk portofolio kredit kepada perusahaan atau perorangan (debitur) dan usaha perbankan lainnya Diinvestasikan ke dalam surat-surat berharga seperti saham, obligasi, deposito, atau surat berharga lainnya.
8 Jenis/pilihan yang ditawarkan Perbedaan jangka waktu dengan tingkat bunga yang berbeda-beda Saat ini dikategorikan dalam empat (4) jenis: Pendapatan Tetap (obligasi), Saham, Campuran, dan Pasar Uang.
9 Jangka Waktu (Horison investasi) 1,3,6,12 bulan (pendek) Tergantung jenis Reksa Dana:

Reksa Dana Pasar Uang (pendek <1 tahun)

Reksa Dana Campuran (pendek/menengah/panjang >6 tahun)

Reksa Dana Saham

(panjang >6, 10 tahun)

10 Biaya Umumnya tidak ada biaya (kecuali biaya materai atau penerbitan sertifikat deposito, jika ada) Umumnya terdapat biaya pembelian/penjualan kembali (% dari nilai transaksi)
11 Pajak Pajak 15% final atas bunga deposito Keuntungan dari hasil penjualan kembali dan pembagian keuntungan bukan objek pajak
12 Pendapatan Pengelola Perbedaan (spread) suku bunga yang diterima dari debitur dan suku bunga yang diberikan kepada nasabah deposan Imbalan jasa pengelolaan (Management Fee) berdasarkan presentasi (%) dari nilai aset Reksa Dana yang dikelola

 

5 SERI REKSADANA : Tips Berinvestasi Reksadana

Berikut terdapat beberapa tips berinvestasi bagi Anda:

a.  Teliti

Teliti dalam berinvestasi, pastikan anda kaya akan segala informasi sebelum anda memutuskan untuk berinvestasi. Kenalilah kebutuhan dan tujuan investasi Anda, dan hindari risiko kerugian yang melebihi keuangan Anda. Selalu bersikap bijak dan pertimbangkan setiap keputusan berinvestasi dengan matang.

b.  Mengikuti Arus Informasi Perkembangan Dunia Global

Ikuti perkembangan beragam peristiwa dan tren yang sedang berlangsung secara global maupun perihal yang memiliki dampak langsung terhadap investasi Anda.

c.  Bersikap Optimis

Berikan kepercayaan sepenuhnya terhadap tujuan investasi dan kepada pihak yang telah Anda berikan kepercayaan untuk menjalankan investasi Anda. Kesabaran dan rasa optimis yang cukup tinggi adalah kunci terbesar dalam berinvestasi.

Jangan cepat menyerah pada kondisi yang sulit, dan upayakan Anda dapat bertahan untuk menikmati kondisi yang menguntungkan. Pandang prospek ke depan secara optimis dengan bersikap realistis di masa kini.

d.  Disiplin

Seiring berjalannya waktu, Anda dituntut untuk berpikir dan bertindak cepat. Hal ini diperlukan agar Anda terhindar dari potensi kerugian maupun untuk memanfaatkan peluang yang datang tak terduga.

Oleh: listiaji | 2 Februari 2010

(JANGAN) BELI UNIT LINK


Semalam ada temen dari Pontianak nelpon gw hampir sejam (tapi bayarnya cuman dua ribu perak tuh katanya ..huehe … konon ada promo dari salah satu operator seluler … pantes aja nomor HP nya ganti-ganti mulu .. ternyata tergantung promo yang lagi ada &^$%&*$ … hahaha .. smart). Dia baru aja ditawarin produk unitlink dari satu perusahaan asuransi disana. Kata salesnya, produk unitlink selain sebagai investasi juga ada cover asuransinya, jadi yah semacam produk 2 in 1 lah. Tapi apakah menguntungkan buat konsumen unitlink, menurut gw produk unitlink banyakan ruginya. Kalau mau investasi mending masuk ke reksadana aja, sementara asuransinya mending beli aja sendiri secara terpisah, pasti lebih murah. Subscription fee, misalnya, kalau reksadana hanya berkisar 0% – 2%, sementara unitlink berkisar 3% – 5%. Belum premi asuransi yang lebih mahal dibanding beli asuransi sendiri, padahal secara logika kalo produk bundling pasti jatuhnya lebih murah kan. Ini udah premi mahal, subscription fee nya tinggi, so .. kapan mau untungnya?!?! Malah kalau mau cuma asuransi jiwa, mending beli produk tabungan regular, yang asuransi jiwanya gratis dengan pertanggungan sampai 50 kali, dan kemudahan buat di redeem setiap saat.

Setelah dilakukan riset kecil2an (huahaha .. biar kelihatan lebih intelek dan begaya macam financial planner), tadinya gw udah bikin semacam tabel untung rugi produk unitlink, reksadana, asuransi dan juga tabungan regular. Tapi lagi searching di internet, gw ketemu dialog yang lebih gampang untuk menggambarkan apa sih rugi nya beli unit link dan menjadi alasan untuk TIDAK BELI UNIT LINK.

Mas-mas Mbak, produk kami adalah produk unitlink dari perusahaan ternama XYZ.
Mbak-mbak Gak mau Mas, saya gak perlu unitlink.
Mas-mas Tapi kan perlu investasi Mbak.
Mbak-mbak Sudah investasi dong Mas. Untuk investasi saya pakai beberapa reksadana, beberapa bisnis, properti dan saham.
Mas-mas Tapi reksadana kan ada risikonya Mbak.
Mbak-mbak Unit investasi dalam unitlink itu kan reksadana juga Mas. Resiko investasinya sama saja, tergantung jenis instrumen di dalamnya.
Mas-mas Unitlink kan ada asuransinya… dengan 1 juta / bulan, UP nya besar lho Rp 280 juta.
Mbak-mbak No thank you. Rp280 juta gak cukup Mas. Itu cuma seharga mobil suami saya. Masak nilai nya suami saya disamain sama mobilnya? Kami sudah fully covered Mas, Uang Pertanggungannya Rp 1M, cuma bayar Rp 4 juta / tahun. Uang Pertanggungan Rp 4M, cuma bayar Rp 13 juta /tahun. Jauh kan?(FYI, asuransi jiwa term life 10 tahun untuk seseorang berusia sekitar 30 tahun, dengan Uang Pertanggungan di bawah Rp 400 juta, paling-paling preminya hanya Rp 750 ribu / tahun)
Mas-mas Dalam unitlink ada waiver dan rider yang sangat berguna lho Mbak. Jadi kalau ada apa-apa dan tidak dapat membayarkan premi nya lagi, perusahan asuransi akan melanjutkan investasinya. Jadi di tahun ke 13, uang sekolah S1 nya dapat tetap tercapai.
Mbak-mbak UP asuransi jiwa kami sudah sangat memadai. Jadi kalau ada apa-apa, justru UP ini yang harusnya langsung keluar, gak usah nunggu 13 tahun lagi dan kami investasikan kembali sekarang. (Money today is worth more than money 13 years from now!) Target dana S1 anak saya 13 tahun lagi Rp 1,5 M, kalau UP nya 4M artinya didepositokan juga sudah cukup.Kalau sampai perusahaan asuransinya gak mau membayarkan klaim dengan UP jiwa ini pun, aset yang ada masih dapat dikelola agar menghasilkan nilai yang optimal.
Mas-mas Yang ini ada investasinya lho Mbak.
Mbak-mbak Unit investasi dalam unitlink!Itu sama saja dengan reksadana. Jadi investasinya langsung aja di reksadana Mas. Jadi kalau investasinya Rp 500ribu per bulan atau Rp 6 juta /tahun. Terus asuransinya dibeli terpisah dengan asuransi jiwa term life 10 thn (beserta asuransi kecelakaan), UP Rp 1 M, premi Rp 4 juta /tahun. Jadi dengan bayar Rp 10 juta / tahun saya dapat UP lebih besar, investasi saya di reksadana cuma dipotong 0% – 2% subscription fee. Tadi Mas kasih saya ilustrasi Rp 12 juta /tahun, UP cuma Rp 280 juta, unit investasi dipotong fee 5% dan tahun-tahun pertama gak langsung masuk ke unit investasinya.
Mas-mas Oh Term life, itu kan traditional Mbak. Kami udah gak jual itu.
Mbak-mbak Kenapa dong gak mau jual? Mau traditional atau modern gak masalah Mas. Yang penting produknya membuat Financial Plan saya efisien. Dengan mengeluarkan uang yang lebih sedikit, saya dapat lebih banyak coverage dan unit investasi yang saya dapatkan lebih banyak, gak dipotong-potong fee terlalu banyak. Ini belum ngomongin return lho.
Mas-mas Term life kan gak ada nilai tunainya Mbak? Terus kalau sudah tua, umur 55 misalnya, jadi mahal kan preminya Mbak.
Mbak-mbak Saya perlu asuransi jiwa untuk perlindungan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Saya tidak beli asuransi untuk cari nilai tunai. Semua nilai tunai tercapai dengan investasi yang sistematik. Saya membuat Financial Plan keluarga saya lengkap dengan Dana Darurat dan investasi dibagi berdasarkan tujuan. Jadi keperluan asuransi pun harus direview tiap tahun.
Mbak-mbak Umur 55 tahun harusnya sudah siap dengan dana pensiun dong. Jadi gak perlu lagi asuransi jiwa. Kalau pun belum punya dana pensiun, anak-anak harusnya sudah besar-besar. They should take care of themselves, gak perlu lagi nilai tunai atau Uang Pertanggungan asuransi jiwa dari kami. Umur segitu yang saya perlukan jadinya asuransi kesehatan untuk pensiunan dan Dana Pensiun dalam jumlah besar.
Mas-mas Betul Mbak, kesehatan penting sekali. Yang ini ada untuk penyakit kritisnya Mbak. 40 penyakit kritis yang dicover.
Mbak-mbak Permisi ya… coba deh periksa di polis asuransi yang sudah jadi. Asuransi penyakit kritis ini gak akan langsung keluar begitu kena diagnosa. Fungsi asuransi penyakit kritis ini fungsinya seperti asuransi kecelakaan : untuk menggantikan hilangnya penghasilan karena ketika kena penyakit kritis kita gak bisa bekerja normal lagi. Bukan untuk mengobati. Jadi kalo kena diabetes, masih bisa hidup 7 tahun lagi, ya gak keluar tuh UP penyakit kritisnya. Gagal ginjal kedua-duanya dan tidak bisa transplan lagi, baru keluar UP penyakit kritisnya. Stroke, keluar UP nya. Kanker, stadium 4 baru keluar UP nya.
Mas-mas Jadi kalau kena penyakit kritis gimana dong Mbak?
Mbak-mbak Harusnya Dana Daruratnya ada tuh Mas kalo cuma mau Rp 280 juta. Kalau kuatir dengan bagaimana mengobati penyakit kritis, kita perlu asuransi kesehatan yang bagus banget – yang mau bayarin biaya berobat rutin untuk penyakit kronis. Terutama yang ada guarantee renewability nya. Nah di Indonesia belum ada aturan yang mengharuskan guarantee renewability, jadi mending ambil asuransi kesehatan yang premium, udah ada kok dari luar negeri. Tinggal dibandingkan mana yang prioritas, beli asuransi premium ini atau investasi. Premi asuransi kesehatan premium itu berkisar antara US$700-US$7000, dengan benefit pembayaran jika sakit yang aduhai juga.
Mas-mas Yang syariah juga ada lho Mbak
Mbak-mbak (may be it’s the jilbab thing hehehe)
Mas, bukan soal syariah gak syariahnya. Tapi struktur produk unitlink nya ini yang gak nyambung sama sekali dengan Financial Plan saya. Kalau mau cari produk syariah, reksadana juga banyak yang syariah.
Mas-mas Return unitlink tinggi lho Mbak.
Mbak-mbak Kalau mau return tinggi, justru jangan di unitlink Mas. Reksadana Saham tuh resiko tinggi, return juga sekarang lagi tinggi. Sama kan unitlink juga punya kok reksadana saham, disebutnya equity fund, padahal sama aja. Jadi tinggal liat, hayo berapa return equity fund nya?
Mas-mas Itu kan cuma urusan MI mana yang lebih jago aja. Jadi siapa MI nya?
Mbak-mbak Schroders, Fortis, Manulife, Trimegah, Danareksa? MI-MI itu semua jual reksadananya sendiri lho, beli langsung atau lewat bank juga bisa, subscription fee nya juga lebih rendah 0%-2%, di unitlink 3%-5% kan? Coba deh cek siapa MI nya. Kalau MI ini gak jual reksadananya (baca: unit investasi dari unitlink) kecuali lewat asuransi yang sister companynya, malah gawat dong. Artinya distribusinya terbatas sekali. Ya simple aja, bandingin performance nya dengan MI lain. Kita mempercayakan dana kita dikelola oleh MI, ya harus mau membandingkan MI-MI ini dong.Tapi, ngapain saya beli reksadananya Schroders, Manulife, Fortis atau Danareksa lewat asuransi kalo saya bisa beli langsung ke mereka atau lewat bank?

(FYI periksa performance MI di unitlink dan reksadana. Harusnya dalam 3 tahun terakhir equity fund dari unitlink dan reksadana dapat menghasilkan return > 40% per tahun. Jadi kalau ada MI yang equity fund nya di tahun 2005 hanya menghasilkan 14%…. tanya kenapa! Yang bener aja, diputerin ke mana tuh uangnya, ngaku aja equity fund, jangan-jangan isinya bukan saham. Gawat gak tuh?)

Mas-mas Ya diversifikasi aja Mbak. Kalau punya uang lebih, bisa ditaro di unitlink.
Mbak-mbak Mas, unit investasi dalam unitlink itu sama aja dengan reksadana. Jadi kalau mau diversifikasi bukan lewat unitlink, tapi di jenis instrument nya. Money Market, Fixed Income, Balance or Equity. Jadi diversifikasi bukan liat di struktur asuransi yang digabungkan dengan unit investasi reksadana dong. It doesn’t make sense.
Mas-mas Ya tapi kan gak semua orang seperti Mbak
Mbak-mbak Lho, kenapa gak? Tell me : Why not?
Coba kasih alasan yang bener.
Kenapa kita semua gak bisa bikin Financial Plan yang komprehensif – yang lengkap – yang betul-betul memperhatikan semua kebutuhan keluarga kita? Kenapa kita semua gak bisa membuat diri lebih pintar supaya bisa mengerti semua isi dagangan produk-produk investasi atau asuransi yang sedang ditawarkan di depan mata kita?
Kenapa kita semua gak bisa membeli produk keuangan dengan lebih efisien, sehingga gak bayar fee kebanyakan, gak beli produk yang underperforming, dan bisa mencapai lebih banyak tujuan finansial dengan lebih cepat?
Gak ada kan alasan supaya kita gak bisa begitu?Tell me why I need this??? Frown Seriously…
Listen up! Let’s say this together… out loud…You ARE smart! You continuously gain more knowledge on investment. Check out the numbers and let the numbers speak to you…
Sanggahan Isi tulisan ini diambil dari berbagai sumber baik di situs internet maupun blog yang ada, khususnya yang disebutkan dibawah ini. Isi tulisan ini hanya untuk catatan/konsumsi pribadi. Bagi para pembaca tulisan ini harap membuat pertimbangan yang matang dalam memutuskan investasi yang akan dilakukannya sendiri.
Reference : http://yusaksunaryanto.wordpress.com/http://hogswart19.multiply.com/
Oleh: listiaji | 31 Januari 2010

BAHAYA MEROKOK BERTAMBAH: ROKOK BISA MELEDAK!!!


 

Ternyata rokok pun dapat menteror kita, khususnya untuk para perokok. Asal muasal cerita berawal ketika seorang perokok bernama Andi Susanto yang berprofesi sebagai satpam itu membeli sebungkus rokok C*** Mild yang baru dibelinya di sebuah warung rokok di Cibitung Bekasi milik Bu Panji, tetangganya. Hisapan rokok pertama dan kedua berjalan seperti biasanya. Tapi naas datang saat Andi menghisap batang rokok yang ketiga. Saat itu tokok yang sedang dihispnya tiba-tiba meledak. Akibatnya bibir Andi terluka dan harus rela kehilangan 5 giginya.

 Gak tahu deh apa isi rokok itu, jangan-jangan ada semacam bahan peledak dalam rokok si Andi itu. Konon polisi lagi membawa rokok, helm dan sample bensin motor Andi ke Labfor Mabes Polri untuk mencari tahu penyebab ledakan tersebut.

 Jadi tulisan peringatan merokok yang ada di setiap bungkus rokok harus ditambah lagi, PERINGATAN: merokok dapat menyebabkan luka-luka dan gigi tanggal, serta dapat dijadikan alat terror baru bagi teroris.

 Apa jadinya bila rokok itu meledak di dalam pesawat … bisa membahayakan ratusan nyawa .. hanya gara-gara sebatang rokok.

 Source: http://www.detiknews.com/read/2010/01/31/143730/1289779/10/polisi-bekasi-selidiki-misteri-rokok-meledak-saat-diisap

Oleh: listiaji | 31 Januari 2010

SEJARAH IMLEK


 

Memasuki bulan Februari 2010 ini, kita akan memasuki tahun baru Imlek, yaitu Tahun Macan Logam. Tahun baru imlek akan jatuh pada tanggal 14 Pebruari 2010. Apa sebenarnya imlek itu?

Aslinya Imlek atau Sin Tjia adalah sebuah perayaan yang dilakukan oleh para petani di Cina yang biasanya jatuh pada tanggal satu di bulan pertama di awal tahun baru. Perayaan ini juga berkaitan dengan pesta para petani untuk menyambut musim semi. Perayaan ini dimulai pada tanggal 30 bulan ke-12 dan berakhir pada tanggal 15 bulan pertama. Acaranya meliputi sembahyang Imlek, sembahyang kepada Sang Pencipta, dan perayaan Cap Go Meh. Tujuan dari persembahyangan ini adalah sebagai wujud syukur dan doa harapan agar di tahun depan mendapat rezeki lebih banyak, untuk menjamu leluhur, dan sebagai sarana silaturahmi dengan kerabat dan tetangga.

Karena perayaan Imlek berasal dari kebudayaan petani, maka segala bentuk persembahannya adalah berupa berbagai jenis makanan. Idealnya, pada setiap acara sembahyang Imlek disajikan minimal 12 macam masakan dan 12 macam kue yang mewakili lambang-lambang shio yang berjumlah 12. Di Cina, hidangan yang wajib adalah mie panjang umur (siu mi) dan arak. Di Indonesia, hidangan yang dipilih biasanya hidangan yang mempunyai arti “kemakmuran,” “panjang umur,” “keselamatan,” atau “kebahagiaan,” dan merupakan hidangan kesukaan para leluhur.

Kue-kue yang dihidangkan biasanya lebih manis daripada biasanya. Diharapkan, kehidupan di tahun mendatang menjadi lebih manis. Di samping itu dihidangkan pula kue lapis sebagai perlambang rezeki yang berlapis-lapis. Kue mangkok dan kue keranjang juga merupakan makanan yang wajib dihidangkan pada waktu persembahyangan menyambut datangnya tahun baru Imlek. Biasanya kue keranjang disusun ke atas dengan kue mangkok berwarna merah di bagian atasnya. Ini adalah sebagai simbol kehidupan manis yang kian menanjak dan mekar seperti kue mangkok.

Ada juga makanan yang dihindari dan tidak dihidangkan, misalnya bubur. Bubur tidak dihidangkan karena makanan ini melambangkan kemiskinan.  Kedua belas hidangan itu lalu disusun di meja sembahyang yang bagian depannya digantungi dengan kain khusus yang biasanya bergambar naga berwarna merah. Pemilik rumah lalu berdoa memanggil para leluhurnya untuk menyantap hidangan yang disuguhkan.    

Di malam tahun baru orang-orang biasanya bersantap di rumah atau di restoran. Setelah selesai makan malam mereka bergadang semalam suntuk dengan pintu rumah dibuka lebar-lebar agar rezeki bisa masuk ke rumah dengan leluasa. Pada waktu ini disediakan camilan khas Imlek berupa kuaci, kacang, dan permen.

Pada waktu Imlek, makanan yang tidak boleh dilupakan adalah lapis legit, kue nastar, kue semprit, kue mawar, serta manisan kolang-kaling. Agar pikiran menjadi jernih, disediakan agar-agar yang dicetak seperti bintang sebagai simbol kehidupan yang terang.

Tujuh hari sesudah Imlek dilakukan persembahyangan kepada Sang Pencipta. Tujuannya adalah sujud kepadaNya dan memohon kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru dimasuki. Lima belas hari sesudah Imlek dilakukan sebuah perayaan yang disebut dengan Cap Go Meh. Masyarakat keturunan Cina di Semarang merayakannya dengan menyuguhkan lontong Cap Go Meh yang terdiri dari lontong, opor ayam, lodeh terung, telur pindang, sate abing, dan sambal docang. Sementara di Jakarta, menunya adalah lontong, sayur godog, telur pindang, dan bubuk kedelai.

Pada waktu perayaan Imlek juga dirayakan berbagai macam keramaian yang menyuguhkan atraksi barongsai dan kembang api.

Oleh: listiaji | 28 Januari 2010

HARI INI DEMO 100 HARI PEMERINTAHAN SBY


Weeehhh .. hari ini bakalan ada demo besar di sejumlah kota di Indonesia guna mengkritisi 100 hari jalannya pemerintahan oleh sejumlah kelompok massa yang dimotori oleh Gerakan Indonesia Bersih. Buat para pengguna jalan khususnya di Jakarta, waspadai terjadinya kemacetan luar biasa di sejumlah titik karena adanya demo ini. Yah jaga-jaga aja daripada bete kalau udah terlanjur berada di tengah kerumunan massa. Belum lagi kalau ada resiko rusuh. Sejumlah titik yang perlu dihindari antara lain depan Istana Merdeka, Bundaran HI dan depan Gedung DPR/MPR.

Polda Metro Jaya juga sudah me release rencana persiapan pengalihan lalu lintas bila kerumunan demonstran meluber dan menghambat jalan, yaitu,
1. Dari arah Senayan menuju Bundaran HI akan dialihkan ke Jalan Bendungan Hilir, Pejompongan, menuju Tanah Abang.
2. Dari arah Senayan menuju Bundaran HI bisa juga dialihkan melalui Dukuh Atas menuju Tanah Abang.
3. Dari arah sebaliknya, Bundaran HI menuju Senayan, dialihkan menuju Sarinah atau Jalan Wahid Hasyim menuju Tanah Abang.
4. Dari arah Harmoni yang melintas ke arah depan Istana dan Monas, akan dialihkan ke Jalan Cideng, Tanah Abang, atau Jalan Juanda.
5. Dari arah Salemba menuju Bundaran HI akan dialihkan melalui Jalan Diponegoro menuju Kebon Sirih.
6. Lalu lintas di kawasan Kompleks DPR RI akan dialihkan dari arah Grogol melalui Permata Hijau menuju Blok M, bila ingin menuju Bundaran HI akan dialihkan ke Pejompongan.
7. Dari arah Cawang ke Senayan, akan dialihkan menuju Jalan Sisingamangaraja

Hehehe .. selamat beraktivitas … semoga terhindar dari kemacetan ..

Oleh: listiaji | 27 Januari 2010

GARUDA DI DADA (ARMANI) KU


Beberapa hari yang lalu, Armani Exchange (A│X) me release seri terbaru produk kaos mereka. Seri terbaru ini langsung menghebohkan Indonesia. Bukan berarti mayoritas masyarakat Indonesia menjadi penggemar (A│X) yang tergila-gila dengan produk barunya, bukan juga karena (A│X) sedang melakukan sale. Yah itu karena produk kaos (A│X) menggunakan simbol Garuda Indonesia di produk terbarunya itu. Dalam kaos (A│X), gambar kepala banteng diubah menjadi tulisan A, gambar beringin diubah menjadi tulisan X, sementara tulisan Bhineka Tunggal Ika diubah menjadi Armani Exchange. Produk tersebut dijual dalam 3 warna dasar, ungu, putih dan hitam dengan harga setara Rp. 270.000 tapi saat ini tak satu pun outlet (A│X) di Indonesia yang menjualnya

Tak kurang Menteri Hukum dan HAM serta anggota DPR Akbar Faisal mengutuk penggunaan simbol negara pada produk Armani yang dianggap tanpa ijin dan illegal. Tapi banyak juga yang mendukung penggunaan Garuda pada produk garmen bermerk internasional sehingga bangsa Indonesia mempunyai kebanggan dan sebagian lagi mengatakan Indonesia jadi bangsa yang “gaul”.

Hanya selang beberapa jam setelah muncul kehebohan ini, (A│X) mencabut produknya ini dari situs resmi (A│X), dan kemudian menarik produknya dari pasar serta meminta maaf telah menggunakan simbol Negara Indonesia sebagai salah satu karya produknya.

Bila menilik persoalan ini, sebetulnya penggunaan simbol Garuda dalam produk garmen telah dilakukan juga oleh sebuah perusahaan kreatif, KDRI (Kementerian Desain Republik Indonesia), dan selama ini penggunaan simbol itu tidak bertendensi penghinaan pada bangsa Indonesia dan bahkan bisa dianggap sebagai tanda bahwa hal-hal yang berbau Indonesia telah menjadi bagian dari trend dunia yang akan menjadi kebanggan warga Indonesia sebagai warga dunia. Namun mungkin yang menjadi masalah, karena selain penggunaan tanpa ijin dan yang menggunakan adalah perusahaan mode asing, maka hal ini akan menjadi masalah.

Sebagai contoh penggunaan simbol keraton kesultanan Yogyakarta pada berbagai produk souvenir Jogja, selama ini tidak menjadi masalah, sepanjang tidak melakukan penghinaan dan semacamnya. Malah hal ini membuat Jogja akan semakin popular, tidak saja di Indonesia bahkan di dunia internasional.

Jadi reaksi tajam penggunaan identitas Indonesia pada kaos Armani rasanya terlalu berlebihan dan menunjukkan bangsa Indonesia yang masih terlalu tertutup pada dunia luar, terlalu sensitif untuk hal-hal yang tidak prinsipil. Kenapa penggunaan simbol Garuda itu, tidak kita anggap sebagai penghargaan dunia luar terhadap Indonesia. Sama seperti pemasangan patung Obama kecil di Taman Menteng, Jakarta Pusat, atau adegan Obama naik becak di Stasiun Tugu Yogyakarta, yang merupakan simbol negara Amerika. Saya rasa terlalu naïf bila warga Amerika melakukan protes dan meminta pencopotan simbol negaranya dari Taman Menteng atau Stasiun Tugu, karena itu adalah bentuk penghormatan bangsa Indonesia pada warga Amerika.

Oleh: listiaji | 26 Januari 2010

TARIF TOL KANCI PEJAGAN (LUAR BIASA) MAHAL


Hari ini jalur tol Kanci – Pejagan yang menghubungkan wilayah Jawa Barat dengan Jawa tengah diresmikan oleh Presiden SBY. Ini merupakan jalur tol yang dimiliki oleh swasta, kelompok usaha Bakrie melalui PT Bakrie Toll Road.

 Jalur tol sepanjang 35 kilometer ini pastinya akan memperlancar perjalanan di wilayah pantura apalagi terhubung dengan jalur tol Palimanan – Kanci. Sayangnya tarif tol yang diterapkan si proyek tol swasta pertama ini terbilang cukup mahal, yaitu Rp. 21.500 untuk Golongan I (sedan dan minibus). Bandingkan dengan jalur tol Jakarta – Cikampek sepanjang 72 kilometer yang dibanderol Rp. 11.500, tol Jakarta – Tangerang sepanjang 33 kilometer seharga Rp. 4.000,

 Sebagai perbandingan yang lebih komprehensif, berikut adalah tarif terbaru tol edisi September 2009 

No Jalur Tol Panjang (km) Tarif Gol. I (Rp.) Tarif/Km Gol I (Rp.)
1 Pondok Aren – Ulujami 5.55 4.000 720.72
2 Kanci – Pejagan 35.00 21.500 614.29
3 Serpong – Pondok Aren 7.25 4.000 551.72
4 Cipularang 58.50 27.500 470.09
5 Ujung Pandang Tahap I dan II 6.05 2.500 413.22
6 Tangerang – Merak 73.00 28.500 390.41
7 Palimanan – Kanci 26.30 8.500 323.19
8 Jakarta – Cikampek 72.00 11.500 159.72
9 Jakarta Outer Ring Road 45.30 7.000 154.53
10 Tol Dalam Kota Jakarta 50.60 6.500 128.46
11 Jakarta – Tangerang 33.00 4.000 121.21
12 Belawan – Medan – Tj Morawa 42.70 5.000 117.10
13 Jakarta – Bogor – Ciawi 59.00 6.500 110.17
14 Padalarang Cileunyi 64.40 6.500 100.93
15 Semarang Seksi A,B,C 24.70 2.000 80.97
16 Surabaya – Gempol 49.00 2.500 51.02

 Meski jalur tol Kanci – Pejagan ini bukan yang paling mahal, tapi tergolong yang paling mahal kedua secara per kilometer setelah jalur Pondok Aren – Ulujami yang menerapkan tarif Rp. 720.72/kilometer dibanding Kanci – Pejagan yang “hanya” Rp. 614.29/kilometer. Tapi tarif tol Pondok Aren – Ulujami tak begitu berasa, k arena jaraknya yang hanya 5.55 kilometer saja.

Bakrie Toll Road juga telah memegang konsensi pembangunan ruas tol Trans Jawa lainnya, yaitu Pejagan – Pemalang (57km), Semarang – Batang (75km), Pasuruan – Probolinggo (45km) dan Ciawi – Sukabumi (54km). Bila diasumsikan rata-rata tarif mendekati tarif proyek Kanci – Pejagan, maka betapa mahalnya tarif jalan tol Trans Jawa kelak bila sudah beroperasi penuh.

Oleh: listiaji | 26 Januari 2010

GADO-GADO BONBIN


Sebetulnya sih udah sering denger gado-gado Bonbin yang konon rasanya enak, tapi sampai sekarang belum juga pernah nyobain tuh gado-gado. Eh pas ada acara Bango Selera Nusantara di teve, yang menampilkan Gado-gado Bonbin, jadi teringat lagi kemashuran gado-gado bonbin. Atas dasar itulah, hari ini diputuskan buat makan siang di Gado-gado Bonbin, yang letaknya di Jalan Cikini IV, Jakarta Pusat .. huehehe … makan lagi .. makan lagi …Konon disini dulu ada kebon binatang, jadi dinamakan Jalan Bonbin dan nama gado2nya jadi Gado-gado Bonbin.

 Udah lama kali ya, gw gak ke daerah Jakarta, jadi tadi sempet little bit nyasar gara-gara banyak jalur yang one way. Tapi akhirnya kios yang ukurannya gak terlalu besar ini ketemu juga dengan plang nama yang cukup sederhana yang konon plang itu udah dibuat puluhan tahun yang lalu dan masih ada hingga kini.

 Sambil menunggu pesanan, gw mengamati suasana di dalam warung ini. Ada sejumlah artikel dari berbagai media seperti Kontan, yang mengulas kedahsyatan Gado-gado Bonbin ini, juga mengungkap Gado-gado Bonbin pernah jadi langganan istana presiden dan sebagainya. Lalu ada juga sejumlah daftar menu yang tertempel di dinding, karena selain menjual gado-gado, warung ini juga menjual ayam goreng, mie ayam, asinan dan juga es krim Nyonya Besar, de el el. Disini, kalau gak salah, ada sekitar 9 meja makan dengan masing-masing memiliki 4 bangku.

 Setelah menunggu, akhirnya dateng juga gado-gado kesohor ini. Sayang gw lupa bawa kamera jadi tak bisa menampilkan hidangan tersebut di blog ini. Porsi sayurnya gak terlalu banyak, tapi diimbuhi setengah potong telur rebus dan disiram dengan bumbu kacang. Konon bumbu kacang ini terbuat dari kacang tanah pilihan yang diimpor langsung dari Tuban, Jawa Timur, sehingga menghasilkan saos kacang yang lezat. Mengngat kesohoran bumbu yang spesial ini, maka gw putusin untuk mencicipi dulu bumbu kacang itu. Rasanya … mmhhh … lumayan manis dan gurih, dan diolah gak tahu gimana jadi halus banget, tidak ada pecahan kacang yang kasar. Setelah itu, sayuran yang tak begitu banyak ini [perlu 2 porsi buat memenuhi isi perut ini], dicampur dengan bumbu kacang dan dimakan dengan nasi. Sebetulnya rasanya enak tapi tidak semeledak apa yang selama ini gw denger, karena bumbu kacang yang halus itu. Sayang porsinya gak terlalu banyak, yah porsi orang males makan lah.

 Harga – untuk dua porsi gado-gado dengan sepiring nasi imut, kena banderol seharga Rp. 44.000 atau sekitar Rp. 22.000 per porsi gado-gado nya. Gak tahu ya buat orang lain, tapi buat gw harga ini terlalu mahal dengan pertimbangan porsi yang kecil, harga gado2 umumnya yang sekitar Rp. 6.000, penyajiannya di warung yang cukup sederhana – bukan resto yang bagus dan rasa yang meski enak, tapi tidak terlalu nendang. Nggak worthed gitu lho … tapi ini subyektif …mending Sop Kambing Bustaman di Jalan Penataran yang rasanya lebih nendang, porsi lebih banyak dengan suasana warung yang kurang lebih sama. Berminat coba .. sekali lagi Gado-gado Bonbin ada di Jalan Cikini IV, Cikini, Jakarta Pusat, deket sama Taman Ismail Marzuki .. kalo udah sampe TIM tanya aja Gado-gado Bonbin dimana. Umumnya orang sih udah tahu.

Oleh: listiaji | 25 Januari 2010

HARI INI, BAYU SUDAH DUA TAHUN PENSIUN DARI ANTV


Woowww!!! Lagi bengong-bengong dan lihat kalender ternyata hari ini tanggal 25 Januari. Hehehe … tanggal ini bukan ulang tahun gw, istri atau anak-anak, sehingga begitu berkesan di dalam hati. Hari ini tepatnya tahun 2008 yang lalu gw resmi pensiun dari antv dan menjadi pengacara alias pengangguran banyak acara. Gak gampang lho buat mutusin keluar dari antv setelah enam tahun menikmati berbagai fasilitas yang tidak hanya standar seperti kesehatan, gaji tetap, bonus tahunan dan THR. Tapi pekerjaan wartawan ternyata menawarkan berbagai kemudahan dan keuntungan seperti kemudahan mengurus paspor, SIM, tiket kereta eksekutif, tiket pesawat yang kesemuanya banyak gratisnya .. huehehe … juga tak lupa jale yang omzetnya .. yah mungkin udah bisa dibilang ratusan juta .. setidaknya bisa jadi sebiji minimarket deh …pokoknya asik deh …[peringatan buat wartawan pemula: jangan ikuti langkah saya, karena itu tidak sesuai dengan idealisme jurnalis yang benar dan juga menyesatkan.. huehehe]

 Sebetulnya suasana resign di bulan Januari udah gak begitu menarik, cuma tinggal tunggu waktu dan sebetulnya di bulan itu juga udah gak masuk-masuk juga sih. Tapi saat-saat hectic nya tuh ada di Oktober –November 2007 .. wuiihh disitulah rasa bosan melanda luar biasa .. mau ke kantor malesnya udah kayak mau ke neraka … udah kerjaannya ngebosenin, sejumlah oknumnya nyebelin, gajinya sempit … cuma jalenya aja yang guedeeee .. tapi ini juga sesat n gak bener kalo diterus-terusin. Wah bulan itu bener-bener lagi gak tertarik kerja disitu … sumpek banget …

 Yah meski banyak intrik-intrik norak yang bikin capek sendiri dan meski ini bukan the best place to work tapi ini adalah tempat kerja yang paling mengesankan. Gw mulai kerja disini dari mulai jaman kertas buat nulis aja gak ada, sampe ini tv gabung sama Star TV yang katanya TV kelas dunia itu.

 Akhirnya gw keluar dengan uang saku 1,4 juta aja [hiks hiks hiks … this is for six year..], tapi pesangon yang paling penting adalah networking dengan para nara sumber yang udah terbangun, yang bisa kasih pesangon ratusan kali dari pesangon dari antv … yang kemudian jadi modal tuk membangun bisnis hingga saat ini.

 Whatever, a great thanks for antv and all my beloved partners, reporters, cameramen, asprod, producers and so on. Terima kasih atas dukungan kalian. Karena Bayu yang sekarang tak lepas dari dukungan teman-teman semua selama 6 tahun di antv.

 Tentu gw kehilangan saat terbaik bersama teman2 saat liputan, saat on cam, saat gajian dan juga saat ngabsen. But the show must go on. Jalan hidup telah terukir masing2.

Oleh: listiaji | 24 Januari 2010

JABON


Jabon (Anthocephalus cadamba) Merupakan salah satu jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ketinggian 0 – 1000 m dpl

Source: http://theangel.wordpress.com

Saat ini Jabon menjadi andalan industri perkayuan, termasuk kayu lapis, karena Jabon memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tanaman kayu lainnya termasuk sengon/albasia. Dari hasil uji coba yang telah dilakukan, keunggulan tanaman jabon dapat diuraikan dari beberapa sisi, diantaranya adalah:

diameter batang dapat tumbuh berkisar 10 cm/th
Masa produksi jabon yang singkat – hanya 4 – 5 tahun
Berbatang silinder dengan tingkat kelurusan yang sangat bagus
Tidak memerlukan pemangkasan karena pada masa pertumbuhan cabang akan rontok sendiri (self purning)
PERTUMBUHAN

pertumbuhan sangat cepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya termasuk bila dibandingkan dengan sengon (albasia), Jabon tergolong tumbuhan pionir sebagaimana sengon. Ia dapat tumbuh di tanah liat, tanah lempung podsolik cokelat, atau tanah berbatu. Sejauh ini jabon bebas serangan hama dan penyakit, termasuk karat tumor yang kini banyak menyerang sengon.

BATANG
Ciri dan karakteristik batang jabon adalah : Permukaan kayu licin serta arah tegak lurus, berwarna putih kekuningan mirip meranti kuning, batang mudah dikupas, dikeringkan, direkatkan, bebas dari cacat mata kayu dan susutnya rendah.

PENANAMAN dan PERAWATAN
Jabon merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang tidak memerlukan banyak perlakuan khusus dalam budidayanya.

PEMASARAN
Karena jenis kayunya yang berwarna putih agak kekuningan dan tanpa terlihat seratnya, maka kayu jabon sangat dibutuhkan oleh industri kayu lapis (plywood), industri meubel, pulp, produsen peti buah, mainan anak-anak, korek api, Alas sepatu, Papan, Tripleks. Hal inilah yang menyebabkan pemasaran kayu jabon sama sekali tidak mengalami kesulitan.

NILAI EKONOMI

Budidaya tanaman jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar. Perkiraan dalam 4 – 5 tahun mendatang, diperoleh dari penjualan 625 pohon berumur 4 – 5 tahun sebanyak 800 – 1.000 m3 per ha. Prediksi harga jabon pada 5 tahun mendatang Rp1,2-juta/m3. Dengan harga jual Rp1,2-juta per m3 dan produksi 800 m3, maka omzet dari penanaman jabon mencapai Rp960-juta per ha. Saat ini harga per m3 jabon berumur 4 tahun mencapai Rp716.000; umur 5 tahun, Rp837.000. Andai harga jabon tak terkerek naik alias Rp716.000 per m3, maka omzet dari budidaya jabon ‘hanya’ Rp572.800.000.

PELUANG INVESTASI

Menanam jabon bagaikan menanam emas, sebab kebutuhan kayu akan terus meninggi, karena saat ini pemerintah melarang penggunaan kayu bulat hasil tebangan hutan alam, akibatnya banyak industri tutup akibat kekurangan pasokan kayu, jadi pada masa mendatang, harga kayu jabon akan semakin meningkat terus.

Oleh: listiaji | 23 Januari 2010

PEMAKZULAN


Istilah pemakzulan akhir-akhir ini mencuat seiring dengan pengungkapan penyalahgunaan kekuasaan dalam kasus pengucuran bail-out Bank Century senilai Rp. 6,7 trilyun. Meski sering digunakan dalam keseharian, istilah pemakzulan sendiri tak terdapat dalam Undang-undang Dasar 1945. Dari berbagai referensi, istilah ini merupakan serapan dari bahasa Arab yang berarti turun tahta seorang raja alias meletakkan jabatan. Namun sebenarnya pemakzulan lebih dekat ke impeachment, sebuah istilah konstitusi dari negeri barat, yang berarti meminta pertanggungjawaban kepada presiden bila presiden melanggar hukum/konstitusi.

Dalam konstitusi Indonesia yang telah diamandemen, proses pemakzulan dapat dilakukan oleh DPR namun tidak serta merta dapat menjatuhkan presiden dari jabatannya. Mengutip dari Perubahan ketiga UUD 1945 pasal 7B ayat 1 mengatur bila DPR harus mengajukan permintaan pemeriksaan dan keputusan hukum dari Mahkamah Konstitusi bahwa Presiden telah melanggar hukum. Dan bila ada keputusan bahwa Presiden bersalah, itupun tidak dapat menjatuhkan presiden, karena proses hukum yang telah berlangsung di Mahkamah Konstitusi akan menjadi bahan pertimbangan untuk pengajuan ke MPR untuk memutuskan apakah presiden akan diberhentikan atau tidak. Tidak selalu keputusan MK yang menyatakan presiden bersalah akan berujung pada pemecatan presiden, karena di MPR akan terjadi proses politik, atau semacam tawar menawar antara MPR dengan presiden. Dan bila MPR dapat memaafkan kesalahan presiden, maka presiden dapat terus melenggang menyelesaikan masa jabatannya.

Bila presiden dicopot dari jabatannya, maka Wakil Presiden akan langsung menggantikannya sebagai Presiden dan mengajukan kepada MPR 2 calon pengganti posisi wakil presiden dalam waktu selambat-lambatnya 60 hari, untuk kemudian salah satunya diputuskan oleh MPR sebagai wakil presiden terpilih.

Namun bila keduanya, Presiden dan Wakil Presiden lengser dari jabatannya, otomatis Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan akan menjalankan pemerintahan secara bersama-sama/triumvirat. Dan dalam waktu 30 hari, MPR akan menyelenggarakan sidang untuk memilih presiden dan wakil presiden.

Siapa yang berhak dipilih dalam sidang tersebut? Adapun yang berhak dipilih dalam sidang MPR tersebut adalah 2 pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang masing-masing diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang pada pemilu sebelumnya meraih suara terbanyak pertama dan suara terbanyak kedua. Dan Presiden dan Wakil Presiden hasil sidang ini akan memerintah pada sisa masa jabatan yang ada.

Jadi bila kasus bail out Century ini berujung pada pemecatan Presiden dan Wakil Presiden, maka yang berhak mengusulkan Presiden dan Wakil Presiden pengganti adalah kelompok Partai Demokrat yang terdiri dari Partai Demokrat, PKS, PKB, PPP, serta PAN dan kelompok PDIP – Gerindra. Sementara Kelompok Golkar dan Hanura tak dapat mengusulkan pengganti Presiden dan Wakil Presiden.

Bila melihat kenyataan serta kemungkinan yang ada, maka bila SBY –Boediono berhasil di impeach oleh MPR, 2 kelompok besar yang akan bertarung adalah kelompok SBY melalui Demokrat dan kelompok Mega melalui PDI Perjuangan. Kelompok Demokrat tampaknya masih akan menggandeng PKB, PPP dan PAN. Sementara PDI Perjuangan masih akan mencari koalisinya. Di kelompok ketiga, Golkar, PKS, Gerindra dan Hanura akan menjadi kelompok mengambang yang harus berhitung keras menentukan pilihan yang paling menguntungkan, Demokrat atau PDI Perjuangan, atau setidaknya dapat berjualan suara semata.

Source: Undang-undang Dasar 1945. Kamus Besar Bahasa Indonesia dan berbagai situs internet


WASPADAI MODUS PEMBOBOLAN ATM BANK MENGGUNAKAN SKIMMER

Dua hari terakhir ini lagi heboh pemberitaan soal pembobolan ATM di sejumlah bank seperti BCA, Mandiri, BNI, dan Permata. Kasus berawal adanya laporan pembobolan ATM di BCA Kuta Bali, kemudian meluas ke sejumlah kota besar di Indonesia. Sudah ada sekitar 236 rekening nasabah yang dilaporkan dibobol dengan nilai kerugian lebih dari 4 milyar rupiah.

Para pembobol yang disinyalir tergabung dalam komplotan yang terorganisir menggunakan modus dengan memasang alat skimmer pada mulut ATM yang asli sebagai alat untuk menduplikasi kartu ATM nasabah sehingga data yang ada dalam kartu nasabah yang asli bisa semacam difotocopy lah. Sementara pembobol juga memasang spy cam untuk mengintip PIN yang dipencet oleh nasabah. Baik skimmer maupun spy cam terpasang dengan rapi sehingga nasabah awam akan susah mengenalinya apalagi mencurigainya. Setelah itu, pembobol dapat dengan leluasa menguras rekening nasabah.

Inilah contoh mulut ATM yang belum dan yang sudah dipasangi alat skimmer seperti yang diambil dari situs www.kresbonsecurity.com :

 Meski Bank Indonesia telah menghimbau nasabah untuk tenang dan mewajibkan bank untuk mengganti secara utuh atas penarikan yang tidak semestinya, tak ada salahnya bila Anda mewaspadai dan memerhatikan tips sebagai berikut, 

  1. Jangan gunakan mesin ATM yang menggunakan alat-alat tambahan yang tidak kita kenali sebelumnya. Bila memang ada, pastikan dulu kepada petugas bank yang mungkin ada. Selalu waspadai bila ada bekas selotip, lem dan semacamnya yang tidak lumrah, dan laporkan pada pihak bank dan jangan gunakan mesin ATM tersebut.
  2. Pastikan Anda menutup jari Anda saat memencet nomor PIN dengan serapi mungkin. Waspadai kamera apapun yang ada dalam bilik ATM, karena bisa saja kamera itu digunakan untuk mengintip nomor PIN yang anda sedang Anda tekan.
  3. Pilihlah ATM yang berada di tempat aman semacam di kantor cabang bank sehingga meminimalisir kemungkinan pembobol menggarap ATM yang ada di tempat itu. Serta pilih ATM yang berada di tempat terang dan nyaman.
  4. Hati-hati menggunakan kartu ATM sebagai kartu belanja, pastikan kartu digesek di tempat yang seharusnya dan bukan pada alat-alat yang mencurigakan. Bila ada sesuatu kejanggalan, lebih baik batalkan transaksi dengan tegas. Juga pastikan Anda menekan nomor PIN tanpa ada yang mengawasi baik itu orang maupun kamera.
  5. Selalu cek saldo Anda dan pastikan transaksi yang Anda lakukan, bila ada kejanggalan transaksi, segera laporkan ke bank dan bila tidak ada tanggapan yang memuaskan, segera lapor ke kepolisian.

Beberapa hari terakhir ini ada ribut-ribut di tv soal pemberlakuan undang-undang lalu lintas yang baru, yang seperti biasa pro kontra dan penuh dengan jeratan. Tapi diantara itu ada sejumlah aturan yang baru seperti tidak boleh nelpon atau dandan selama mengemudi, karena bakalan didenda 750 ribu perak, juga bila dulu ada aturan belok kiri boleh langsung, nah sekarang gak boleh lagi, karena harus mengikuti rambu lalu lintas yang ada. Lalu ada lagi buat para biker, harus nyalain lampu besar, tak hanya di malam hari tapi juga di siang hari. Masih ada lagi harus pake seat belt or denda 100 ribu perak menanti. Huehehehe … banyak banget yah aturannya .. saking banyaknya, sampe pusing bacanya .. dan ini setelah mencari kesana dan kemari ii undang-undang itu, akhirnya ketemu juga dan lumayan puyeng bacanya, tapi setelah diintisarikan ada kali lebih dari 50 pasal yang siap menjerat Anda di jalanan … wuuuihhh seremmm … bacalah sebelum uang melayang gara-gara tilang …

No Jenis Pelanggaran Pidana/Denda Referensi
  Penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakaan kendaraan dan/atau barang Kurungan paling lama 6 bulan atau denda Rp. 12.000.000 Pasal 273 ayat 1
  Penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas sehingga menimbulkan korban luka berat Kurungan paling lama 1 tahun atau denda Rp. 24.000.000 Pasal 273 ayat 2
  Penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas sehingga menimbulkan korban meninggal dunia Kurungan paling lama 5 tahun atau denda Rp. 120.000.000 Pasal 273 ayat 3
  Penyelenggara jalan yang tidak memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak dan belum diperbaiki Kurungan paling lama 6 bulan atau denda Rp. 1.500.000 Pasal 273 ayat 4
  Merusak dan/atau mengganggu fungsi jalan Kurungan paling lama 1 tahun atau denda Rp. 24.000.000 Pasal 274
  Mengganggu fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat laulintas, fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 275 ayat 1
  Mengganggu fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat laulintas, fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan sehingga tidak berfungsi Kurungan paling lama 2 tahun atau denda Rp. 50.000.000 Pasal 275 ayat 2
  Angkutan umum dalam trayek yang tidak singgah di terminal Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 276
       
  Kendaraan roda 4 atau lebih di jalan yang tidak membawa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan P3K Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 278
  Kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 279
  Mengemudikan kendaraan bermotor tanpa plat nomor polisi Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 280
  Mengemudikan kendaraan bermotor tanpa memiliki SIM Kurungan paling lama 4 bulan atau denda Rp. 1.000.000 Pasal 281
  Pengguna jalan tidak mematuhi perintah polisi Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 282
  Mengemudikan kendaraan bermotor secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain yang mengganggu konsentrasi mengemudi di jalan

Ex. Menggunakan HP

Kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp. 750.000 Pasal 283
  Mengemudikan kendaraan bermotor dengan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pesepeda Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 284
  Mengemudikan sepeda motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis  dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 285 ayat 1
  Mengemudikan kendaraan beroda empat atau lebih di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi kendaraan bermotor, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengatur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, apkbor, bumper, penggandengan, penempelan dan penghapus kaca Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 285 ayat 2
       
       
  Mengemudikan kendaraan bermotor tanpa STNK atau STCK Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 288 ayat 1
  Mengemudikan kendaraan bermotor tanpa bisa menunjukkan SIM yang sah Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 288 ayat 2
  Mengemudikan mobil angkutan atau mobil barang tanpa bisa menunjukkan KIR yang berlaku Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 288 ayat 3
  Pengemudi atau penumpang disamping pengemudi tidak menggunakan seat belt Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 289
  Mengemudikan kendaraan bermotor selain sepeda motor tanpa rumah-rumahan tanpa helm dan seat belt Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 290
  Pengemudi sepeda motor tidak menggunakan helm SNI Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 291 ayat 1
  Pengemudi sepeda motor membiarkan penumpangnya tidak menggunakan helm Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 291 ayat 2
  Pengemudi sepeda motor yang membonceng penumpang lebih dari 1 orang tanpa kereta samping Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 292
  Tidak menyalakan lampu utama kendaraan bermotor pada malam hari Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 293 ayat 1
  Tidak menyalakan lampu utama sepeda motor pada siang hari Kurungan paling lama 15 hari atau denda Rp. 100.000 Pasal 293 ayat 2
  Berbelok atau balik arah tanpa menyalakan lampu sen atau isyarat tangan Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 294
  Berpindah lajur atau bergerak ke samping tanpa memberikan isyarat Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 295
  Melanggar perlintasan rel kereta api saat sinyal/isyarat sudah dibunyikan/dinyalakan Kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp. 750.000 Pasal 296
  Balapan di jalanan Kurungan paling lama 1 tahun atau denda Rp. 3.000.000 Pasal 297
  Berhenti atau parkir di jalan tanpa segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 298
  Pengguna kendaraan tidak bermotor dengan berpegangan pada kendaraan bermotor dan dapat membahayakan pengguna jalan lain Kurungan paling lama 15 hari atau denda Rp. 100.000 Pasal 299
  Mengemudikan angkutan barang yang tidak sesuai dengan kelas jalannya Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 301
  Pengemudi angkuatan umum yang berhenti tidak pada tempatnya, ngetem, menurunkan penumpang tidak di tempatnya, melewati jalan diluar rute Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 302
  Menggunakan angkutan barang untuk mengangkut orang Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 303
      304
  Mengemudikan kendaraan bermotor yang mengangkut barang khusus yangtidak memenuhi ketentuan tentang persyaratan keselamatan, pemberian tanda barang, parkir dan bongkar muat, waktu operasi dan rekomendasi dari instansi terkait. Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 305
  Mengemudikan kendaraan angkutan barang tanpa surat muatan dokumen perjalanan Kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp. 250.000 Pasal 306
  Mengemudikan kendaraan bermotor yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan Kurungan paling lama 2 bulan atau denda Rp. 500.000 Pasal 307
       
       
  Pengemudi kendaraan bermotor yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas  dengan kerusakan kendaraan dan atau barang Kurungan paling lama 6 bulan dan/atau denda Rp. 1.000.000 Pasal 310 ayat 1
  Pengemudi kendaraan bermotor yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas  dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan atau barang Kurungan paling lama 1 tahun dan/atau denda Rp. 2.000.000 Pasal 310 ayat 2
  Pengemudi kendaraan bermotor yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas  dengan korban luka berat Kurungan paling lama 5 tahun dan/atau denda Rp. 10.000.000 Pasal 310 ayat 3
  Pengemudi kendaraan bermotor yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas  dengan korban meninggal dunia Kurungan paling lama 6 tahun dan/atau denda Rp. 12.000.000 Pasal 310 ayat 4
  Mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang Kurungan paling lama 1 tahun atau denda Rp. 3.000.000 Pasal 311 ayat 1
  Mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan dan/atau barang Kurungan paling lama 2 tahun atau denda Rp. 4.000.000 Pasal 311 ayat 2
  Mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan/atau barang Kurungan paling lama 4 tahun atau denda Rp. 8.000.000 Pasal 311 ayat 3
  Mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka berat dan kerusakan kendaraan dan/atau barang Kurungan paling lama 10 tahun atau denda Rp. 20.000.000 Pasal 311 ayat 4
  Mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia Kurungan paling lama 12 tahun atau denda Rp. 24.000.000 Pasal 311 ayat 5
  Pengemudi kendaraan bermotor yang melakukan tabrak lari Kurungan paling lama 3 tahun atau denda Rp. 75.000.000 Pasal 312
  Tidak mengasuransikan awak kendaraan dan penumpangnya Kurungan paling lama 6 bulan atau denda Rp. 1.500.000 Pasal 313

 

Gimana, udah baca belom??? Puyeng kan … lama-lama lebih aman disupirin aja kali ye … hahaha … oh ya ada juga yang masih bolong2, tapi berhubung otak udah mumet ya nanti dulu deh dilengkapinnya …

Oleh: listiaji | 11 Januari 2010

CERITA LIBURAN KE BALI MID 2009


Before the trip: Sebetulnya trip ke Bali ini dibuat cukup mendadak, gak pake arrangement dan sejenisnya. Rencana ke Bali ini cuma digagas sebulan sebelumnya habis pulang dari jalan2 ke Jogja. Di bulan Mei, terus kepikiran buat ngisi liburan di bulan Juni yang ternyata masih kosong. Setalah cek sana sini ke berbagai travel agent, ternyata harga tiket pesawat lagi lumayan melambung … sekitar 800 ribuan per pax, yang kalau dikali sekeluarga terus pulang pergi bisa 6,4 sampe 7 jutaan buat tiketnya doang, belum lagi sewa mobil buat 2 minggu sekitar 3,5 juta … wah kalo diitung-itung, anggaran bisa melambung sampe 35 jutaan … uuppsss .. mana abis jalan-jalan dari Jogja lagi … bisa gawat dan bahaya nih ..

 Setelah browsing di internet tak dapat memangkas biaya perjalanan dengan revolusioner, eh kepikiran deh, gimana kalau ke Bali pake mobil … wewww … it’s a long journey .. sekitar 1.300 kilometer far away from Jakarta .. satu supir .. berdasarkan mesin ajaib bernama kalkulator, anggaran transportasi bisa dipangkas abis bis bis .. dari 10,5 juta jadi sekitar 1,5 juta aja alias diskon 9 juta!!! Haha becanda juga … but why not .. mumpung masih muda, bisa kali nyetir sendiri ke Bali .. kalo capek di break aja sampe 2 malam ..

 Alhasil disusunlah ittenary (rencana perjalanan) menuju Bali buat sekitar 2 minggu, termasuk tempat yang bakal didatengin plus tempat makan, karena konon so many menu babi dan anjing di Bali .. pokoknya kita buat selengkap-lengkapnya, terserah disana mau jadi didatengin apa nggak … yang penting data udah lengkap ..

 Cerita ini bisa dibagi ke dalam dua kategori, pertama, On The Way to Bali – yaitu perjalanan berangkat dan pulang dari dan ke Bali yang memakan waktu tersendiri, yaitu 4 hari pulang pergi, dan kedua Travelling in Bali – yaitu perjalanan ke tempat-tempat wisata di Bali.

 Setelah berbagai logistik dan kelengkapan perjalanan di packing di dalam mobil, dimulailah perjalanan kami.

 Day 1, Wed, 9 Jun 09: seperti seharusnya orang Indonesia, rencana keberangkatan yang harusnya jam 4 pagi teng, mundur ½ jam jadi jam ½ 5, usai sholat shubuh. Kami berangkat dari Cijantung langsung masuk tol pasar rebo hingga Cikampek. Perjalanan cukup lancar dan sampe kawasan Cirebon sekitar jam 9 pagi .. wah lumayan nih .. kalo gak ada halangan dan sesuai rencana, ntar malem bisa nginep di Tuban, Jawa Timur, di tepi laut…

 …………

 Dengan segala perjuangan, akhirnya rencana untuk nginep di Tuban tak bakalan kesampaian. Karena sekrang udah jam 9 malem dan masih ada di Pati. Sebenernya udah capek juga, tapi kayaknya tanggung, jadi target nginep dimundurin di Rembang aja. Mana jalanan di Pati sepiii banget dan masih banyak jalan yang dalam perbaikan. Akhirnya sekitar  jam 10 malem kita sampe di hotel pertama di Rembang, kalo gak salah namanya Hotel Kartini, lumayan juga ada AC, kamar mandi, jadi begitu sampe langsung mandi terus tidur. Lumayan hari ini driving 576 kilometer selama 17 jam!!!!

 Day 2, Thu, 10 Jun 09: setelah lumayan tidur sejenak, padahal tidur juga kurang, gw bangun jam 3 pagi dan mandi lagi biar seger di jalanan … maklum long trip lagi .. hari ini harus sampe Denpasar … not tomorrow ..

 Abis sholat Shubuh di hotel, sekitar jam ½ 5 pagi, berangkat lagi, masih ada 700 kilometer lagi, semoga tak ada perbaikan jalan lagi seperti di Brebes dan Semarang. Pagi2 lumayan lancar jalan menuju Tuban yang jaraknya sekitar 100 kilometer. Di Tuban kita makan di Resto KD sekitar jam 7 pagi, lumayan bagus, anak2 maen ayunan dan bilyar .terus lanjut lagi perjalanan .. yang kayaknya gak banyak perbaikan jalan kayak di Jawa tengah …

 Dasar kamprettt .. lagi enak-enak nyetir, di Lamongan ada orang jail mukul kaca spion .. gak ada kerusakan sih, cuma bikin kesel aja .. sempet gw kejar n pepet .. tapi ya udah deh lewatin aja .. kali pagi2 dia belum dapet sarapan kali ye .. selewat Surabaya .. terus masuk Sidoarjo, lewat tanggul lumpur panas Sidoarjo yang menghebohkan itu .. wuihhh tinggi banget, gw kepikiran gimana kalo tanggul ini pecah ya, bisa kerendem Lumpur .. jadi buruan aja deh lewat sininya .. Alhamdulillah perjalanan melewati Pasuruan dan Probolinggo lancar-lancar aja ..  dan kita sempat makan siang di Pasuruan, tapi begitu masuk kawasan Situbondo, rasanya lama banget n boring .. abis sepanjang sekitar 200 kilometer rasanya cuma ketemu hutan dan jalannya sempit .. meski gak macet ..

 Menjelang Maghrib, akhirnya kita kelihatan juga tuh kapal ferry penyeberangan …horeee .. udah deket Bali .. begitu masuk pelabuhan, ternyata kita mobil terakhir yang masuk ferry, dan setelah kita masuk langsung berangkat ke Bali. Lama penyeberangan sekitar 50 menit dan buat mobil harus bayar tiket 94 ribu perak termasuk manusia-manusia yang didalamnya. Di atas ferry gw sholat sekalian majuin jam 1 jam kemuka, cause ada perbedaan waktu antara Jawa dan Bali.

 Sampe di Bali udah gelap banget .. begitu keluar ferry kita disambut oleh jalanan yang mulus bangett dan panjang .. sayangnya tak ada lampu dan kehidupan di sekitarnya .. jadi agak serem semisal ada ban kempes dsb .. usut punya usut ternyata kita melewati kawasan hutan lindung Taman Nasional Bali Barat … setelah sekian lama driving, kita kletemu kawasan pertama yang berpenduduk, Melaya, lumayan rame juga dan banyak jajanan. Bingung mau makan apa, akhirnya pilihlah nasi goreng. Tapi ampunnn .. bukannnya tak enak, tapi nasi gorengnya gak berasa apa2 sama sekali .. dia cuma digoreng dengan saos warna orange .. tapi yah lumayan lah buat ganjel perut di tengah keheningan malam gini. Usai makan, perjalanan lanjut melewati Negara, Tabanan dan akhirnya masuk Denpasar sekitar jam 10 malem waktu setempat. Setelah cari lokasi penginapan, akhirnya ketemu sekitar jam 11 malem. Ahhh .. sampe juga ye nyetir Jakarta Bali, one man show .. berasa masih muda aja .. akhirnya kita semua tidur dengan nyenyak dengan AC yang dingin ..

 Day 3, Fri, 11 Jun 09: wahhh .. bangun pagi udah ada di Bali .. jadi berasa males-malesan.. apalagi cuapeknya itu …piuhh … menurut ittenary, pagi ini main banana boat or jet ski di Benoa terus ke Nusa Dua sebelum Jumatan. Tapi berhubung capek dan males .. akhirnya let’s ignore the ittenary .. everyday is Sunday in Bali .. ngapain buru-buru … pagi ini cuma cari makan di semacam kedai makan terdekat dengan embel2 warung muslim.. dengan menu ikan goreng … maklum banyak resto babi dan anjing di Bali … jadi waspadalah … huehehe … tapi babi enak kali ya ..

 Kegiatan leyeh2 berlangsung sampe jam 1, waktunya sholat Jumat di Masjid yang jaraknya sekitar 100 meter aja.

 Sesudah Jumatan, tujuan pertama adalah Garuda Wisnu Kencana – ini merupakan proyek besar berupa komplek budaya dengan tema utama patung Garuda Wisnu Kencana. Pembangunan komplek ini digarap oleh seniman Nyoman Nuarta. Sebelum sampe kita makan siang dulu di sebuah Resto Muslim [lagi-lagi buat jaminan halal food]. Masuk ke komplek GWK dikenakan tiket sebesar 20 ribu perak per orang. Disini ada sumber air suci yang katanya tak kunjung kering, terus ada teropong pandang untuk melihat sebagian wilayah Bali dengan masukin koin seharga 5 ribu perak, pertunjukan tari-tarian [waktu itu lagi gak ada show, adanya waktu malam hari].

 Setelah keliling komplek GWK n makan es krim, lanjut lagi deh jalan2nya ke arah selatan, Pura Uluwatu. Tapi unfortunately Linda lagi datang bulan, jadi gak bisa masuk komplek ini. Jadinya cuma foto-foto di luar Pura Uluwatu .. huehehe .. buat bukti udah pernah kesini ..

 Pulangnya kita lewatin Pantai Kuta aja sebentar

Baca selanjutnya di WISATA BALI : Garuda Wisnu Kencana Cultural Park

 Day 4, Sat, 12 Jun 09: Berhubung tidak ada kepastian makanan halal di Bali, jadi diputuskan hari ini diadakan acara masak memasak … lebih jelas dan lebih on time jadwal makannya .. setelah jam 9 pagi, diputuskan hari ini kita menuju Kintamani, Penelokan, Danau Batur dan kalo sempet ke Pasar Sukawati buat belanja pernak pernik ..

Kintamani terletak di dataran tinggi Bali, jadi suhunya lumayan sejuk. Lebih enak di Panelokan kita bisa menikmati suasana Danau Batur, apalagi makan di resto yang ada di atas situ. Tapi malesnya di Panelokan banyak tukang jualan souvenir yang jualannya maksa banget n keroyokan .. udah dibilang gak mau, masih juga maksa .. heran, gak punya kuping kali ye .. pesan hari ini: jangan sekali-kali beli souvenir dari mereka, karena yang lainnya langsung ngeroyok n maksa untuk beli yang punya mereka juga .. seremmm …

 Di danau Batur sebenernya enaknya duduk2 aja sambil makan dan minum yang ringan .. harus santai suasananya .. dan gak boleh keburu-buru .. betah juga leha-leha disini … sambil nunggu diusir sama petugas restonya .. huehehe …

 Tadinya gw pengen ke Trunyan, tempat mayat Bali katanya bisa jalan sendiri ke tempat penampungan terbuka mayat tapi gak bau itu. But, Linda gak mau .. katanya serem bla .. bla .. bla … Finally, batal lah ke Trunyan

 Tadi si Olga telpon, n katanya mau nyusul ke Bali .. hehe .. tapi mau ambil cuti dadakan n cari tiket pesawat .. soalnya lagi peak season katanya, jadi harap2 cemas .. tapi kalau confirmed, mau telpon lagi ntar malam ..

 Day 5, Sun, 13 Jun 09:

Hari ini kita berencana pergi ke Hutan Monyet Sangeh (Baca selanjutnya di WISATA BALI : Hutan Monyet Sangeh). Disinilah ada pura yang memiliki hutan yang dihuni oleh banyak sekali monyet. Biarpun banyak, tapi monyet disini jinak bahkan dapat diajak foto bareng.

….

 Masih di kawasan Sangeh, sepulang dari hutan monyet Sangeh, makan dulu di Warung Bali. Warung lesehan dengan pemandangan pesawahan tradisional Bali. Aneka masakan ayam dan ikan ada disini dan yang penting … gak ada Mr. Pig … huehehe … harga?? Sangat terjangkau apalagi ada view yang asik.

 Perjalanan hari ini berakhir, lalu balik lagi ke Denpasar .. Sampai di Denpasar ada kabar buruk – gw meriang .. badan panas dan gak enak badan .. bbrrrrr … coba minum obat instant .. sambil berharap cepet sembuh aja .. gak lucu kan .. jauh-jauh ke Bali cuma numpang sakit doang …

  Day 6, Mon, 14 Jun 09

Berhubung kondisi fisik masih belum baik juga, hari ini ittenarary terpaksa kembali diabaikan … jadwal rontok semua … tapi agak siang dikit badan udah rada enakan .. ya paksaian deh ke Pasar Guwang buat belanja aja .. daripada bete tidur di rumah mulu … trus agak siangan .. ke Apotik Century yang ada di mall apa ya .. pokoknya yang ada di deket simpangan yang ada patungnya [hehe .. di Bali semua juga ada patungnya ..] ya yang menuju ke sanur, kuta dan airport deh .. disitu beli obat buat radang tenggorokan yang menyiksa ini ….. lumayan mahal sih tapi semoga meredakan serangan radang perusak liburan ini.

 Meski badan masih belum fit, sore ini ke Ngurah Rai Airport buat jemput Olga … huehehe …jadi liburan dadakan nih dia … Olga landing after maghrib … welcome to Bali Olga … dari airport kita gak kemana-mana and langsung pulang ke Denpasar … dan gak ada acara lagi…

 Day 7, Tue, 15 Jun 09

Jadwal pertama hari ini adalah ke Taman Kupu-kupu di Tabanan. Meski Taman Kupu-kupu ini katanya yang terbesar di Asia, tak banyak wisatawan local yang tahu apalagi berkunjung kesini. Mungkin selain kurang promosi, orang Indonesia gak begitu tertarik kali, karena kupu-kupu ada di segala penjuru Indonesia. Taman ini letaknmya di Banjar Sandar, Wanasari, sekitar 6 kilometer sebelah utara Tabanan. Pokoknya kalau mau kesini cari dulu kota Tabanan, abis itu tanya arah ke Wanasari, nah letaknya di sebelah kiri jalan

Baca selanjutnya di WISATA BALI : Taman Kupu-kupu Bali

Dari Taman Kupu-kupu, kita berpindah ke arah Tanah Lot, buat nge lihat pura yang agak ke tengah laut itu. Jadi inget enam tahun lalu pernah kesini, nginep di Le Meridien yang ada di kawasan Tanah Lot … a nice hotel … Disini tempat parkir mobil ke Tanah Lot agak lumayan jauh dan musti jalan kaki. Dalam perjalanan ini pengunjung disuguhi semacam pasar seni yang menjual berbagai souvenir khas Bali. Harga sedikit lebih mahal dari sukowati, tapi gak terlalu jauh lah … lumayan bagi yang gak mau jauh2 ke Sukawati. Sampailah di pinggir laut, but huehehe … ini bukan waktu yang tepat buat ke Pura Tanah Lot!!! Why?? Air laut kayaknya lagi pasang, jadi gak bisa nyebrang ke pura. Inilah keunikan Pura Tanah Lot, pada jam-jam tertentu air antara pinggir laut dan pura yang terletak di seberangnya bakal surut dan memungkinkan pengunjung untuk berjalan menyebrang dan setelahnya air laut akan kembali menutup jalan ke pura. Akhirnya kami liat 2 ular penjaga yang konon sudah hidup ratusan tahun hidup menjaga Pura Tanah Lot. Letak ular ini ada di dalam cerukan di dalam gua yang ada tempat menyebrang ke pura.

Baca selanjutnya di WISATA BALI : Tanah Lot

Dalam rencana hari ini, gw mau nyari sunset view di Kuta, jadi setelah dari Tanah Lot, langsung drive ke arah Kuta. Tiba di Kuta masih agak siangan, sekitar jam 3 sorean, jadi kita pake buat makan siang yang agak telat aja. Pilihan makan hari ini di Nan Xiang @ Kuta yang ada di Hotel Mercure Kuta. Dari sini view bagus dari lantai dua bisa menghadap langsung ke pantai, jadi suasananya lebih OK. Kita juga bisa duduk di sofa yang ada di luar resto yang juga menghadap pantai. Menjelang sunset baru deh pindah ke pantai yang berpasir sambil menghabiskan waktu hingga tenggelamnya matahari di Bali.

 Usai sunset di Kuta, pulanglah kami ke penginapan. Mempersiapkan perjalanan agak jauh esok hari, kea rah utara Bali, Pura Besakih…….

 Day 8, Wed, 16 Jun 09: Besakih, Discovery Shopping Mall

Besakih. Ya hari ini gw mau ke Besakih, yang konon menjadi pusat dari semua pura di Pulau Bali. Pura ini juga konon letaknya tertinggi di Bali. Jalan menuju ke Besakih relative lancar dan jalanan di Bali juga sangat bagus, gak ada yang namanya jalan bolong walau udah jauh dari pusat kota.

Baca selanjutnya di WISATA BALI : Pura Besakih

Day 9, Thu, 17 Jun 09: Tirta Empul, Tampak Siring, Discovery Shopping Mall (A&W)

………………..

Baca selanjutnya di WISATA BALI : Tampak Siring dan Tirta Empul

Day 10, Fri, 18 Jun 09: Sanur, Foto Adat, Pasar Erlangga 2 Dps

Pagi-pagi banget sekitar jam 5 (di Bali jam segini masih bener2 pagi) kita berangkat ke Sanur sambil berharap mau lihat sunrise yang katanya lumayan OK, tapi syaratnya harus dateng pagi bener, biar gak ketinggalan momen. Jarak antara penginapan ke Sanur gak jauh, cuma sekitar 5-10 menit drive, dan sesampainya di Sanur … wuiihhh .. udah penuh manusia yang tujuannya sama mau liat sunrise di Sanur. Gw nyari cari posisi di atas bebatuan pemecah ombak buat ambil photo .. ditunggu dan ditunggu … ternyata cuaca lagi mendung .. dan sunrise GAGAL dilihat … hiks .. hiks … udah kena ombak .. eh gagal lagi … Akhirnya jam ½ 7 kami pulang lengkap dengan photo mendung di Sanur .. huehehe …mana tinggal sebentar lagi liburan di Bali ini .. ya udahlah .. mau mandi dulu …

 Sebenernya hari ini hampir gak ada rencana apa2 … rencananya cuma mau istirahat aja, paling keliling Denpasar aja … dan agak siangan baru kepikir buat bikin kenangan di Bali dengan bikin foto pakaian adat Bali … hehehe … tapi berapa lama ya jadinya … kalo gak kelar n keburu pulang gimana dong …tapi namanya ikhtiar kan gak ada salahnya kan ???

 Sambil keliling Denpasar, kita lihat beberapa studio foto di Denpasar .. ada yang nawarin untuk seminggu lagi baru jadi .. waks … udah keburu pulang ke Jakarta deh … akhirnya kita dapet foto studio di Jalan Sumatera, yang entah apa itu namanya .. mereka bisa bikin foto dalam bentuk CD (nyetaknya di Jakarta aja, lagian kan repot bawa frame segede gubrak ke Jakarta via darat), terus bikin janjian buat bikin foto agak sorean dikit. Sambil nunggu kita sempet pergi ke Pasar Erlangga 2 di Denpasar .. itu semacam toko souvenir ala Sukowati tapi bentuknya kayak supermarket yang rapi dan bayarnya di kasir … barang2nya sih sama aja sama Sukowati, tapi sedikit lebih mahal dan no bargain. Ya cocok deh buat tourist atau orang yang ke Bali yang mau beli oleh2 tapi gak punya waktu ke Sukowati atau Guwang. Disitu cuma beli ikat kepala khas Bali, harganya sekitar 8.000 perak.

Baca selanjutnya di WISATA BALI : Pasar Seni Sukawati, Guwang dan Erlangga

Day 11, Sat, 19 Jun 09

Seperti biasa setelah breakfast dan mandi, sekitar jam 9 pagi kita berangkat lagi buat session terakhir liburan in Bali … gak berasa ya udah 11 hari ninggalin Jakarta .. and we’ll be back to Jakarta soon …

Di sesi terakhir, kita berangkat ke Bedugul yang terletak sekitar 50 kilometer sebelah utara Denpasar .. jalan yang sangat mulus … membuat perjalanan sekitar 1 ½ jam ini gak membosankan … memasuki kawasan Bedugul berasa suhunya mulai agak dingin … nyampe sana kita masuk kawasan Danau Beratan  yang berisi berbagai macam olahraga air … hehe .. demi menjaga stamina buat perjalanan jauh ke Jakarta, diputuskan untuk gak macem2 dulu … buat masuk kesini bayar tiket masuk 7.500 perak per orang .. jadi salah masuk deh kesini … akhirnya kami keluar lagi dari kawasan Danau Beratan setelah sedikit foto2 di depan hotel yang ada di tepi danau …

 Gak jauh dari danau, sekitar 500 meter ada tepian danau yang ternyata viewnya lebih OK daripada tempat pertama .. selain tempatnya lega juga ada pemandangan Pura Ulun Danu di tepi danau. Dan dibelakang kita ada mesjid Hidayatullah yang terletak agak tinggi dari jalanan. Di tepi danau kita makan siang .. dan setelah makan siang, baru deh sholat dzuhur di masjid Hidayatullah. Anak tangganya banyak banget … lumayan capek juga buat oran gak pernah olah raga … tapi pemandangan dari atas mesjid malah bagus lho .. terlihat dengan jelas pemandangan danau, pura ulun danu dan suasana sekitar .. yah lumayan deh buat foto2 sedikit …

 Setelah foto2, kami pun langsung balik lagi ke Denpasar. Tak lupa sebagai perjalanan terakhir, kita mampir lagi ke Pasar Seni Sukowati dan Pasar Guwang yang tak jauh dari Sukowati buat beli oleh2 dan rupa2, terus mendarat di penginapan di Denpasar. Sorenya cetak beberapa foto di Bali buat sedikit preview …

 Day 12, Sun, 20 Jun 09:

Di hari kedua belas ini, udah gak ada kegiatan traveling kemana-mana lagi, demi menjaga stamina buat driving sejauh 1.300 kilometer … waks … hari ini cuma belanja logistik aja ke Carrefour buat perjalanan pulang, seperti minuman, dan snack. Tapi agak siangan dikit eh rasanya masih mau beli frame cermin buat ruang tamu … hehehe … akhirnya kita kabur sebentar ke Sukawati buat beli 2 frame seharga 70.000, setelah melalui nego yang alot.

 Selebihnya gw cuci mobil dan packing barang serta oleh2, karena besok rencananya bakal berangkat jam 4 pagi … lumayan pagi kan …jadi besok tinggal take off menuju Pulau Jawa.

 Oya agak siangan gw ambil foto adat dulu, dalam bentuk CD. Malemnya ke Carrefour lagi buat beli kekurangan ini dan itu, dan terus tidur

 Day 13, Mon, 21 Jun 09:

Jam ½ 3 gw udah bangunnnnn … terus langsung mandi and final check …pas jam 4 kita berangkat ke Airport Ngurah Rai buat nge drop Olga yang pulang pake pesawat … hahaha .. dia dalam beberapa jam udah bakal sampe Jakarta, sementara gw masih dua hari lagi … perjalanan ke Ngurah Rai ditempuh sekitar 10 menit, begitu di drop, kita langsung take off menuju Pulau Jawa …. Sekitar jam ½ 7 kita sudah sampe pelabuhan Gilimanuk, and jadi mobil pertama yang masuk ferry, tapi ternyata gak nunggu penuh buat berangkat. Setelah 10 menit nungguu, ferry pun berangkat menuju Jawa. Bye ..bye Bali .. see you again next trip …

 Jam pun dikurangin 1 jam untuk menyesuaikan dengan jam waktu Jawa. Kali ini breakfast di atas ferry.

 Setengah tujuh waktu Banyuwangi, mobil gw udah mendarat di Pelabuhan Ketapang … dan perjalanan menyusuri Jawa pun dimulai. Seperti waktu berangkat menuju Bali, rute perjalanan Banyuwangi sampai Pasuruan terasa agak membosankan .. mungkin gara2 perjalanan yang agak berkelak kelok dan tak banyak keramaian yang dilewati. Begitu sampai Pasuruan, suasana agak mendingan, nggak terlalu ngebosenin ..

  Sekitar jam 1 siang, sholat dzuhur di pom bensin Pasuruan … terus gak berasa udah ngelewatin Surabaya .. eh keluar tol bingung, mau lewat Lamongan, jadi lewat Paciran  dst … dst … suasananya tepi laut banget .. jadi kalo buka kaca dikit udah bau ikan asin  …puff ,…

 Perjalanan pulang kali ini relatif cepet, sekitar jam 8 malam udah sampe Pati. Disini agak susah juga ya cari makan di malam hari. Setelah pilah pilih akhirnya kita makan menu ayam goreng di tepi jalan di Pati. Bingung juga cari hotel di Pati, ditelponin dari daftar hotel yang bawa dari Jakarta, kok resepsionisnya rada bloon semua .. kok pada bingung .jawabnya … ah daripada kaco, mendingan paksain dikit lagi deh ke Kudus, pasti disana ada hotel yang waras .. sekitar jam 9 malem udah nyampe Kudus, dan kita tebak2an pilih Duta Wisata Hotel .. cari-cari sempet nyasar di Kudus juga nih  … tapi udah deh peduli amat, yang penting bias rebahan sambil nunggu besok pagi .. akhirnya ketemu juga hotel yang rada masuk gang ini …tapi untungnya .. hotelnya lumayan bagus .. katanya sering dipake buat tamu perusahaan rokok Djarum Kudus .. kamarnya luas .. kamar mandi bersih .. dan tak lama kemudian tidurlah kami semua setelah sholat Isya …

 Day 14, Tue, 22 Jun 09: Kudus – Jakarta

Jam ½ 4 pagi gw udah bangun dan terus mandi juga ngelap Xenia, cek radiator dan dibersihin dikit .. setelah persiapan standard an juga sholat shubuh, pada jam ½ 5, kita kembali take off from Kudus … lagi2 perjalanan pulang ini lumayan lancar, sekitar jam 6 pagi udah ngelewatin tol Semarang dan jam ½ 8 transit dulu di Sate Subali di Subah Jawa Tengah buat sarapan pagi.

 Jam 1 siang kita makan siang dan sholat dzuhur di Restoran Seafood pinggir pantai di Indramayu … huehehe … udah makin deket aja bau Jakarta. Setelah 1 jam kita berangkat lagi non stop menuju Cijantung.

 Dan akhirnya pada jam 4 sore, kami semua tiba di Cijantung, Jakarta Timur dengan aman dan selamat.

 Note: cerita ini belum selesai karena udah setengah tahun masih aja belom kelar …jadi diposting aja apa adanya .. walau masih ada little bit bolong-bolong … sorry …

Kunjungi artikel wisata Bali lainnya:

WISATA BALI : Menyewakan Kompor Mayat

Oleh: listiaji | 10 Januari 2010

FATHER’S DAY OUT


Baru aja buka facebook and gw di tag di note nya seorang kerabat .. judul note nya “Father’s Day Out” huehehe … fenomena jaman sekarang …

Langit tak kunjung cerah…ya tuan.
Tergesa-gesanya angin membawa lari dedaunan.
hiruk pikuk kilat dan guntur yang bergema.

Aku banyak maunya ya tuan…
Aku inginkan tanwir yang baru…
Aku ingin jelas-nyata-tanpa kabur pandangan ini…

bapakku lebih sering ke Surabaya…
dibandingkan ke kamarku…

bapakku lebih sering ke Palangkaraya
dibandingkan ke kamar adikku…

bapakku lebih sering ke Jayapura
dibandingkan ke kamar Ibuku…

bapakku lebih sering ke Jambi
dibandingkan ke kamar mandi…

bapakku lebih sering terjaga
dibungkus jaket tebal…

bapakku terbaring letih
dibungkus jaket tebal…

langit tak kunjung cerah…ya tuan
gemuruh di langitpun, tak ada habisnya
Doa kami untuknya…ya tuan
tak ada habisnya…

Oleh: listiaji | 29 Desember 2009

DATARAN TINGGI DIENG: PENGGALAN SURGA DI BUMI JAWA


Pengantar: Perjalanan ke Dataran Tinggi Dieng ini merupakan bagian dari liburan akhir tahun 2009 ke Magelang, Jogja, dan Purwokerto. Dalam perjalan liburan selama 7 hari ini, Dieng menjadi salah satu kawasan yang dikunjungi. Sebetulnya, rencananya seri liburan akhir tahun ini tidak memasukkan Dieng tapi Ciwidey di Bandung. Tapi konon suasana di Dieng hampir serupa dengan Ciwidey. Jadilah liburan akhir tahun ini mencoret Ciwedey dan memasukkan Dieng. Padahal tanggung udah masuk Jawa Tengah… huehehe …

Perjalanan ke Dieng dimulai sekitar jam 6 pagi dari penginapan kami di kota Magelang, dan melewati beberapa kota kecil macam Secang, Temanggung, Parakan dan Wonosobo, sebelum akhirnya sampai di Dieng. Entah pemandangan alam yang cukup bagus atau jalan-jalan yang berkelok, perjalanan Magelang – Dieng yang jaraknya sekitar 100 kilometer itu ditempuh dalam waktu 3 jam .. uhhhh … lumayan lama juga.

Sebelum memasuki kawasan Dieng, para pengunjung Dieng dikenakan retribusi sebesar 2.000 perak per orangnya, serta seribu rupiah lagi buat mobil. Gw pikir sesaat setelah membayar retribusi, sudahmasuk kawasan Dieng, ternyata masih harus menempuh perjalanan menanjak lagi sekitar 20 menit lah, sebelum sampai pos karcis … walahhh … tadi retribusi sekarang karcis terusan [macam Dufan aja]. Disini pengunjung dimintai karcis sebesar 16.000 rupiah per orangnya dan 3.000 rupiah buat mobilnya. Dari sini, kita sudah memasuki kawasan Dieng … dengan cuacanya yang cukup dingin dan sesekali turun kabut. Sebelum sampai pos karcis tadi sempet mampir di Gardu Pandang Tieng yang terletak di ketinggian 1.800 meter diatas permukaan laut. Dari gardu pandang ini, nampak hamparan pegunungan yang indah. Konon kabarnya dari gardu pandang ini akan tampak siluet keemasan yang cukup memukau saat matahari terbit di pagi hari, yang disebut Golden Sunrise, dan bisa dilanjutkan ke Dieng untuk melihat sunrise kedua berwarna keperakan yang disebut Silver Sunrise. Bila mau, datanglah pagi2 sekali kesini sebelum matahari terbit.

 

Pemandangan dari Gardu Pandang Tieng

Menjelajahi kawasan Dieng tak terlalu sulit, karena letak berbagai obyek wisatanya yang melingkar sehingga mudah diselusuri dengan kendaraan. Tak jauh dari pos karcis terusan terdapat Telaga Warna, ternyata disini tidak termasuk karcis terusan, karena masih harus membayar tiket masuk sebesar 2.000 rupiah per orangnya. Tak jauh berjalan kaki, kita akan menemukan Telaga Warna. Telaga ini memantulkan aneka warna yang saat itu memantulkan warna hijau dan biru dari telaga. Sementara disampingnya terdapat Telaga Pangilon yang berkilau seperti cermin. Tak jauh dari telaga, terdapat Gua Semar yang memiliki panjang kira2 4 meter dengan dinding batu dan biasa digunakan untuk meditasi. Disamping itu juga terdapat sumber air kesucian yang disebut Tirta Prawitasari. Terdapat pula Gua Pengantin. Menjelang keluar dari kawasan telaga, gw foto dulu sama monyet yang ada disitu [hehe .. berasa di Sangeh aja …].

 

Telaga Warna – Dieng

Dari Telaga Warna, gw menuju ke Dieng Plateu Theater. Sekilas bangunan theater terlihat macam rumah adat Minang, entah apa makna dibalik bentuk bangunan itu. Bangunan ini semacam bioskop yang memutar pertunjukan film yang menceritakan asal-usul dan bagaimana terbentuknya Dataran Tinggi Dieng, yang konon terbentuk gara-gara letusan gunung berapi yang ….. [mohon maaf film terhenti seketika gara2 listrik mati … huahaha … gak di Jakarta gak di Dieng ada ajamati lampu] … terpaksalah gw keluar theater dengan cerita yang menggantung. Persis di depan theater, di tempat parkir mobil, ternyata terdapat pembangkit listrik tenaga panas bumi … huuhhh … dengan pembangkit listrik persis di depan jidat aja masih mati lampu … daripada sebel. Akhirnya gw makan somay panas yang ada di depan theater .. hehehe … di cuaca dingin begini somay yang kebanyakan sagu itu terasa enak juga…

 

Dieng Plateu Theatre

Somay ala Dieng .. huehehe …

Dari theater kita melanjutkan perjalanan dengan mobil menuju ke kawasan candi Hindu yang ada di Dieng. Di sini terdapat komplek Candi Gatot Kaca, Arjuna, Bima, Parikesit dan Magersari. Candi disini tidak terlalu besar seperti Prambanan apalagi Borobudur. Tapi kesan yang menarik disini ketika candi2 ini diselimuti oleh kabut yang membungkus batuan candi, sehingga menciptakan suasana yang syahdu bahkan sedikit mistis. Menurut Prasasti Situs Dieng, komplek 21 bangunan candi dalam 5 kelompok itu  diperkirakan dibangun abad VII – XIII, sebagai kebaktian kepada Dewa Syiwa dan Sakti Syiwa (istri Syiwa).

Komplek Candi Arjuna – Dieng

Dari kawasan Candi Hindu, gw akhirnya cuma berkeliling saja pakai mobil sambil menikmati suasana dingin Dataran Tinggi Dieng. Di salah satu sudut ada Kawah Sileri, adalah telaga air panas yang cukup luas yang terbentuk gara2 prsoses vulkanis. Airnya berwarna seperti air cucian beras yang disebut orang setempat sebagai leri.

Sebetulnya masih ada sejumlah obyek wisata di kawasan ini yang belum dikunjungi macam Air Terjun Sikarim, Agrowisata Tambi dan Kebun Karang Gantung. Tapi sayang keterbatasan waktu memaksa kunjungan singkat ke Dieng ini harus disudahi, karena jam 6 sore harus mencapai Bandara Adisucipto Jogjakarta. Buat catatan, akan lebih nyaman bila menginap semalam di Dieng, meski hotel yang ditawarkan tak ada yang memenuhi syarat hotel yang bagus, tapi at least kita bisa menikmati suasana dingin Dieng dengan lebih syahdu. Hotel-hotel yang bagus ada di Wonosobo. Dari Dieng langsung aja menuju Magelang, tapi di sebelah kanan belokan Parakan ada somay yang enak harganya 1.500 per bijinya … quite good … lumayan buat ganjel perut dulu. Sesampainya di Magelang, makan and mandi dulu sebelum menuju Adisucipto Jogjakarta. Sesampainya di Bandara Adisucipto, Jogja, gw mampir dulu ke Stasiun Maguwo buat photo session, sholat n makan crepes ice cream chocolate plus sepotong dunkin donut…..

Ketinggalan Kereta di Stasiun Maguwo – Jogjakarta

Adisutjipto Airport Jogjakarta

Oleh: listiaji | 28 Desember 2009

TANAH


08176068686


Ternyata Bandung selama ini seolah terlupakan sebagai tempat jalan-jalan. Biasanya pilihan wisata kita ada di Jogja, Bali, Wonosobo, Lampung dan sebagainya. Selain jarak yang tak begitu jauh dari Jakarta, akses perjalanan menuju Bandung cukup lancar dengan adanya jalan tol Jakarta Cikampek dan Cileunyi. Jarak sekitar 140 kilometer cukup ditempuh dalam waktu 1 ½ sampai 2 jam saja.

Akhir pekan di bulan Desember kemarin kita escaped to Bandung .. hehe .. perjalanan dimulai di hari Jumat as hari pertama, jam 9 pagi dengan asumsi bisa Sholat Jumat di Bandung. Perjalanan non stop kecuali isi bensin full tank di rest area tol cikampek, dan sampe di Bandung (exit tol Pasteur) hampir jam 11. dan begitu exit tol, kemacetan yang ampuuun penuh banget tuh mobil. Sesampainya di Hotel Grand Aquila, ternyata hotel udah penuh .. puff….. padahal kita udah booking dulu  .. emang booking tiada artinya tanpa duit cash … hiks hiks hiks … Pusing gak dengan agenda cari hotel … menurut catatan dib log gwsih ada hotel di deket Pasteur, yang lumayan bagus tapi murah .. tentu .. gaka da kolam renang dsb .. maklum bukan hotel bertaburan bintang {soalnya siang hari huehehe..}, namanya Orange’s Home Hotel. Letaknya di Jalan Babakan Jeruk I, pas exit tol Pasteur ada di sebelah kiri. Gak terlalu susah sih nyarinya, walaupun agak di pedalaman .. setelah sampai ternyata lumayan bagus tuh hotel .. but let guess … hotelnya penuhhh .. gedubrakkkk … (&*%^&*cobaan di awal liburan _*&$%^*).  Hahaha .. akhirnya gw searching di yellow pages yang selalu ada di mobil, Puri Tomat di Dago, Lingga Hotel juga penuh. Eh ada iklan kecil Taman Lingkar Guest House, dan akhirnya ada juga kamar disana. Gw keluar lagi lewat tol Pasteur (macett lagii) .. en nyasar exit di Baros .. [udah mulai payah nih] .. putar balik ke tol dan untungnya tol Pasir Koja gak begitu jauh … dari Pasir Koja, Taman Lingkar ini lumayan dekat .. dan akhirnya sampai di Taman Lingkar Guest House. TLGH ini sebetulnya semacam rumah mewah yang kemudian dialihfungsikan buat guest house dan juga tempat pernikahan dan semacamnya. Kondisi kamar cukup bagus, ada sekitar 12 kamar disini.

Setelah istirahat sejenak, kita cari lunch dulu .. pertama sih mau nyari Bakso Malang Karapitan yang orisinil di Jalan Karapitan, Bandung. Dengan berbekal peta kota Bandung di tangan, akhirnya kita nyampe di Jalan Karapitan .. tapi gak tahu kenapa kok gak ketemu ya .. malah pusing dengan banyak jalan one way .. tahu2 sudah nyampe di tengah kota .. dengan pertimbangan anak2 yang belum makan, apa boleh makan siang kali ini di Texas Fried Chicken yang ada di Jalan Dewi Sartika [kayak di Jakarta aja ..]. Lumayan buat nge ganjel laper. Dari sini, kita mau cari Bakso Tahu yang ada di deket Geger Kalong Hilir [jalan menuju Lembang].

Setelah putar-puter dan sedikit nyasar, ketemulah BAKSO TAHU TULEN SITU INDAH, yang ada di Jalan Situ Indah No. 4 Pagarasih Barat 022-6039204; 70736861, dari arah Bandung letaknya di sebelah kiri jalan. Harga bakso tahu disini ….. perak per bijinya. Cukup pas deh buat rasanya yang enak itu. Selain dimakan di tempat, kita pesen seporsi lagi buat cemilan di hotel.

Usai sholat maghrib, kita masih penasaran dengan BAKSO MALANG KARAPITAN, yang ada di Jalan Karapitan. Mulailah kita susuri jalan keluar dari hotel. Dari Jalan Peta terus melawati Jalan BKR, setelah perempatan Stadion Tegallega, jalan terbagi 2, nah ini ambil jalan yang agak ke kiri, Jl. Moch Ramdhan. Diujungnya ketemulah Jalan Karapitan. Karena gak mau terlewat seperti tadi siang, mulailah jurus malu bertanya sesat di jalan .. hehe … dan ternyata meman gak susah letak BMK yang di sebelah kiri jalan itu, karena lampunya yang terang benderang dan menarik perhatian. Disini kita pesan Bakso Special BMK dan Nasi plus Ayam Goreng Kremes. Bakso Special BMK rasa dan penyajiannnya sama dengan BMK di Jakarta, ada bakso, mie buntel dan pangsit goreng. Sementara Nasi plus Ayam Goreng Kremes disajikan dengan nasi putih dengan ditambah gado-gado dalam jumlah yang sedikit. Rasa ayam kremesnya standar, tapi gado-gadonya enak.

Dari BMK, kita lanjutin perjalanan ke PASKAL HYPER SQUARE FOOD MART, sebuah mall dengan konsep ruko dan ada food mart yang mengklaim menyajikan 1001 menu yang berbeda. Berbagai aneka menu dan jajanan tersedia disini, mulai dari nasi goreng, otak-otak, sate, sea food, ayam goreng, soup buah, bahkan pizza dan martabak babi pun tersedia. Berhubung sudah makan berat di BMK sebelumnya, kita cari jajanan aja yang ringan. Batagor Riri yang letaknya di ruko bagian depan udah tutup. Akhirnya beli deh otak-otak seharga Rp. 3.000 per buahnya. Dimakan sambil menikmati TV plasma di samping kolam ikan yang ada di sebelah timur. Lumayan juga suasana makan disini, buat ngobrol dengan teman-teman.

Paskal Food Mart – Pasir Kaliki Bandung

Paskal Food Mart – Pasir Kaliki Bandung

Paskal Food Mart – Pasir Kaliki Bandung

Hari ini adalah hari kedua di Bandung. Pagi ini kita nggak kemana-mana, sarapan juga di hotel .. sesuai menu yang dipesan, kita dapet breakfast nasi goreng, dengan berbagai minuman coklat dan pilihan lainnya. Kita baru keluar jam 11 siang, sekalian check out dari hotel. Karena masih penasaran makan batagor Riri, siang ini balik lagi ke PASKAL HYPER SQUARE FOOD MART, yang letaknya ada di Jalan Pasir Kaliki. Dan untungnya BATAGOR RIRI, udah buka. Karena takut kekenyangan sebelum makan siang, batagornya buat take away aja. Harga batagor Riri 6.000 perak per bijinya. Meski terbilang mahal, ukuran batagornya besar dan rasanya enak, Cuma saosnya aja yang kurang. Jadi enakan kalo dimakan pake kecap aja.

J Co Paris Van Java

Selepas dari Batagor Riri, kita mau lunch di D’Cost yang ada di Jalan Sukajadi. Sialnya kali ini, di perempatan pasir kaliki dan Pajajaran, jalannya dibuang, karena satu arah, alhasil mutar-muter deh jalanannya. Setelah lebih dari ½ jam putar puter di kawasan itu, akhirnya dapet juga jalan yang bener menuju Sukajadi. Kalo gak salah sih D’Cost ada di Paris Van Java. Sewaktu bayar parkir, kata tukang tiketnya ada D’Cost. Walah ternyata setelah di dalam gak ada D’Cost Seafood disini … huehehe ..ketipu tukang parkir .. mana lagi laper lagi … tapi anyway mall PARIS VAN JAVA, ternyata unik juga bentuknya. Mereka mengadopsi gaya pertokoan di Eropa, dimana pengunjung berjalan diatas jalanan terbuka. Kita malah keliling PVJ huehehe … sambil nunggu cari makan besar, belilah 3 potong donat J Co.

@Batagor Riri – Paskal Hyper Square

Lunch @ D’Cost – Sukajadi

Ternyata D’COST SEAFOOD, letaknya tak jauh dari PVJ, masih sama-sama di sebelah kiri Jalan Sukajadi. Akhirnya dapet juga makan siang meski udah jam ½ 2 siang. Kami pesan menu gurame goreng, sayur asem, juice sirsak dan teh manis. Sambil nunggu makanan, sholat dulu di musholla kecil di samping recepsionis. Lumayan kenyang makan disini, nasinya cuma seribu perak ambil sepuasnya [kenapa gak guramenya yang boleh ambil sepuasnya ye, hihihi].

Dari sini rencananya mau ke Villa nya Tegar di Ciparay di sebelah selatan Bandung. Tapi masih ada satu lagi makanan yang mau dicoba nih … KLAPETART DENHAAG .. yang konon letaknya di Cihampelas. Dari D’Cost terus naik keatas terus puter balik di Setiabudi .. setelah turun nanti ketemu tuh Jalan Cihampelas … setelah disusuri pelan-pelan .. kok gak ketemu tuh toko Klapetart ya .. balik arah? No way.. satu arah dan harus muter lagi .. emang keterlaluan nih Bandung gak ramah lingkungan sama tamu dari luar Bandung .. akhirnya cari deh outlet lain yang ada di Jl. Riau (RE Martadinata). Dari Cihampelas ketemu jalan layang Pasteur, terus masuk Cicendo. Di Cicendo ini ada belokan pertama ke kiri dan ketemu Jalan Wastukencana. Nah setelah ada belokan pertama lalu lanjut belokan kedua. Disinilah ketemu Jalan Riau or Martadinata itu … dan syukurnya tuh toko Klapetart ketemu di sebelah kanan jalan atau tepatnya di seberang Secret Factory Outlet. Disini selain tersedia beragam oleh-oleh khas Bandung, terdapat 2 jenis Klapetart, yang kering dan yang basah dengan berbagai macam ukuran. Tapi gw doyannya Klapetart yang basah. Klapetart itu semacam pudding berbahan kelapa, rasanya gurih manis … uenak deh .. Ternyata Klapertart yang ada di Cihampelas udah tutup n pindah ke rest area Pasteur .. pantesan aja gak ada waktu dicariin …

Udah deh wisata kuliner di Bandung Kota, karena dari sini mau jalan ke Villa Tegar di Ciparay, buat reunian SMA. Halah .. SMA di Jakarta, reunian nya jauh banget di Bandung Selatan, huehehe. Sebetulnya masih banyak sih jajanan yang mau dicobain, antara lain Mie Akung di Lodaya, Mie Kocok SKM di Jalan Sunda, Tahu Tauhid di Lembang dan masih banyak lagi. Tapi berhubung keterbatasan perut, jadi bakalan diagendakan lagi buat next vacation. Dari sini kita langsung menuju Ciparay lewat Jl Riau, Jl. Laksmi, Jl. Pelajar Pejuang [disini lumayan macet] terus belok ke Jl Buah Batu dan Terusan Buah Batu, Jl. Cipagalo dst .. di jalanan Tegar nelpon buat nungguin dia yang masih dalam perjalanan dari Jakarta. Sambil nungguin Tegar, anak2 jajan es krim dan main dulu di Indomaret Baranangsiang. Sekitar jam ½ 5 ketemuan deh sama Tegar n fam dan Gito n famdi pertigaan pasar Ciparay arah Cikoneng .. hehe .. pas juga ya janjian ketemu sama selesai acara makan2 di Bandung. Sekitar jam 5 sore sampailah ke Villa Tegar di Ciparay …

Wah … sajian makanan kayaknya udah lengkap .. thanks to Tegar … nasi berikut ikan mas goreng sudah menanti … sambil ngobrol-ngobrol teman dulu, prosedur pinjaman bank, keluarga masing-masing sampe pro kontra PKS pun masuk dalam obrolan … huehehe .. makin malem makin panas nih … Gito udah punya 8 outlet Bimbingan Tes Alumni, sementara Tegar udah jadi auditor di Bank Syariah Mandiri .. o iya temen sekelas gw waktu di kelas 2 Biologi, Nisa, ternyata nikah sama Tegar … huehehe .. emang dunia ini makin sempit ya … dan sekarang udah jadi dokter … sementara cuma gw doang yang jadi pensiunan … hahaha …

Sementara jagung bakar baru aja disajikan, jam 9, Eka Budi datang sendirian, dia abis dari Pengalengan .. sekarang dia udah jadi dokter dan lagi ambil spesialis syaraf di RS Hasan Sadikin Bandung. Menjelang tengah malam, Akbar sama Denny baru dateng dari Jakarta … juga Dovie n fam …. Setelah ngalor ngidul kesana dan kemari .. akhirnya kita ketiduran juga di rumah panggung diatas balong [semacam kolam ikan] .. Zzzzzzzz …. [o iya ada makanan dari keong tapi kecil banget … heheehe .. gak berani makan … ]

Masuklah ke hari Minggu, hari ketiga perjalanan kami sekeluarga ke Bandung. Sambil sarapan pagi diatas balong, Lizzy mancing at the first time … dan gak mengecewakan … dia dapet ikan mas gede … ayahnya aja belum pernah mancing nih … good girl … Lizzy girang banget sukses memancing ..

Hasil pancingan Lizzy yang pertama

Setelah Achim n fam dateng … baru deh kita semua berangkat ke Kebun Strawberry AW Strawberry .. letaknya sekitar 10 kilometer deh dari Villa Tegar terus keatas .. jalannya menanjak keatas dan agak berkelok .. disini sambil minum juice strawberry yang dijual 7 ribu perak per gelas, terus masuk ke taman strawberry dengan membayar tiket 5 ribu perak per orang. Lizzy berenang di kolam kecil di dalam … pemandangannya bagus banget … tapi sayangnya sekarang lagi belum ada strawberry yang siap petik .. jadi gak jadi acara petik buah strawberry nya. Abis dari AW Strawberry terus pulang ke Villa Tegar ..sambil ngisi bensin dulu full … biar aman sampe Jakarta. Capek juga naik turun di kebun strawberry, maklum udah gak olah raga lagi sekarang, jadi lumayan capek dan enaknya tidur dulu sejenak sambil nungguin sholat dzuhur ..

@ AW Kebun Strawberry

View from the height

Acara terakhir di Ciparay .. nangkep ikan mas di empang deket Villa .. khusus buat anak-anak .. setelah sekitar 1 jam ..pasukan anak2 berhasil ngumpulin 23 ekor ikan mas horeeee ……

Pas jam 2 waktu Ciparay gw langsung pulang ke Jakarta buat undangan makan siang … hahaha … gimana caranya makan siang jam 2 aja masih di Ciparay …. Sekitar 40 menit baru masuk tol Buah Batu arah ke Jakarta … sempet mampir dulu di rest area buat beli cemilan macam kerupuk kulit, pisang sale, batagor, n keripik tempe. Dan kita langsung berpacu menuju Jakarta. Sekitar jam 4 udah nyampe tol dalam kota Jakarta .. tapi disini muacet sampe grogol, bahkan puteran di depan Season City .. alhasil baru nyampe Grogol jam ½ 6 … tapi berita baiknya kita akhirnya bisa makan siang dengan kambing guling, gulai kambing dan sate … hehehe .. pengorbanan banget makan siang sampe jam ½ 6 … abis sholat maghrib pulang deh ke Cijantung dan langsung tidur hingga subuh menjelang …

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 85 pengikut lainnya.